Macam-Macam Malnutrisi Anak
Tanggal Posting : Kamis, 28 Januari 2021 | 11:05
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 227 Kali
Macam-Macam Malnutrisi Anak
Ayo kenali macam-macam malnutrisi anak, agar anak hidup lebih sehat dengan asupan gizi yang seimbang dan optimal.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Malnutrisi itu tidak melulu tentang kekurangan gizi. sesorang dengan gizi berlebih atau overnutrition juga masuk ke dalam kategori malnutrisi. Untuk memperingati hari gizi nasional pada 25 Januari 2021 lalu, yuk kita simak penjelasan tentang malnutrisi agar kita bisa hidup lebih sehat dengan asupan gizi yang seimbang dan optimal.

Malnutrisi merupakan suatu kondisi konsumsi gizi yang tidak seimbang, yang dapat berupa kekurangan atau kelebihan asupan energi, protein, dan zat gizi. Secara garis besar, faktor penyebab malnutrisi pada anak antara lain faktor sosio-ekonomi yang rendah, kurangnya edukasi orang tua mengenai nutrisi, dan faktor penyakit pada anak.

Menurut IDAI, kejadian malnutrisi di masyarakat menyumbang 60% kasus kematian anak setiap tahunnya, dan 2/3 dari kematian tersebut terkait dengan praktik pemberian makan yang tidak tepat pada tahun pertama kehidupan anak. Oleh sebab itu, penting bagi Bunda untuk memahami pemenuhan kebutuhan nutrisi Si Kecil serta malnutrisi yang mengancam jika nutrisinya tidak memenuhi syarat.

Berita Terkait: Waspada Obesitas Anak dan Pengaruh Toserba
Berita Terkait: OMAI ASIMOR, Tekan Angka Stunting di Indonesia

Terdapat dua definisi malnutrisi, yakni undernutrition dan overnutrition. Di Indonesia, porsi terbesar kasus malnutrisi diakibatkan oleh undernutrition.

Undernutrition terjadi akibat asupan makanan yang kurang secara terus-menerus, sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan tubuh untuk menghasilkan energi. Penyerapan dan metabolisme zat gizi yang masuk juga terganggu. Akibatnya, berat badan menurun dan status gizi menjadi kurang atau buruk.

Sementara itu, overnutrition terjadi akibat asupan makanan yang melebihi kebutuhan energi yang diperlukan tubuh, sehingga tubuh mengalami kegemukan dan obesitas. Faktor risiko sebagian besar penyakit kronis seperti penyakit jantung dan pembuluh darah, stroke, diabetes, dan kanker. Pada kasus overnutrition, sering kali jenis asupan makanan yang masuk tidak mengandung cukup gizi yang bermanfaat untuk tubuh meskipun banyak secara kuantitas.

Akibat malnutrisi, anak akan mengalami kesulitan belajar dan berpikir, lebih rentan terhadap penyakit, serta lebih berisiko mengalami kematian dini. (Sumber: Infografis Instagram halodoc). Redaksi JamuDigital.Com.


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL, MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2021. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: