Pendampingan Berkesinambungan Hulu-Hilir UMKM OT
Tanggal Posting : Jumat, 25 Februari 2022 | 08:06
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 1629 Kali
Pendampingan Berkesinambungan Hulu-Hilir UMKM OT
Badan POM telah memberikan sejumlah program untuk pendampingan berkesinambungan dari hulu-hilir UMKM Obat Tradisional untuk penguatan dan pengembangan obat tradisional Indonesia.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Pendampingan berkesinambungan bagi UMKM obat tradisional mulai dari hulu hingga hilir sangat penting dilakukan. Namun Badan POM tidak dapat bergerak sendiri, oleh karena itu diperlukan kerja sama dengan berbagai pihak.

Demikian disampaikan Dra. Reri Indriani, Apt., M.Si, Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen dan Kosmetik, Badan POM, pada "Bincang-Bincang Bersama UMKM OT (BiSa UMKM OT) "Kupas Tuntas Permodalan UMKM," pada Rabu, 23 Februari 2022.

Menurut Reri Indriani hal tersebut agar daya saing produk UMKM dapat terus ditingkatkan, sehingga produk-produk UMKM kita menjadi tuan rumah di negeri sendiri, bahkan mampu menembus pasar global

"Dari hasil Focus Group Discussion (FDG) orang tua angkat jamu tahun 2021 diketahui bahwa permodalan menjadi permasalah utama UMKM pada masa pandemi, data ini juga sejalan dengan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) yang melaporkan bahwa 69,02% UMKM mengalami kesulitan memperoleh modal untuk operasional usahanya," Reri Indriani menambahkan.

Disisi lain, lanjutnya, pemerintah berupaya menyediakan sejumlah stimulus melalui kebijakan restrukturisasi pinjaman, tambahan bantuan modal, keringanan pembayaran tagihan listrik, dan dukungan pembiayaan lainnya, namun belum semua UMKM obat tradisional mengetahui hal ini.

Badan POM yang memiliki tupoksi pemberdayaan dan pendampingan UMKM, oleh karena itu dilakukan program edukasi kepada UMKM obat tradisional melalui webinar series dengan topik-topik terkini guna mencari solusi dari permasalah yang dihadapi UMKM yang dikemas dalam satu wadah menghadirkan narasumber dari lintas sektor terkait.

Pada kegiatan ini, juga dihadiri dan menampilkan beberapa narasumber, yaitu:

  • Asisten Deputi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Kewirausahaan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Chairul Saleh, SH., LLM.
  • Asisten Deputi Pembiayaan Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI, Ir. Irene Swa Suryani, M.M.
  • Asisten Deputi Tanggung Jawab Sosisal dan Lingkungan Kementerian BUMN, Edi Eko Cahyono
  • Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik, Badan POM, Dra. Asih Liza Restanti, Apt., M.Kes.
  • Vice President Divisi Bisnis Usaha Kecil dan Program PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., I Nyoman Astiawan.
  • Direktur Utama Manager Plant Manager PT Zena Nirmala Sentosa, Fernando Zetrialdi, S.T, M.Sc.

Pendampingan UMKM OT oleh BPOM

Dra.  Asih Liza Restanti, Apt., M.Kes, Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik, Badan POM menyebutkan sejumlah dukungan dari Badan POM untuk penguatan UMKM Obat Tradisional, antara lain:

Kebijakan CPOTB Bertahap. Program ini adalah penerapan aspek CPOTB yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan bagi UKOT dan UMOT.

"Sertifikasi CPOTB Bertahap untuk mengayomi pelaku UMKM Obat Tradisional, namun tetap memperhatikan aspek keamanan, kebermanfaatan, dan mutu obat tradisional melalui penahapan penerapan aspek CPOTB," Asih Liza Restanti menjelaskan dalam paparannya.

Kegiatan lainya, yaitu: Percepatan dan Perizinan Berusahan (Registrasi) Selama Pandemi, Pedampingan Start up OT menjadi Wirausaha (Hybrid, Online), Pendampingan Usaha Jamu Gendong dan Program Orang Tua Angkat Jamu, Pendampingan UMKM dalam rangka Percepatan Sertifikasi CPOTB dan Izin Edar, Pendampingan Pro Aktif UMKM Berdaya Saing. Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU, NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2024. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: