Kabar dari Yordania: Berdebar Hati Memasuki Gua Ashabul Kahfi dan Kisahnya Dalam Al Quran
Tanggal Posting : Selasa, 14 Maret 2023 | 17:26
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 2550 Kali
Kabar dari Yordania: Berdebar Hati Memasuki Gua Ashabul Kahfi dan Kisahnya Dalam Al Quran
Founder JamuDigital, Karyanto sedang berada di depan Gua Ashabul Kahfi, di Yordania (Jumat, 03-03-2023)

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Perjalanan Jejak Rasul di 3 Negara segera dikibarkan bendera startnya pagi ini! Siapkan fisik dan kesehatan. Melaju, melintas, menapaki bumi Allah di 3 negara dalam satu putaran tentu akan melelahkan!

Berikut ini, reportase Founder JamuDigital, Karyanto saat berada di Yordania, saat mengikuti program Jejak Rasul di 3 Negara (Yordania, Palestina, dan Mesir)!

Jumat, 3 Maret 2023- pagi sekali (pukul 06.00 waktu Yordania), saya harus segera sarapan di hotel kami menginap di Olive Tree Hotel,  yang berada di Dair Ghbar, Abdul Karim Mansour St., Yordania.

Sebab, jadwal kegiatan hari ini padat sekali. Padahal, saat di Indonesia, begitu sarapan pagi sekitar pukul 7 pagi waktu Indonesia- saya biasanya browsing-browsing informasi terkini tentang herbal dan Jamu, kemudian menulis artikel hingga pukul 10.30, lantas istirahat siang!

Selama 10 hari ke depan, saya harus mampu mengubah bioritme saya: Tidak ada tidur siang, sarapan harus cepat, naik turun bus, dan jalan kaki melacak destinasi Jejak Nabi dan Rasul!

Tidak heran, jika persediaan obat kimia, dan herbal saya lumayan komplit! Yang pasti saya konsumsi pada pagi hari dan malam hari. 

Ziarah jejak Nabi dan Rasul di 3 Negara, kami tempuh melalui darat: dari Yordania, menuju ke Masjidil Aqsha dan berlanjut ke Mesir- dengan melewati route terpanjang dalam perjalanan darat kami, ketika harus melewati Gurun Pasir Sahara sepanjang 600 Km- selama 8 jam.

Tentu, rangkaian perjalanan ini, tidak ditempuh dalam sehari, dilakukan dalam tiga fase, dengan kegiatan di 3 negara- yang beragam dalam satu fase kegiatan.

Di setiap negara, kami akan melakukan beberpa fase kegiatan- yang semuanya dilakukan marathon. Naik bus, jalan ke setiap destinasi, melacak jejak Nabi dan Rasul, naik bus, kembali ke hotel- tidur, besoknya melakukan kegiatan yang sama! 

Demikian dalam kurun waktu 2 Maret 2023 hingga 11 Maret 2023, saat kami mendarat kembali ke Jakarta! Di umur saya yang sudah mulai senja, perjalanan ini melelahkan sekali, terlebih dengan suhu dingin yang tidak aku suka! 

Untungnya, masih di benua Asia dan Afrika sehingga walau suhu dingin, pada siang hari paparan sinar matahari begitu melimpah sehingga masih nyaman untuk beraktifitas walau harus dengan berjaket tebal dari bulu angsa! 

Menjejak Bumi Yordania, Kisah Religius dan Budaya Adi Luhung 

Ini hari pertama, kami berada di Yordania (03-03-2023)- setelah penerbangan dengan Oman Air dari Jakarta, kemudian transit sekitar dua jam di Bandar Udara Internasional Muscat- bandar udara terbesar di Negara Oman- bandar udara penghubung untuk maskapai penerbangan nasional Oman Air.

Waktu penerbangan sekitar 7 jam 50 menit dari Jakarta, dengan jarak perjalanan sekitar 5.207 Km. Itu artinya laju kecepatan pesawat rata-rata terbang: 665 Km/jam.

Dari Muscat selanjutnya kami terbang ke Bandar Udara Internasional Ratu Alia- bandara terbesar di Yordania- dengan jarak tempuh selama hampir 3 jam. Bandara Ratu Alia terletak di wilayah Zizya, 32 km dari selatan Amman-Ibu Kota Yordania.

Gua Ashabul Kahfi Yordania, Karyanto

Keterangan Foto: Founder JamuDigital, Karyanto sedang berada di dalam Gua Ashabul Kahfi- Yordania, di depan almari kaca yang berisi beragam artefak peninggalan dari 7 Pemuda Ashabul Kahfi!

Sebelum sarapan, saya keluar pintu utama hotel, untuk memastikan suhu di luar hotel seberapa dingin. Lumayan diingin ternyata- dengan tiupan angin cukup kencang telinga saya serasa diguyur air es yang beku. "Jadi saya harus pakai jaket bulu angsa yang dapat menahan suhu yang dingin," gumam saya dalam hati.

Menu sarapan di Hotel Olive Tree tentunya kuliner khas Yordania- yang terletak dekat dengan Arab Saudi itu. "Saladnya masam dan asin sekali," teriak saya kepada istri saat mencoba aneka salad yang disuguhkan di buffet hotel.

Yang paling aman memang sarapan dengan beberapa potong roti aneka rasa dan bentuk yang tersedia, kemudian menambah menu omelet welldone... itulah pilihan saya pagi itu! Plus mencoba kentang goreng yang dibumbui aneka rempah! "Sudah ini saja juga cukup... untuk takaran perut saya sebagai menu breakfast."

Hari ini ada beberapa destinasi yang akan kami kunjungi, namun yang paling mendebarkan hati saya adalah saat akan menuju Gua Ashabul Kahfi..?

Emangnya kenapa mas bro...?

Selama ini, saya sering mendawamkan tilawah Surah Al Kahfi pada hari Jum’at. Kini dalam hitungan jam ke depan, saya akan memasuki Gua Ashabul Kahfi- yang menjadi tempat 7 pemuda seperti yang dikisahkan dalam Al Quran itu!

Antara percaya dan tidak, saya akan berada ditempat, yang selama ini, hanya saya bayangkan.....ketika usai tilawah surah Al Kahfi...!

"Alhamdulillah ya Allah.... sebentar lagi saya dapat mentadabburi kandungan Al Quran yang tersurat di dalam Surah Al Kahfi, dan dapat menjejakkan di Gua yang dijadikan sembunyi 7 pemuda Ashabul Kahfi....yang kemudian Engkau lindungi......," tercekat suara saya ketika mengucap rasa syukur, diusia saya yang sudah senja ini, masih diberi kesempatan menyaksikan jejak KISAH DI DALAM AL QURAN!

Ketujuh pemuda tersebut melarikan diri dari raja yang zalim. Turut serta dengan 7 pemuda (Makslimina, Yamlikha, Martunus, Kastunus, Bairunus, Yathbunus dan Thamlika), adalah seekor anjing bernama Qithmir.

Mereka berlari ke sebuah gua yang letaknya di Al-Rajib, di Kota Abu Alanda, Yordania, sekitar 10 km sebelah Timur Amman, ibu kota Yordania. Gua Ashabul Kahfi juga dikenal dengan sebutan Cave of the Seven Sleepers.

Bersembunyilah mereka di situ (7 pemuda di dalam Gua), dan seekor anjing Qithmir di depan pintu gua. Di sini kuasa Allah menunjukkan kebesarannya atas hamba-hamba-Nya. Allah mentakdirkan mereka tidur dalam waktu yang sangat lama, yaitu 309 tahun. Dan kemudian mereka terbangun- namun sudah menghadapi perubahan kehidupan setelah sekian ratus tahun tertidur.

Menjelang waktu sholat Jumat, bus kami makin mendekat kawasan Gua Ashabul Kahfi. Di sebelah kanan Gua Ashabul Kahfi telah dibangun Masjid yang megah dan besar-dengan gaya arsitektur Timur Tengah.

Terdengar suara Khotib sholat Jumat sudah menyampaikan kutbahnya, kami segera bergegas menuju tempat wudhu. "Ini pasti tidak kebagian tempat sholat Jumat Sholat di dalam masjid. Karena para jamaah sudah sampai dipelataran masjid yang tidak beratap," saya sambil tengok sana-sini untuk mencari tempat untuk sholat Jumat.

Benar saja, saya sudah tidak mungkin merangsek ke dalam masjid karena sudah penuh. Saya merapat ke shaff yang berada di teras luar masjid yang masih cukup longgar, dan ditengah terik matahari kami mulai dengan sholat sunnah, lantas mendengarkan kutbah Jumat dan kemudian sholat Jumat. Kendati panas matahari menyala diatas kepala, namun angin yang berhembus sejuk sekali- sehingga walau berjaket tebal, tetap sejuk di badan.

Al Kahfi Diabadikan Dalam Al Quran

Nama Al Kahfi diabadikan Allah SWT sebagai salah satu surah dalam Al Quran. Surah Al-Kahfi (Gua), Makkiyah, terdiri dari 110 ayat, yang menurut mayoritas ulama, kesemuanya turun sekaligus sebelum Nabi Muhammad SAW berhijrah ke Madinah.

Gua Ashabul Kahfi Yordania, Karyanto dan Istri

Keterangan Foto: Founder JamuDigital, Karyanto sedang di dalam Gua Ashabul Kahfi- Yordania, di depan lubang di dalam gua yang tembus ke permukaan atas gua, sehingga dapat menjadi jalan udara dan cahaya sinar matahari kepada 7 Pemuda Ashabul Kahfi selama tertidur 309 Tahun.

Dalam mushaf, surah Al-Kahfi terletak pada urutan surah yang ke-18 yakni antara surah Al-Israa dan surah Maryam.

Peristiwa tidur panjang yang pernah dialami oleh Ashabul Kahfi merupakan mukjizat sekaligus fenomena ilmiah yang sangat menakjubkan. Bagi sebagian orang, mungkin merasa sulit untuk memercayai dan menganggap peristiwa yang melegenda ini mengada-ada, atau sebatas rekaan belaka.

Kisah Ashabul Kahfi diterangkan dengan jelas di Al Quran pada Surat Al-Kahfi. Tujuan Allah menurunkan Surat Al-Kahfi untuk menjawab tantangan kaum kafir terhadap Nabi Muhammad SAW, tentang ’manusia gua’ yang hidup selama ratusan tahun sebelum Nabi dilahirkan dan menjadi legenda bagi kaum Yunani dan Yahudi.

Kisah tidur panjang tujuh pemuda dan seekor anjing ini, dimulai ketika mereka lari menyelamatkan diri ke dalam gua setelah dikejar pasukan tentara yang ingin membunuhnya, karena keteguhan hati mereka yang tidak mau menyeru kepada Tuhan lain selain Allah.

Lantas Allah menunjukkan kebesarannya dengan menidurkan mereka selama 309 tahun, kemudian Allah membangunkannya.

Kisah tersebut antara lain bersumber dari ayat 10, Surah Al-Kahfi sebagai berikut, yang artinya: "(Ingatlah) tatkala pemuda-pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua lalu mereka berdoa: "Wahai Tuhan kami berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)".

"Maka Kami tutup telinga mereka beberapa tahun dalam gua itu" (QS.Al-Kahfi 18:11).

Peserta Jejak Rasul 3 NegaraKeterangan Foto: Founder JamuDigital, Karyanto berfoto bersama dengan Peserta Jejak Rasul di 3 Negara yang dikelola oleh VenTour Depok, di depan Gua Ashabul Kahfi, Yordania. 

Masjid Gua Ashabul Kahfi Yordania

Keterangan Foto: Founder JamuDigital, Karyanto sedang berada di pelataran masjid Ashabul Kahfi, yang dibangun disebelah kanan Gua Ashabul Kahfi- Yordania- usai sholat Jumat.

Fadhilah Membaca Surah Al Kahfi Pada Hari Jum’at

"Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada malam Jum’at, dia akan disinari cahaya antara dia dan Ka’bah," (HR. Ad Darimi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami’ No. 6471).

"Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at," (HR. An Nasa’i dan Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami’ No. 6470).

Imam Syafi’i, menjelaskan anjuran untuk memperbanyak membaca shalawat dan membaca surah Al-Kahfi pada hari Jumat.

Dilansir dari Hikmah Membaca Surat al-Kahfi pada hari Jum’at. Imam Syafi’i berkata, telah mengkhabarkan kepadaku Ibrahim bin Muhammad, ia berkata telah menceritakan kepadaku Abdullah bin Abdurrahman bin Ma’mar bahwa Nabi SAW bersabda:

"Perbanyaklah membaca shalawat kepadaku pada hari Jum’at". Beliau juga berkata, dan telah sampai kepadaku riwayat yang mengatakan bahwa barang siapa yang membaca surat Al-Kahfi maka ia dilindungi dari fitnahnya Dajjal.

Selanjutnya beliau mengatakan, bahwa saya menyukai banyak-banyak membaca shalawat kepada Nabi SAW dalam setiap keadaan, sedang pada hari Jum’at saya lebih menyukainya (dengan memperbanyak lagi membaca shalawat), begitu juga saya suka membaca surat Al-Kahfi pada malam Jumat dan siangnya karena adanya riwayat dalam hal ini" (Muhammad Idris asy-Syafi’i, al-Umm, Bairut-Dar al-Ma’rifah, 1393 H, juz 1, halaman 207).

  • Liputan Karyanto, Founder JamuDigital dari Yordania, Masjidil Aqsha, dan Mesir (2-11 Maret 2023)


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU, NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2024. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: