Pameran Pembangunan Kesehatan 2019: Generasi Sehat, Indonesia Unggul
Tanggal Posting : Jumat, 8 November 2019 | 05:59
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 424 Kali
Pameran Pembangunan Kesehatan 2019: Generasi Sehat, Indonesia Unggul
Sekjen Kemenkes, Oscar Primadi dan Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Engko Sosialine berkunjung di stand Dexa Group, disambut oleh CEO Dexa Group, Ferry Soetikno.

JamuDigital.Com- PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Pameran Pembangunan Kesehatan dalam Rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-55 Tahun 2019, dilaksanakan di ICE BSD, Tangerang pada 7-9 November 2019, dibuka oleh Sekjen Kemenkes RI., Oscar Primadi- mewakili Menteri Kesehatan RI., Terawan Agus Putranto.

Tema Peringatan HKN ke-55 Tahun 2019 adalah Generasi Sehat, Indonesia Unggul -menggambarkan pentingnya upaya bersama seluruh pemangku kepentingan pada pelaksanaan pembangunan kesehatan secara komprehensif dalam rangka mempersiapkan Generasi Sehat untuk Indonesia Unggul pada tahun 2045.

Pameran ini menampilkan 296 booth, mencerminkan komponen pembangunan kesehatan nasional, yaitu unit utama Kementerian Kesehatan, Kementerian/Lembaga, Dinas Kesehatan Provinsi, industri kefarmasian-kosmetik-alat kesehatan-makanan minuman, organisasi profesi, asosiasi industri, Rumah Sakit, Perguruan Tinggi, BUMN, serta pelaku usaha.

Sejumlah industri farmasi ikut pameran ini, antara lain: Dexa Group, Kalbe Farma, Phapros, Biofarma. Dari IOT (Industri Obat Tradisional) dan UKOT (Usaha Kecil Obat Tradisional): PT. Industri Jamu Borobudur, PT. Industri Djamu dan Farmasi Tjap Djago, PT. Royal Medicalink, PT. Sido Muncul, PT. Sinde Budi Sentosa, PT. Ultra Prima Abadi, PT. Ultra Sakti, PT. Phytochemindo Reksa, CV. Vermindo Internasional, PT. Dami Sariwana.

Para pengunjung juga dapat menikmati aneka Jamu Gendong dan nasi pecel di stand Bude Jamu- yang ramai dinikmati para pengunjung pameran. Tampak Hadir Miss Earth Indonesia 2019, Chintia Kusuma Rani dan Founder Jamu Digital, Karyanto yang juga ikut menikmati segarnya Jamu Gendong yang disuguhkan Mba Lasmi-dari Komunitas Jamu Gendong Jakarta.

"Ayo hadir ke pameran ini. Ajak keluarga dan kolega. Banyak hal positif yang kita dapat di sini. Kita bangga terhadap produk negara kita," ajak Sekjen Oscar dalam sambutannya.

Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes RI., Engko Sosialine Magdalene dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan pameran ini adalah untuk menyampaikan informasi, edukasi dan promosi kesehatan kepada masyarakat, mensosialisasikan program dan kebijakan Kementerian Kesehatan secara langsung, sekaligus sebagai ajang menampilkan kegiatan dan keberhasilan pembangunan di bidang kesehatan.

"Pameran ini juga mengenalkan produk dalam negeri yang memiliki daya saing, dan meningkatkan penggunaan produk dalam negeri oleh masyarakat untuk menuju kemandirian sediaan farmasi dan alat kesehatan di Indonesia," kata Engko Sosialine.

Vermindo

Keterangan Foto: Ketua GP. Jamu, Dwi Ranny Pertiwi Zarman dan Founder Jamu Digital, Karyanto foto bersama di stand pameran pabrik Jamu Vermindo Internasional.

Sekjen Kemenkes RI., Oscar Primadi menegaskan bahwa untuk mencetak SDM yang pintar dan berbudi luhur harus didahului oleh SDM sehat dan kuat. "Untuk mencapai tujuan tersebut, pertama, SDM kita harus kompetitif dalam karakter yaitu pekerja keras, jujur, kolaboratif, solutif, dan enterpreuneurship. Kedua, SDM kita harus kompetitif dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang menguasai the emerging skills yang mampu mengisi the emerging jobs dan inovatif dan membangun the emerging business.

Namun, Kita harus perluas akses kesehatan dengan memanfaatkan teknologi inovasi ke seluruh pelosok tanah air untuk meningkatkan kualitas kesehatan melalui budaya hidup sehat," ungkap Sekjen Oscar Primadi.

Pembangunan kesehatan sebagai pelaksanaan amanat Undang-Undang Dasar Tahun 1945 telah mencapai hasil yang menggembirakan, yaitu berkontribusi dalam peningkatan nilai Indeks Pembangunan Manusia dan Usia Harapan Hidup.

Peningkatan Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM) Tahun 2018 adalah bukti nyata capaian pembangunan kesehatan, antara lain: menurunnya angka stunting balita, angka kematian ibu, dan angka kematian neonatal. Khususnya dalam penurunan stunting yang telah berhasil turun hampir 10% dalam kurun waktu 5 tahun terakhir.

Tantangan pembangunan kesehatan masih terbentang, terutama upaya untuk menurunkan stunting menjadi di bawah angka WHO (20%).

"Pesan khusus Presiden, bahkan jika bisa stunting ditekan menjadi satu digit. Kita turunkan angka stunting sehingga anak-anak kita bisa tumbuh menjadi generasi yang premium," tambah Sekjen Oscar.

Pada kesempatan tersebut, Sekjen Oscar berharap generasi sehat yang diperjuangkan bersama dapat menjadi SDM Unggul yang akan mengisi 100 tahun Indonesia merdeka saat bonus demografi nanti mengantarkan Indonesia menjadi negara yang maju, makmur, dan sejahtera.

Teknologi inovasi berkembang sangat pesat. Berbagai inovasi di bidang kesehatan seyogyanya tidak cukup sebatas pada hasil penelitian. Inovasi tersebut harus dapat terhilirisasi, melalui kerjasama akademisi, industri, dan pemerintah sehingga dapat diproduksi secara masal dan dapat diakses segera oleh masyarakat.

Industri sediaan farmasi dan alat kesehatan adalah industri padat karya sehingga dapat berperan dalam mengurangi tingkat pengangguran. Berbagai langkah langkah strategis harus dilakukan untuk meningkatkan minat investor membangun industri sediaan farmasi dan alat kesehatan di dalam negeri dengan memanfaatkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) semaksimal mungkin.

Rendahnya penggunaan produk dalam negeri khususnya alat kesehatan di fasilitas pelayanan pemerintah telah menghambat minat investasi. Untuk itu sesuai visi misi Presiden, maka perlu dilakukan langkah langkah konkrit.

"Saya mengharapkan agar pameran ini dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk-produk kesehatan yang telah mampu diproduksi didalam negeri sehingga dapat digunakan secara maksimal terutama dalam mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)," kata Sekjen Oscar Primadi.

Pada pameran ini juga ditampilkan hasil inovasi riset di bidang farmasi dan alat kesehatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan dalam negeri, upaya edukasi kesehatan dalam bentuk talkshow/seminar/workshop, serta layanan pemeriksaan gratis untuk masyarakat seperti pemeriksaan mata, mammografi, pemeriksaan darah, dan lain sebagainya. Redaksi JamuDigital.Com.


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2019. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: