Pentingnya ASI Eksklusif Untuk Mencegah Stunting Anak-Anak Indonesia
Tanggal Posting : Jumat, 15 Juli 2022 | 09:01
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 1947 Kali
Pentingnya ASI Eksklusif Untuk Mencegah Stunting Anak-Anak Indonesia
dr. Aslinar mengatakan, pentingnya ASI eksklusif untuk mencegah terjadinya stunting pada bayi.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Stunting kini menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah Indonesia, karena dampak buruknya yang berkepanjangan terhadap anak-anak Indonesia. Dampak stunting bukan hanya kegagalan mencapai tinggi badan sesuai potensi genetik.

Otak anak stunting tidak berkembang normal sehingga kemampuan kognitif dan kekebalan tubuh yang rendah sehingga mudah terserang penyakit. Dokter Spesialis Anak yang menjabat Ketua Aceh Peduli ASI, dr Aslinar mengatakan, pentingnya ASI eksklusif untuk mencegah terjadinya stunting pada bayi.

"Jadi kita tahu gizi bayi enam bulan pertama itu ditentukan dari asi eksklusif. Sejak hamil, jika nutrisi kurang nantinya bisa menyebabkan asupan yang kurang dan menjadi stunting pada bayi," kata dr Aslinar, Kamis (23/6).

dr Aslinar menyampaikan pemenuhan gizi harus dari seribu hari pertama kehidupan (HPK) sejak hamil 9 bulan lanjut pada saat bayi mendapatkan ASI eksklusif, kemudian makan emte asi yang benar dan asi dilanjutkan sampai dua tahun.

"Asi eksklusif kalau benar pemberiannya asupan benar akan cukup untuk bayinya. Seratus persen asupan bayi selama 6 bulan pertama itu bisa terpenuhi oleh ASI," jelasnya dalam rilis Senin (4/7/2022).

Cara melihat bayi tidak stunting, kata dr Aslinar, pertama mengukur berat badan terhadap bayi, sehingga berat badan bayi harus cukup agar tidak terkena stunting.

Selain itu, lanjut dr Aslinar, cara melihat bayi tidak stunting bisa dengan cara melihat jumlah buang air kecil pada bayi, bayi harus buang air kecil minimal 6 kali per hari.

"Bisa kita lihat di buku KIA. kita lihat di grafik kenaikan berat minimal bayi. Buang air kecil juga minimal 6 kali perhari, itu sudah cukup.

Dua cara melihat asi cukup adalah berat badan naik secara tabel di grafik dan buang air kecilnya cukup," ujar dr Aslinar.

dr Aslinar menyebutkan kalau berat badan tidak mencukupi setiap bulan. Perlu evaluasi segera, ibu mengetahui sewaktu menyusui posisi perekatan masih kurang benar."Karena realita itu menjadikan bayi kekurangan asupan ASI menimbulkan stunting di Indonesia," tutupnya. (Sumber Berita: https://www.obatnews.com/healthy-food/pr-4463890849/asi-ekslusif-sangat-penting-untuk-cegah-stunting-bagi-anak-anak-indonesia?page=2 ). Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU, NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2024. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: