Kabar dari Palestina: 280 Ribu Jemaah Sambut Lailatul Qadar Ramadhan 2023 di Masjidil Aqsha
Tanggal Posting : Jumat, 21 April 2023 | 13:56
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 1197 Kali
Kabar dari Palestina: 280 Ribu Jemaah Sambut Lailatul Qadar Ramadhan 2023 di Masjidil Aqsha
Suasana Masjidil Aqsha yang dipadati sekitar 280 ribu jemaah, yang menyambut malam Lailatul Qadar Ramadhan 2023. Foto: Dok.knrp.org

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Allahu Akhbar.... Masya Allah....sungguh menakjubkan pemandangan di Masjidil Agsha-Palestina, ketika lebih dari seperempat juta jemaah Palestina pada Senin, 17 April 2023 malam (27 Ramadhan)- ’menghidupkan’ malam lailatul qadar di Masjid Al-Aqsha- di tengah pengetatan keamanan oleh tentara Israel.

Badan Administrasi Wakaf Islam di Al-Quds melaporkan, sebanyak 280 ribu jemaah memenuhi kawasan Masjid Al-Aqsha untuk shalat malam menyambut malam lailatul qadar pada bulan Ramadhan 2023. Secara bergelombang, puluhan ribu orang Palestina dari Tepi Barat dan Palestina lainnya, datang ke Al-Quds khusus dalam rangka mendapatkan malam lailatul qadar, demikian dilansir laman knrp.org

Terlhat di gerbang Qalandia, Al-Quds, terjadi kepadatan luar biasa- jemaah membludak karena pengetatan keamanan oleh pasukan penjajah Israel, terhadap orang-orang Palestina yang datang ke Al-Quds, dari Tepi Barat. Mereka memeriksa kartu identitas warga Palestina, serta menolak ratusan jemaah masuk ke Masjid Al-Aqsha.

Masjidil Aqsha dan Karyanto 2023

Keterangan Foto: Founder JamuDigital, Karyanto sedang berada di halaman depan Masjid Kubah Ash-Shakharah, Masjidil Aqsha pada 6 Maret 2023. 

Di waktu yang bersamaan, saya beriktikaf di Mushola Al Barokah, Vila Pertiwi Cluster Gardenia Depok, Jawa Barat- ikut merasakan betapa bahagia yang bercampur kepedihan masyarakat Palestina- pada Ramadhan 1444 H ini.

Bahagia masih dapat menyongsong malam lailatul qadar di Masjidil Aqsha, tetapi juga kesedihan yang mendalam, karena mereka masih dalam ancaman yang belum tahu kapan akan berakhir oleh tentara Israel.  

Masyarakat muslim dunia, memberikan perhatian khusus kepada Masjidil Aqsha di Palestina, karena Masjidil Aqsha bagi umat muslim dunia adalah tanah suci ketiga setelah Mekkah Al-Mukarramah dan Madinah  Al-Munawwarah.

Masjidil Aqsha juga tercatat sebagai Kiblat Pertama bagi umat Islam, ini terjadi selama sekitar 16-17 bulan. Dan setelah itu, kiblat umat Islam adalah Ka’bah di Masjidil Haram, Mekkah. Masjidil Aqsha juga menjadi tempat Rasulullah SAW melakukan mi’raj ke langit ke tujuh untuk menerima perintah Sholat 5 waktu.

Bagi masyarakat muslim di seluruh dunia, sejarah Palestina memiliki kedudukan sangat penting, karena di Palestina banyak sekali para Nabi dan Rasul yang tumbuh dewasa dan meninggal di Palestina, dan menjadi tempat sebagian besar risalah-risalah dan wahyu.

Kubah Ash-Shakharah dan Karyanto

Berikut ini, reportase Founder JamuDigital, Karyanto saat berada di Masjidil Aqsha, saat mengikuti program Jejak Rasul di 3 Negara (Yordania, Palestina dan Mesir) 2- 11 Maret 2023!

Saya berada di Masjidil Aqsha pada 5-7 Maret 2023, waktu yang sangat singkat untuk mengunjungi beberapa destinasi untuk melacak jejak sejarah Islam di Palestina. Selama berada di kawasan Masjidil Aqsha dalam kurun waktu hanya 3 hari, saya mendapati suasana Masjidil Aqsha relatif sepi- mungkin hanya sekitar 300-500 jemaah saja- yang aktitifas utamanya adalah shalat 5 waktu. Diantara waktu shalat 5 waktu, kami mengunjungi masjid-masjid yang ada di kawasan Masjidil Aqsha.

Amirul Mukminin Umar bin Khaththab Shalat Pertama di Masjidil Aqsha

Pada Tahun 15 H/636 Masehi Umar bin Khaththab pernah datang ke Masjidil Aqsha. Umar bin Khattab- sahabat Rasulullah-Nabi Muhammad SAW yang menjadi khulafaur rasyidin. Sebagai khalifah kedua yang meneruskan dakwah Rasulullah- setelah Abu Bakar ash-Shiddiq. Umar bin Khaththab menjadi khulafaur rasyidin selama 10 tahun (634-644 Masehi/ Tahun 13-23 Hijriah).

Dikutip dari buku "Filisthin: At-Tarikh Al-Mushawar" karangan Dr. Thariq As- Suwaidan (edisi Bahasa Indonesia-Cetakan 6-Juli 2021) halaman 104-111 disebutkan setelah Umar bin Khaththab menguasai Al Quds- segera mencari lokasi Masjidil Aqsha yang ternyata sudah dijadkan pembuangan sambah, oleh kaum Nasrani.

Segera Umar memerintahkan pasukannya untuk membersihan Masjidil Aqsha, bahkan Umar sendiri ikut menyingsingkan baju turut serta membersihkan sampah yang sudah menimbum Masjidil Aqsha. Setelah bersih, maka Umar melakukan shalat dua rekaat.

Batu Tempat Miraj Rasulullah

Keterangan Foto: Founder JamuDigtal, Karyanto berfoto di depan Batu Mulia, tempat Miraj Rasulullah Muhammad SAW ke lanngit ketujuh. Batu Mulia tersebut berada di dalam Masjid Kubah Ash-Shakharah, Masjidil Aqsha (6 Maret 2023)

Itulah shalat kaum muslimin pertama yang dilakukan di Masjidil Aqsha setelah Nabi Muhammad SAW. Pada rekaat pertama, Umar membaca Surah Shad yang menyebut Dawud AS, dan pada rekaat kedua membaca surah Al Isra’ untuk mengagungkan Masjidil Aqsha. Orang pertama yang mengumandangkan adzan untuk shalat pertama ini adalah Bilal, muadzin Nabi Muhammad SAW.

Setelah itu, Umar memerintahkan pasukannya untuk membangun Masjidil Aqsha dari kayu yang dapat menampung sekitar 3.000 jemaah.

Tidak heran, jika umat muslim di seluru dunia, terpateri hatinya dapat berkunjung ke masjidil Aqsha setelah berkunjung ke Mekkah dan Medinah.

Sungguh, saya bersyukur dapat bersujud di Masjidil Aqsha sebagaimana dulu Rasulullah bersujud, dan juga Umar bin Khaththab bersujud menjalankan ibadah sholat. Memang, kini tidak bebas melakukan kegiatan ibadah di Masjidil Aqsha karena ada pengawasan yang ketat oleh tentara Israel.

Namun, penduduk Palestina tetap kokoh imannya unuk menjadikan tempat suci itu sebagai bagian dari tempat mulia. Bahkan, penduduk muslim dunia- tetap berbondong-bondong ke Masjidil Aqsha walau tentunya tidak semudah berkunjung ke tanah suci Mekkah, dan Madinah.

Tidak sedikit muslim dunia, yang ingin masuk ke Masjidil Aqsha ditolak visanya, kerena kewenangan untuk memberikan visa adalah pihak Israel. Menjadi tantangan tersendiri dapat masuk dan ibadah di Masjidil Aqsha- yang disetiap sudutnya dijaga oleh tentara Israel dengan senjata lengkap ditangan.

Gua di bawah Batu Miraj Rasullulah

Keterangan Foto: Tampak pintu masuk ke dalam Gua dibawah Batu Mulia tempat Miraj Rasulullah SAW, ukuran luas Gua hanya sekitar 4 x 4 meter. Posisi dibelakang sebelah kiri sekitar 20 meter tempat imam Masjid Kubah Ash-Shakharah, Masjidil Aqsha.

Liputan Karyanto, Founder JamuDigital dari Yordania, Masjidil Aqsha-Palestina, dan Mesir (2-11 Maret 2023)


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU, NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2024. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: