Keunggulan Riset OMAI dan Trust Dokter Asean
Tanggal Posting : Senin, 30 November 2020 | 10:44
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 259 Kali
Keunggulan Riset OMAI dan Trust Dokter Asean
Executive Director DLBS PT. Dexa Medica, Dr. Raymond Tjandrawinata saat memaparkan keunggulan riset OMAI hingga strategi mendapatkan apresiasi dokter di Asean meresepkan OMAI.

JamuDigital.Com- MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Tim Peneliti Direktorat Penelitian Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta saat ini sedang menyiapkan "Kajian Kebijakan Pengembangan Obat Tradisional Indonesia."

Hari ini, Senin, 30 November 2020- mereka mengungkap keunggulan riset OMAI (Obat Modern Asli Indonesia), potensi untuk penguatan ekonomi nasional, trust para dokter di Asean, hingga peluangnya menjadi global brand.

Hal ini terungkap pada saat Executive Director Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences (DLBS) PT. Dexa Medica, Dr. Raymond Tjandrawinata membeberkan tahapan-tahapan riset OMAI yang sarat menggunakan teknologi farmasi-kedokteran mutakhir, strategi mendukung penguatan ekonomi nasional melalui temuan obat herbal berbasis uji klinis, harapannya agar OMAI masuk dalam JKN, sehingga mengurangi importasi bahan baku obat, serta kiat suksesnya OMAI dipercaya para dokter di Asean yang meresepkan OMAI untuk pasien.

Hasil wawancara mendalam ini, akan dikompilasi dengan wawancara mendalam dan FGD yang sudah dilakukan sebelumnya dengan berbagai stakeholders yang terkait- untuk menyusun Buku Putih- yang diharapkan menjadi masukan pengembangan obat herbal kepada para pihat terkait.

Lebih dari satu jam, Dr. Raymond Tjandrawinata menjawab pertanyaan dari Prof. Dr. Mustofa, Apt., M.Kes., Direktur Direktorat Penelitian UGM, dr. Ulfatun Nisa  (Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional, Tawangmangu), Arko Jatmiko Wicaksono, Apt., MSc., dan Karyanto (Jamu Digital) secara bergantian.

Berita Terkait: OMAI Harus Terus Didorong di Fasilitas Kesehatan 

Berita Terkait: Pengembangan Jamu Melalui Pendekatan Biokultural 

Ketua Tim Peneliti kegiatan ini adalah Prof. Drs. Subagus Wahyuono, Apt., MSc., PhD (Fakultas Farmasi UGM). Semoga Buku Putih Kajian Kebijakan Pengembangan Obat Tradisional Indonesia nanti, dapat mendorong obat herbal Indonesia menjadi bagian penting dari pengarustamaan di pelayanan kesehatan nasional, menjadi keunggulan daya saing, sehingga dapat memberikan penguatan pada ekonomi nasional, dan menjadi kebanggaan bangsa Produk herbal Indonesia- brand OMAI mendunia. Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL, MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2021. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: