Ramuan Tradisional Mengobati Bisul
Tanggal Posting : Selasa, 10 November 2020 | 09:11
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 2138 Kali
Ramuan Tradisional Mengobati Bisul
Bisul sebenarnya disebabkan oleh infeksi bakteri, kebanyakan oleh bakteri Staphylococcus.

JamuDigital.Com- PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Diawali dari benjolan kecil yang keras berwarna merah, bisul bisa menimbulkan rasa nyeri menyakitkan bagi penderitanya. Karena rasa tidak nyaman itu, sebagian orang memilih menggunakan bahan alami untuk mengatasinya.

Banyak orang masih memercayai kalau penyebab bisul, atau dalam istilah medis disebut furunkel, bersumber dari makanan, seperti telur. Padahal, itu adalah keliru. Bisul sebenarnya disebabkan oleh infeksi bakteri, kebanyakan oleh bakteri Staphylococcus.

Biasanya, benjolan ini muncul karena kurang jaga kebersihan kulit, ada jerawat atau luka sebelumnya sehingga memudahkan bakteri masuk. Furunkel dapat terjadi di area kulit mana saja, meski umumnya muncul di leher, bokong, paha, dan juga ketiak.

Berita Terkait: Influenza Hilang dengan Jeruk Purut

Berita Terkait:
OMAI HerbaPAIN, Bebaskan Nyeri Sakit Kepala

Gejala bisul biasanya sebagai berikut:

  • Benjolan keras, merah, dan nyeri biasanya berukuran sekitar setengah inci.
  • Selanjutnya, benjolan menjadi lebih lembut, lebih besar, dan lebih nyeri. Kantong nanah pun terbentuk di bisul.
  • Kulit di sekitar bisul menjadi terinfeksi. Menjadi merah, nyeri, hangat, dan bengkak.

Dalam kasus yang berat, dapat muncul lebih banyak bisul, demam bisa terjadi, serta dapat terjadi pembengkakan kelenjar getah bening. Berikut ini cara membuat ramuan tradisional untuk mengobati bisul:

Bahan-Bahan:

  • Bawang Putih ½ suing
  • Air bersih

Cara Pembuatan:
Bawang Putih diparut atau ditumbuk, campurkan air bersih 1 sendok teh, aduk hingga merata.

Cara Pemakaian: Tempel ramuan disekitar mata bisul, jika belum terlihat matanya, temple pada tempat yang sakit. (Sumber: Dikutip dari Buku Saku Petunjuk Pemanfaatan TOGA Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, tahun 2013, Hal. 20). Redaksi JamuDigital.Com.

 


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2021. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: