Ramuan Tradisional Antiemetik
Tanggal Posting : Minggu, 13 September 2020 | 07:05
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 4212 Kali
Ramuan Tradisional Antiemetik
Mengobati mual dan muntah dengan ramuan tradisional.

JamuDigital.Com-PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Fungsi farmakologis jahe salah satunya adalah antiemetik (anti muntah). Jahe merupakan bahan yang mampu mengeluarkan gas dari dalam perut, hal ini akan meredakan perut kembung. Jahe juga merupakan stimulan aromatik yang kuat, disamping dapat mengendalikan muntah dengan meningkatkan gerakan peristaltik usus.

Jahe sangat efektif dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan. Mual dan muntah yang tidak ditangani bisa berakhir pada dehidrasi akut karena cairan di dalam tubuh hilang dalam jumlah yang terbilang besar dan hanya dalam waktu yang singkat.

Berita Terkait: Berdayakan UMKM Klaster Obat Tradisional

Berita Terkait: Ramuan Mengobati Radang Tenggorokan

Salah satu kandungan pada jahe yang baik untuk kesehatan adalah phenolic. Kandungan tersebut dapat membuat sistem pencernaan menjadi lebih lancar. Zat tersebut bekerja untuk meredakan gejala iritasi pada sistem pencernaan, mencegah kontraksi pada perut, dan memudahkan proses pencernaan.

Apabila Anda sedang mengalami mual dan muntah, tak usah panik. Ada cara ampuh dan alami yang terbukti efektif mengatasi persoalan tersebut. Yaitu dengan mencoba tradisional antiemetik (anti muntah) sebgai berikut:

Bahan-bahan:

  • Jahe 2 ibu jari
  • Gula merah secukupnya
  • Air 1 ½ gelas

Cara pembuatan:
Didihkan air terlebih dahulu, masukan jahe yang telah dikupas dan dimemarkan, tambah gula merah yang telah dipotong kemudian diaduk. Tutup panci dan matikan kompor. Diminum dalam kedaan hangat-hangat.

Cara pemakaian: Minum ramuan 2-3 kali sehari sampai rasa mual hilang.

Keterangan: Ramuan bisa juga digunakan pada usia remaja, usia kerja dan pada anak usia sekolah dengan cara meminumnya sedikit demi sedikit. (Sumber: Buku "Saku Petunjuk Praktis Toga dan Akupresur" Kementerian Kesehatan RI., Jakarta: 2015, hal. 42-43). Redaksi JamuDigital.Com.


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU, NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2024. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: