Konimex Orang Tua Angkat UMKM Jamu di Sukoharjo
Tanggal Posting : Rabu, 1 September 2021 | 10:44
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 187 Kali
Konimex Orang Tua Angkat UMKM Jamu di Sukoharjo
Solopos Virtual Talkshow, Wujudkan Sukoharjo Lebih Makmur, Selasa, 31 Agustus 2021.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) jamu di saat pandemi COVID-19 seperti sekarang menjadi salah satu produk yang dicari masyarakat. Seperti di Nguter, Sukoharjo yang ternyata memiliki orang tua angkat, Konimex.

Fakta bahwa Konimex menjadi orang tua angkat pelaku UMKM jamu di Nguter, Sukoharjo mencuat saat Solopos Virtual Talkshow, Wujudkan Sukoharjo Lebih Makmur, Selasa, 31 Agustus 2021 malam.

Talkshow ini menghadirkan, tiga narasumber. Yakni Chief Strategy Officer Konimex Group, Edward Setiawan Joesoef. Lalu Wakil Direktur Utama PT Sri Rejeki Isman (Sritex), Iwan Kurniawan Lukminto, dan Region Sales JNE Jateng-DIY, Bambang Widiatmoko.

Acara yang didukung oleh Universitas Terbuka (UT) Surakarta, Prodia, Artugo, Konimex, dan JNE Express, dipandu Pemimpin Redaksi Solopos Media Group (SMG), Rini Yustiningsih. Juga disiarkan secara life di Youtube SoloposTV, Instagram @koransolopos, dan Facebook Solopos.com.

“Pemkab Sukoharjo sedang melakukan pengembangan kawasan usaha di Nguter. Kebetulan juga Konimex diminta menjadi orang tua angkat UMKM jamu di Nguter,” kata Chief Strategy Officer Konimex Group, Edward Setiawan Joesoef.

Sebagai orang tua angkat, Konimex pun memberikan pelatihan dan bimbingan terhadap UMKM jamu. Terutama terkait aturan juga menyertakan apoteker. Agar produk jamu memenuhi kriteria BPOM, sehingga bisa diterima di masyarakat.

“Jadi ini semacam program pemberdayaan para pelaku UMKM, khususnya produk jamu. Jadi lebih bersifat pendampingan,” jelas Edward.

Kemajuan UMKM Jamu Sukoharjo

Memasuki usia 55 tahun, Konimex mampu bertahan di tengah pandemi COVID-19. Namun kemampuan ini bisa diraih dengan jalan beradaptasi dengan kondisi pasar. “Kebetulan produk Konimex adalah health care. Kendati tidak semua produk line dengan pandemi, namun ada produk suplemen,” kata dia.

Keberhasilan Konimex juga didukung iklim usaha yang kondusif di Sukoharjo. Di mana Pemkab melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) mampu menciptakan iklim yang baik untuk usaha.

“Konimex pun bakal ekspansi dengan pengembangan produk food dan healthcare. Semoga tahun depan dapat direalisasikan sehingga mampu menyerap tenaga kerja dari wilayah Sukoharjo,” ujar Edward.

Menurut Edward, Konimex juga tidak hanya fokus pada produk namun juga memastikan bahwa wilayah sekitar perusahaan mendapatkan manfaat. Untuk itu di masa pandemi ini pun Konimex ikut berperan dalam percepatan vaksinasi di enam kota. Di antaranya Jakarta, Surabaya, Solo, dan Sukoharjo.

Kemajuan UMKM jamu di Sukoharjo juga diakui Region Sales JNE Jateng-DIY, Bambang Widiatmoko. Apalagi produk herbal saat ini menjadi salah satu yang dicari masyarakat di masa pandemi COVID-19.

“JNE yang memiliki satu kantor utama dan 27 mitra di Sukoharjo siap mendukung kemajuan industri jamu. Kami ingin skill up UMKM agar tidak hanya jualan off line namun juga on line melalui marketplace. Kebetulan UMKM bimbimbang Konimex produknya juga cukup laris,” jelas Bambang. (Sumber Berita: https://www.solopos.com/ternyata-konimex-orang-tua-angkat-umkm-jamu-di-sukoharjo-lur-1150716). Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2021. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: