Khasiat Bangle Obati Vertigo
Tanggal Posting : Jumat, 9 April 2021 | 07:21
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 308 Kali
Khasiat Bangle Obati Vertigo
Bangle memiliki kandungan senyawa kimia diantaranya: alkaloid, flavonoid, minyak atsiri, saponin, pati, tanin, steroid dan triflavonoid.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Bangle adalah tanaman obat tradisional yang sudah lama di kenal di kawasan Asia Tenggara, seperti Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Banyak khasiat Bangle yang sudah diketahui oleh masyarakat secara turun-temurun salah satunya mengobati vertigo.

Bangle (Zingiber purpureum Roxb) dibeberapa daerah dikenal dengan mungle (Aceh), bungle (Batak), banlai (Minangkabau), panglai (Sunda), pandiang (Madura), banggele (Bali), bangulai (Bima), banglas (Dayak), kekundiren (Minahasa), panini (Bugis), unin makei (Ambon).

Bangle merupakan herba semusim, tumbuh tegak, tinggi 1-1,5 m, membentuk rumpun yang agak padat, berbatang semu, terdiri dari pelepah daun yang dipinggir ujungnya berambut sikat. Daun tunggal, letak berseling. Helaian daun lonjong, tipis, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi rata, berambut halus, jarang, pertulangan menyirip, panjang 23–35 cm, lebar 20–40 mm, warnanya hijau.

Bunganya bunga majemuk, bentuk tandan, keluar di ujung batang, panjang gagang sampai 20 cm. Bagian yang mengandung bunga bentuknya bulat telur atau seperti gelendong, panjangnya 6–10 cm, lebar 4–5 cm. Daun kelopak tersusun seperti sisik tebal, kelopak bentuk tabung, ujung bergerigi tiga, warna merah menyala. Bibir bunga bentuknya bundar memanjang, warnanya putih atau pucat.

Bangle mempunyai rimpang yang menjalar dan berdaging, bentuknya hampir bundar sampai jorong atau tidak beraturan, tebal 2–5 mm. Permukaan luar tidak rata, berkerut, kadang-kadang dengan parut daun, warnanya coklat muda kekuningan, bila dibelah berwarna kuning muda sampai kuning kecoklatan.

Bangle tumbuh di daerah Asia tropika, dari India sampai Indonesia. Di Jawa dibudidayakan atau ditanam di pekarangan pada tempat-tempat yang cukup mendapat sinar matahari, mulai dari dataran rendah sampai 1.300 mdpl.

Pada tanah yang tergenang atau becek, pertumbuhannya akan terganggu dan rimpang cepat membusuk. Kandungan senyawa kimia di dalam rimpang Bangle antara lain: alkaloid, flavonoid, minyak atsiri, saponin, pati, tanin, steroid/triflavonoid, lemak, gula, sineol dan pinen.

Cara pembuatan/penggunaan: 2 x 5 g rimpang/hari. Bahan dihaluskan bersama beras dan air secukupnya, ditempelkan pada bagian yang sakit dan dibiarkan sampai kering.  (Sumber: Formularium Ramuan Obat Tradisional Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Halaman 11). Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL, MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2021. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: