Gaya Hidup Aman dan Latihan Fisik Nyeri Punggung
Tanggal Posting : Minggu, 7 November 2021 | 12:04
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 201 Kali
Gaya Hidup Aman dan Latihan Fisik Nyeri Punggung
Dr. dr. Siswarni, Sp.KFR (K) saat webinar "Bebas Nyeri Punggung Bebas Beraktifitas" yang diadakan oleh RS Karima Utama (RSKU) Surakarta pada 6 November 2021.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Low Back Pain (LBP) atau yang biasa disebut nyeri punggung bawah merupakan penyakit yang sangat umum terjadi. Untuk mengatasi hal tersebut kita dapat merubah gaya hidup aman dan latihan fisik bagi penderita nyeri punggung.

Hal tersebut diungkapkan oleh Dr. dr. Siswarni, Sp.KFR (K) pada webinar yang diadakan oleh RS Karima Utama (RSKU) Surakarta dengan tema: "Bebas Nyeri Punggung Bebas Beraktifitas," pada 6 November 2021 yang dimoderatori oleh: Dr. Classidio Primasa Mauly P.

“Gaya hidup aman dan latihan fisik pada nyeri punggung diantaranya dengan mengetahui penatalaksanaan medikamentosa. Analgetik dan NSAID. Pelemas otot: digunakan untuk mengatasi spasme otot. Opioid: tidak terbukti lebih efektif dari analgetik biasa,” ungkap Dr. dr. Siswarni, Sp.KFR (K).

Pemakaian jangka panjang dapat menyebabkan ketergantungan. Kortikosteroid oral: pemakaian masih menjadi kontroversi namun dapat dipertimbangkan pada kasus HNP berat untuk mengurangi inflamasi. Analgetik ajuvan: dipakai pada HNP kronis.

Terapi Fisik: Traksi Pelvis. Menurut panel penelitian di Amerika dan Inggris, traksi pelvis tidak terbukti bermanfaat. Penelitian yang membandingkan tirah baring, korset dan traksi dengan tirah baring dan korset saja tidak menunjukkan perbedaan dan kecepatan penyembuhan.

Diatermi/Kompres Panas/Dingin. Tujuan: mengatasi nyeri dengan mengatasi inflamasi dan spasme otot. Keadaan akut: kompres dingin, termasuk bila terdapat edema. Kronik: kompres panas maupun dingin. Korset Lumbal, Korset dapat mengurangi beban pada diskus serta dapat mengurangi spasme.

Latihan: Latihan dengan stres minimal pada punggung: jalan kaki, naik sepeda atau berenang. Latihan lain: kelenturan dan penguatan. Tujuan: memelihara fleksibilitas fisiologik, kekuatan otot, mobilitas sendi dan jaringan lunak.

Latihan dapat terjadi pemanjangan otot ligamen dan tendon sehingga aliran darah semakin meningkat. Latihan Kelenturan: Posisi knee-chest, panggul diangkat dari lantai sehingga punggung teregang, dilakukan fleksi bertahap punggung bawah bersamaan dengan fleksi leher dan membawa dagu ke dada. Dengan gerakan ini sendi akan mencapai rentang maksimumnya. Latihan ini dilakukan sebanyak 3 kali gerakan, 2 kali sehari.

Latihan Penguatan: Latihan pergelangan kaki, Latihan menggerakkan tumit, Latihan mengangkat panggul, Latihan berdiri, Latihan peregangan otot hamstring, Latihan berjinjit, Latihan mengangkat kaki, Proper body mechanics: pasien perlu mendapat pengetahuan mengenai sikap tubuh yang baik untuk mencegah terjadinya cedera maupun nyeri.

Beberapa Prinsip Dalam Menjaga Posisi Punggung: Dalam posisi duduk dan berdiri, otot perlu ditegakkan, punggung tegak dan lurus. Hal ini akan menjaga kelurusan tulang punggung. Ketika akan turun dari tempat tidur, posisi punggung didekatkan ke pinggir tempat tidur. Gunakan tangan dan lengan untuk mengangkat panggul dan berubah ke posisi duduk. Pada saat akan berdiri tumpukan tangan pada paha untuk membantu posisi berdiri.

Pada posisi tidur gunakan tangan untuk membantu mengangkat dan menggeser posisi panggul. Saat duduk, lengan membantu menyangga beban. Saat akan berdiri badan diangkat dengan bantuan tangan sebagai tumpuan.

Saat mengangkat sesuatu dari lantai, posisi lutut ditekuk seperti hendak jongkok, punggung tetap dalam keadaan lurus dengan mengencangkan otot perut. Dengan punggung lurus, beban diangkat dengan cara meluruskan kaki. Beban yang diangkat dengan tangan diletakkan sedekat mungkin dengan dada.

Jika hendak berubah posisi, jangan memutar badan. Kepala, punggung dan kaki harus berubah posisi secara bersamaan. Hindari gerakan yang memutar vertebra. Bila perlu, ganti WC jongkok dengan WC duduk sehingga memudahkan gerakan dan tidak membebani punggung saat bangkit. Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2022. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: