Tolak Angin Tingkatkan Imunitas Tubuh Saat COVID-19
Tanggal Posting : Minggu, 26 Juli 2020 | 10:31
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 149 Kali
Tolak Angin Tingkatkan Imunitas Tubuh Saat COVID-19
Irwan Hidayat, Direktur PT. Sido Muncul, Tbk. pada sebuah kegiatan yang diadakan oleh perusahaan.

JamuDigital.Com- PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Kehadiran produk herbal yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh- seperti Tolak Angin yang diproduksi oleh PT. Sido Muncul, Tbk dapat menjadi upaya untuk meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat, agar terhindar dari virus COVID-19, ditengah belum ditemukannya obat untuk mematikn virus tersebut.

"Tolak  Angin dapat meningkatkan Cell T secara umum, meskipun tidak secara khusus untuk COVID-19. Beda dengan vaksin yang khusus meningkatkan Cell T untuk melawan virus," jelas Irwan Hidayat, Direktur PT. Sido Muncul, Tbk., kepada Redaksi JamuDigital.Com belum lama ini.

Tolak Angin telah terbukti dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan telah lolos uji praklinis oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (Badan POM) RI. Uji toksisitas telah diteliti oleh Tim Peneliti Toksikologi Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta yang dipimpin oleh apt. Ipang Djunarko, M.Sc.

Kemudian, uji khasiat dilakukan oleh Lembaga Penelitian Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Semarang yang dipimpin oleh Prof.dr. Edi Dharmana, M.Sc.,Ph.D, Sp. Park. B.

Hasil hasil uji membuktikan Tolak Angin dapat meningkatkan limfosit T secara signifikan yang merupakan indikator meningkatnya daya tahan tubuh. Imunolog- yang juga Guru Besar Universitas Dipenogoro Semarang, Prof. Edi Dharmana- melaporkan hasil pengujiannya menunjukkan produk Tolak Angin Cair terdapat zat yang dapat meningkatkan imunitas tubuh.

Berita Terkait: Mengenal Metode Uji Toksisitas Obat Tradisional

Ipang Djunarko, Dekan Fakultas Farmasi- Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta- Periode 2010-2014 pada seminar di Universitas Swadaya Gunung Jati pada 29 Februari 2020 di Cirebon, menyampaikan hasil riset Uji Toksisitas Tolak Angin.

Judul riset yang dilakukan adalah: "Toksisitas Subkronis Jamu Tolak Angin Pada Tikus Jantan Dan Betina," Kerjasama PT. Sido Muncul dan Fakultas Farmasi, Universitas Sanata Dharma- Yogyakarta, yang dipresentasikan di Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebn, 29 Februari 2020.

Kesimpulan. Spektrum efek toksik jamu T.A. secara subkronis TIDAK menunjukkan perubahan secara fisiologis, biokimia maupun struktural. Ada kekerabatan antara dosis dan spektrum efek toksik perlu perhatian pada dosis tertinggi (9 sachet untuk satu kali pemakaian) terkait dengan fungsi hepar dan ginjal. Mengevaluasi sifat efek toksik yang terjadi bersifat reversible kembali ke normal. Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2020. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: