Tanaman Patah Tulang,Cidera Terkilir Hilang
Tanggal Posting : Selasa, 8 Desember 2020 | 09:38
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 4951 Kali
Tanaman Patah Tulang,Cidera Terkilir Hilang
Banyak manfaat Tanaman Patah Tulang yang tumbuh liar ini, antara lain: Terkilir, Patah Tulang.

JamuDigital.Com- PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Tanaman Patah Tulang memiliki manfaat menghilangkan cidera terkilir dan bahkan membantu menyembuhkan patah tulang. Tanaman ini juga memilki beberapa khasiat. Apa saja?

Di Indonesia tanaman Patah Tulang ditanam sebagai tanaman pagar, tanaman hias di pot, tanaman obat, atau tumbuh liar. Tanaman ini menyukai tempat terbuka yang terkena cahaya matahari langsung. Ranting tanaman Patah Tulang yang telah kering jika dibakar dapat mengusir nyamuk.

Getahnya dipakai untuk meracuni ikan sehingga mudah ditangkap. Namun, jika getah tanaman Patah Tulang mengenai mata bisa menyebabkan buta. Di Jawa, tanaman ini jarang berbunga. Perbanyakan dapat dilakukan dengan stek batang.

Tanaman Patah Tulang berbau lemah, rasa mula-mula tawar, lama kelamaan timbul rasa tebal di lidah. Getahnya beracun (toksik) dan perangsang muntah. 

Akar dan ranting berkhasiat untuk mengatasi nyeri lambung (gastritis), tukak rongga hidung, rematik, tulang terasa sakit, nyeri saraf, wasir, dan sifilis. Batang kayu digunakan untuk sakit kulit, kusta (morbus hansen), serta baal pada kaki dan tangan.

Berita Terkait: Beragam Khasiat Tanaman Tapak Liman

Berita Terkait: OMAI HerbaPAIN Datang, Nyeri Kepala dan Otot Hilang


Cara Pemakaian

Giling halus akar dan ranting tanaman Patah Tulang yang telah dikeringkan menjadi bubuk. Campur dengan lontong beras sampai merata, lalu bentuk menjadi pil kecil-kecil sebesar telur cecak.  Jemur sampai kering supaya bisa disimpan. Makan jika perlu.

Untuk pemakaian luar, tumbuk halus herba segar, lalu turapkan ke tempat yang sakit, seperti bisul, kurap, terkilir, tulang patah, rematik, tahi lalat membesar dan gatal, cacar ular (herpes zooster), borok atau ulkus karena frambusia, sakit gigi, radang telinga, dan tertusuk duri atau tulang ikan.

Bisa juga campur herba segar yang ditumbuk halus dengan susu untuk penyakit kulit, seperti gatal-gatal, kurap, tumor, kutil, dan kapalan (clavus). Info jamu terlengkap dapat diakses di: website jamu.

(Sumber: Dikutip dari Buku Ayo Mengenal Tanaman Obat, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian - Jakarta: IAARD Press, 2012, Halaman 35-36). Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2022. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: