Filosofi Kesehatan 8 Ramuan Jamu Gendong Dibahas di ICTCM 2019
Tanggal Posting : Sabtu, 10 Agustus 2019 | 06:59
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 463 Kali
Filosofi Kesehatan 8 Ramuan Jamu Gendong Dibahas di ICTCM 2019
Dr. Inggrid Tania, M.Si. bersama pembicara lain dari Inggris, Korea, dan Jepang pada event ICTCM 2019, di Malaysia.

JamuDigital.Com- PIONER MEDIA ONLINE JAMU INDONESIA. Dr. Inggrid Tania, M.Si. (Kandidat Doktor Filsafat Ilmu Pengobatan Tradisional Indonesia) tampil diajang internasional "International Conference of Traditional and Complementary Medicine (ICTCM)" yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Malaysia dan Universiti Tunku Abdul Rahman, di Malaysia, pada 3-5 Agustus 2019.

ICTCM 2019 bertema "Integrated Approach towards Healthy Ageing"- Pendekatan terintegrasi/menyeluruh menuju menua yang sehat. "Bagaimana peranan pengobatan tradisional dan pengobatan komplementer pada usia yang menua tetap sehat," ungkap Inggrid Tania dari Malaysia pada Minggu malam, 4 Agustus 2019 kepada Redaksi JamuDigital.Com.

Rangkaian kegiatan ICTCM terdiri dari: Pembukaan oleh Menteri Kesehatan Malaysia, Sesi plenary, Sesi Lunch Talk, Sesi Diskusi Panel, Sesi Paralel Symposium dan Sesi Poster.

Inggrid Tania menyajikan makalah berjudul "The Role of Jamu Gendong and Its Philosophy for Healthy Ageing". "Jadi presentasi saya itu seperti integrasi antara ilmu herbal, ilmu psikologi, filsafat sains, filsafat kebudayaan dan philosophy of wellbeing, lebih luas daripada filsafat kesehatan," ungkapnya.

Jamu gendong itu terdiri dari 8 jenis/varian (kunyit asem, beras kencur, cabe puyang, pahitan, kunci suruh, kudu laos, uyup-uyup gepyokan, sinom), mengandung berbagai ramuan tanaman obat yg sebagian besar sudah diteliti bersifat anti oksidan, anti inflamasi, anti ageing, anti kanker, analgetik, penstabil hormon, dan lain-lain.

Uji klinik terhadap jamu gendong memang belum ada. Sebab belum ada kebutuhan mendesak untuk diuji klinik. Karena peruntukan jamu gendong itu bukan sebagai obat (lebih ditujukan untuk upaya promotif dan preventif).

Sebagian besar masyarakat Indonesia dari berbagai generasi percaya akan keamanan dan khasiat (safety and effectiveness) dari 8 ramuan jamu gendong, karena sudah teruji keamanan dan khasiatnya selama berabad-abad (empirical experience evidence) untuk dikonsumsi secara reguler mulai usia praremaja hingga lansia.

"Saya pribadi merasakan manfaat jamu gendong itu. Dulu waktu saya remaja hingga awal dewasa muda, saya pernah anti minum jamu. Tetapi setiap bulan sy selalu alami keluhan2 seperti cepat lelah, migrain, kembung, nyeri perut bagian bawah, yang dimulai sejak seminggu sebelum haid hingga selama haid," tutur Inggrid Tania.

Setelah rutin minum jamu kunyit asam yang segar sejak satu minggu sebelum haid, selama haid hingga selesai haid, alhamdulillah keluhan-keluhan itu tidak pernah saya rasakan lagi, lanjutnya.

Inggrid Tania menegaskan bahwa ternyata jamu gendong itu mengandung filosofi ajaran luhur kehidupan. Setiap rasanya (manis-asam, sedikit pedas-hangat, pedas-manis, pahit, agak pahit, asam-manis-hangat, manis-hangat, manis) merupakan simbolisasi dari setiap siklus hidup manusia (lahir, praremaja, remaja, awal dewasa muda, akhir dewasa muda, awal dewasa pertengahan, akhir dewasa pertengahan, awal dewasa lanjut, akhir dewasa lanjut, hingga kematian).

Pada 8 rasa jamu gendong mengandung tuntunan bagaimana sikap mental, emosi dan spiritual pada 8 siklus hidup manusia. Temuan lainnya, adalah filosofi dari 8 rasa jamu gendong yang mengandung tuntunan hidup manusia dalam menjalani 8 siklus hidupnya ternyata berkorelasi dengan 8 tahap perkembangan psikososial dalam ilmu psikologi maupun 8 tembang Macapat (sinom/enom, kinanti, asmarandana, gambuh, dandanggula, durmo, pangkur, megatruh) yang juga mengandung tuntunan hidup manusia pada setiap siklus hidupnya.

Sehingga, secara keseluruhan dan komprehensif, dapat disimpulkan bahwa 8 ramuan jamu gendong yang mengandung beragam tanaman obat dengan ribuan metabolit sekunder/ zat bioaktif yang utamanya bersifat antioksidan, antiinflamasi dan anti ageing itu tidak hanya membantu mencapai sehat secara fisik; tetapi dengan filosofi 8 rasa jamu gendong yang mengandung tuntunan hidup manusia selama 8 siklus kehidupannya akan membantu manusia untuk mencapai sehat secara mental, emosi, sosial dan spiritual.

Dengan kata lain, jamu gendong akan membantu setiap individu manusia mengembangkan dan memelihara functional ability yang memampukan manusia mencapai wellness and wellbeing hingga usia lanjut. Redaksi JamuDigital.Com.


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2019. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: