Intensifikasi Pembinaan UMKM Obat Tradisional
Tanggal Posting : Jumat, 18 September 2020 | 09:09
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 206 Kali
Intensifikasi Pembinaan UMKM Obat Tradisional
Dialog Interaktif Badan POM dan Bapak Angkat UMKM Obat Tradisional dalam Rangka Pembinaan UMKM, di Surakarta, pada 17 Agustus 2020.

JamuDigital.Com-PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Badan POM memfasilitasi intensifikasi pembinaan UMKM Obat Tradisional dengan berbagai program, antara lain dengan Model Bapak Angkat UMKM OT.

Demikian antara lain pembahasan pada kegiatan "Dialog Interaktif Badan POM dan Bapak Angkat UMKM Obat Tradisional dalam Rangka Pembinaan UMKM di Bidang Obat Tradisional", di Surakarta, pada 17 Agustus 2020.

Tampil menyampaikan presentasi yaitu: Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan Dan Kosmetik, Badan Pengawas Obat Dan Makanan, Mayagustina Andarini dan Direktur Pengawasan Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan, Martin Suhendri.

Selain usaha yang telah dilakukan Bapak Angkat Jamu secara mandiri, Bapak Angkat Jamu juga senantiasa mendukung Badan POM dalam berbagai kegiatan pengembangan Jamu dan UMKM di bidang Obat Tradisional.

Keterlibatan Bapak Angkat Jamu diantaranya terlihat pada kegiatan: Pencanangan Sukoharjo sebagai Kota Destinasi Wisata Jamu, Seminar Internasional Hilirisasi Inovasi Hasil Riset Obat Herbal.

Industri Obat Tradisional yang terpilih akan memberikan dukungan kepada UMKM Obat Tradisional yang menjadi target binaan. Dukungan yang diberikan oleh Industri Obat Tradisional (IOT) dapat berupa:

  • Infrastruktur (teknologi, peralatan, mesin, dan lain-lain)
  • Peningkatan kapasitas, permodalan
  • Peningkatan kompetensi sumber daya manusia

Upaya Badan POM dalam meningkatkan Daya Saing UMKM Obat Tradisional Bentuk Dukungan yang diharapkan dari Bapak Angkat Jamu: infrastruktur (teknologi, peralatan, mesin, dan lain-lain), peningkatan kapasitas, permodalan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

Berita Terkait: Pembinaan UMKM Obat Tradisional di Jateng

Direktur Eksekutif GP. Jamu- Jawa Tengah, Stefanus Handoyo Saputro menjelaskan bahwa dari pihak Bapak Angkat UMKM masih akan dibentuk tim kecil terpadu, untuk memperjelas tugas-tugasnya secara rinci sebagai bapak angkat dan siapa saja UMKM yang akan menjadi anak angkat.

Ada lima hal yang menjadi prioritas yaitu: Pengembangan SDM, Teknologi, Pengembangan Fasilitas Usaha dan Produksi, Permasalahan Regulasi dan Pemasaran.

Sedangkan Bambang Priyambodo, GM Manufacture PT. Air Mancur mengatakan dalam waktu dekat dari pihak Air Mancur sudah ada yang akan tanda-tangan MoU dengan UMKM. "Intinya kami membantu UMKM untuk dapat sertifikasi CPOTB bertahap. Sambil menunggu mereka mempersiapkan diri, dapat memanfaatkan idle capacity dari Air Mancur untuk produk mereka. Kami juga membantu menyiapkan dokumen registrasi dan pengujian obat jadi," ungkapnya.

Sudah ada, beberapa UMKM di Karanganyar dan Sragen yang sudah melakukan penjajagan. Masih ditindak-lanjuti dengan FGD. Tapi tadi secara personal sudah ada penjajagan untuk saling sinergi dengan beberapa UMKM Jamu di Solo dan sekitarnya," ungkapnya. Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2020. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: