Mengenal Bunion Gangguan Pada Kaki
Tanggal Posting : Senin, 29 Agustus 2022 | 10:05
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 2585 Kali
Mengenal Bunion Gangguan Pada Kaki
Bunion terjadi ketika beberapa tulang di bagian depan kaki bergerak keluar dari tempatnya.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Penelitian yang dilakukan Framingham Foot Study terhadap 6.000 kaki menyimpulkan bahwa gangguan pada kaki diderita oleh 20-60 persen orang dewasa dan dapat menyebabkan rasa sakit saat berjalan.

Penyebabnya bermacam-macam, mulai dari kebiasaan memakai sepatu yang terlalu sempit, tumit sepatu terlalu tinggi, atau alas sepatu yang tidak nyaman. Dalam penelitian yang dilakukan terhadap 2.179 orang selama 2002-2005 itu, 675 orang (31 persen) menderita bunion dan 154 orang menderita tapak leper.

Rata-rata mereka berusia 66 tahun dan 57 persen di antaranya perempuan. Bunion terbentuk jika ibu jari kaki jadi bengkok atau mengimpit jari di sampingnya sehingga bentuk kaki berubah. Dasar ibu jari kaki mencuat melebihi profil normal kaki ini menimbulkan tonjolan yang dikenal sebagai bunion.

Kaum wanita tujuh kali lebih rentan mengalami masalah bunion dibanding laki-laki. Menurut Mayo Clinic, bunion adalah benjolan tulang yang terbentuk pada sendi di pangkal jempol kaki, yang disebut sendi metatarsophalangeal (MTP).

Bunion terjadi ketika beberapa tulang di bagian depan kaki bergerak keluar dari tempatnya. Hal ini menyebabkan ujung jempol kaki tertarik ke arah jari-jari kaki yang lebih kecil dan menyebabkan sendi di pangkal jempol kaki jadi menonjol.

Selain tonjolan pada sendi, gejala yang dialami penderita bunion adalah pembengkakan, kemerahan, atau nyeri di sekitar sendi jempol kaki; kapalan, yang sering berkembang karena jari kaki pertama dan kedua bergesekan satu sama lain; serta nyeri berkelanjutan atau rasa sakit yang datang dan pergi. Kondisi ini biasanya juga membuat seseorang yang menderita bunion sulit menggerakkan jari kaki, terutama jempol kaki.

Bunion dapat disebabkan karena terjadi pembengkakan pada sendi seperti rheumatoid arthritis. Sepatu yang tidak pas juga bisa menjadi pemicu bunion, terutama jika membuat jari kaki kram. Dalam beberapa kasus bunion terjadi karena bentuk kaki penderita.

Bunion tidak hanya bisa terjadi pada jempol kaki tapi juga bisa muncul pada bagian kelingking kaki. Bunion yang berkembang pada sendi jari kelingking biasanya lebih kecil atau disebut dengan bunionettes. Menurut WebMD, bunionettes juga disebut "bunion penjahit" karena penjahit sering duduk bersila selama berjam- jam, yang memberi tekanan pada sisi kaki mereka dan menyebabkan bunion di dekat jari kelingking mereka.

Ada berbagai macam cara untuk mengobati bunion, bisa dengan pengobatan non-bedah dan pengobatan bedah. Dalam kebanyakan kasus, bunion dapat diobati tanpa operasi. Bahkan, bunion yang tidak nyeri tidak perlu mendapatkan pengobatan sama sekali.

Perawatan yang dapat dilakukan untuk mengurangi gejala bunion antara lain adalah menggunakan sol khusus (orthotics), pengatur jarak jari kaki, dan penyangga jari kaki (belat). Obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen dan naproxen juga dapat membantu menghilangkan rasa sakit dan mengurangi pembengkakan.

Obat lain dapat diresepkan untuk membantu rasa sakit dan pembengkakan pada pasien yang bunionnya disebabkan oleh arthritis. Bunion dapat dilihat dengan mata telanjang. Dokter akan menanyakan tentang riwayat kesehatan secara umum dan gejala yang dialami.

Selanjutnya, dokter akan melakukan rontgen terlebih dahulu untuk melihat apakah persendiannya rusak. Hal tersebut juga dapat membantu dokter untuk mengetahui seberapa seriusnya atau bahkan penyebab terjadinya bunion tersebut.

Hasil pemeriksaan melalui rontgen juga dapat membantu dokter untuk memutuskan metode yang tepat untuk mengobatinya. Dokter umum dapat merujuk penderita bunion ke ahli bedah jika bunion yang diderita sangat menyakitkan atau memiliki efek besar pada hidupnya.

Untuk membantu mencegah bunion, orang disarankan untuk memilih sepatu dengan hati-hati. Dokter yang menangani dapat membantu penderita bunion untuk memilih sepatu yang tepat. WebMD menjelaskan bahwa sepatu yang digunakan oleh penderita bunion harus memiliki banyak ruang untuk jari kaki dan tumit yang lebih rendah dari dua inci.

Sepatu hak tinggi memberi tekanan pada bagian depan kaki dan dapat menyebabkan bunion dan masalah lainnya. Jauhi sepatu yang ketat atau runcing atau memadati jari-jari kaki. (Sumber Mediakom, Kemenkes RI, Edisi 144, Juli 2022, Hal 12-13)


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU, NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2024. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: