Industri Jamu Memberi Dampak Kemajuan Ekonomi dan Kesehatan
Tanggal Posting : Sabtu, 31 Oktober 2020 | 10:01
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 125 Kali
Industri Jamu Memberi Dampak Kemajuan Ekonomi dan Kesehatan
Putri Kuswisnu Wardhani, Dewan Penasehat DPP GP. Jamu, dan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden memberikan sambutan pada Webinar GP. Jamu, Jumat, 30 Oktober 2020.

JamuDigital.Com- MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Industri Jamu yang bahan bakunya 100 persen dari bahan alam Indonesia, dapat memberi dampak terhadap kemajuan ekonomi dan menyehatkan bangsa.

Demikian dikemukakan oleh Putri Kuswisnu Wardhani, Dewan Penasehat DPP GP. Jamu, dan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden -Wantimpres (dilantik Presiden RI., Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat 13 Desember 2019)- saat menyampaikan sambutan pada serial Webinar yang dilaksanakan oleh Krista Exhibitions bersama GP. Jamu, pada Jum’at, 30 Oktober 2020.

Webinar dengan tema: "Jamu Modern, Suplemen Kesehatan, Kosmetik, Rempah-Rempah Indonesia dan Pengusaha UKM Terobos Pasar Negara-Negara Timur Tengah & Negara OKI", ikut memberikan kata sambutan, yaitu: Teten Masduki, Menteri Koperasi & Usaha Kecil dan Menengah RI., Dwi Ranny Pertiwi Zarman, Ketua Umum GP Jamu, dan Daud D. Salim, CEO Krista Exhibitions.

Putri Kuswisnu mengatakan jangan patah semangat untuk maju, karena Jamu Indonesia memiliki potensi. Dengan dukungan biodiversitas alam Indonesia, pelaku usaha dari hulu hingga hilir perlu dukungan banyak pihak. Terlebih pada masa pandemi yang banyak merubah perilaku yang sangat besar dari berbaga aspek kehidupan.

Berita Terkait: Mendorong Jamu Masuk Pasar Timur Tengah

Berita Terkait: Jamu Tamu Terhormat di Negara Lain 

Kondisi importasi bahan baku obat-obatan yang besar dari China dan India, maka bahan baku obat dari Indonesia perlu untuk digali. Dalam program preventif kesehatan, peran GP. Jamu untuk proaktif saatnya yang tepat, untuk berperan karena Jamu bahan-bakunya 100 persen asli Indonesia. Jamu, OHT, Fitofarmaka masing-masing mempunyai pangsa pasar sendiri-sendiri.

Masyarakat perlu ditingkatkan daya tahan tubuhnya masing-masing, untuk menangkal virus dengan perilaku 3 M ditambah olahraga, minum Jamu untuk imunomodulator. Pada akhirnya, mejaga imunitas tetap utama dan dibutuhkan. Masyarakat harus mengadopsi gaya hidup yang sehat, maka potensi ekspor Jamu ke berbagai negara akan meningkat.

Kecepatan bergerak, kesatuan visi dengan institusi terkait dari semua pihak, maka industri Jamu dan pariwisata, antara lain yang dapat dihandalkan. Selain berdampak kepada ekonomi, tetapi juga membawa dampak menyehatkan bangsa, demikian Putri Kuswisnu mengakhiri sambutannya. Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2020. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: