![]() |
| Jika populasi bakteri usus terganggu, kekebalan tubuh pun dapat terkena imbasnya. |
JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Organ pencernaan manusia tidak hanya berfungsi untuk mencerna dan menyerap zat gizi dari makanan. Di dalam usus, terdapat triliunan bakteri baik yang membantu kerja sistem kekebalan tubuh sehingga Anda terlindung dari berbagai penyakit dan masalah kesehatan.
Meski tampaknya tidak berkaitan, masalah seperti alergi, obesitas, gangguan autoimun, hingga depresi sebenarnya berhubungan sistem imun Anda.
Jika populasi bakteri usus terganggu, kekebalan tubuh pun dapat terkena imbasnya.
Hubungan bakteri usus dan kekebalan tubuh
Usus Anda mengandung sekitar 100 triliun bakteri. Jumlah ini 10 kali lebih banyak dari tempat lainnya dalam tubuh manusia.
- Berita Terkait: Khasiat Terung Nasubi Obati Kanker Usus
- Berita Terkait: Ahli Farmasi Apresiasi Inovasi NOSTEO: Solusi Sehatkan Tulang, Otot dan Sendi
- Berita Terkait: Khasiat Daun Anting-Anting Sebagai Antibakteri
Karena keberagaman koloni bakteri ini, usus yang disebut "otak kedua" dapat berkomunikasi langsung dengan otak, pusat segala fungsi tubuh.
Melalui bakteri-bakteri ini pula usus dapat merasakan dan memberikan respons langsung terhadap apa yang sedang terjadi pada tubuh.
Misalnya, ketika Anda sedang panik atau tertekan saat demam panggung, tiba-tiba perut terasa sakit melilit sampai ingin muntah.
Selain berkomunikasi dengan otak, bakteri usus berinteraksi dengan sistem imun manusia.
Pada tubuh orang sehat, bakteri usus bisa merangsang sistem kekebalan tubuh untuk menjinakkan bakteri pembawa penyakit. Setiap jenis sel kekebalan tubuh dipengaruhi oleh bakteri dalam banyak cara.
Beberapa bakteri memiliki pengaruh signifikan pada kerja sel-sel imun, tapi ada juga yang memberikan sedikit pengaruh. Sangat sedikit mikroba yang tidak menghasilkan efek sama sekali.
Beberapa bakteri mendorong aktivitas sel tertentu, sedangkan yang lain menghambat aktivitas sel yang sama. Ini menandakan bahwa terjadi keseimbangan sehingga tidak ada bakteri tunggal yang mendominasi sistem kekebalan tubuh Anda.
Selain itu, beberapa bakteri usus meningkatkan fungsi gen tertentu dalam sistem kekebalan tubuh dan terdapat kelompok bakteri lain yang menurunkan fungsinya. Ini menunjukkan bahwa bakteri usus dapat menyeimbangkan fungsi imun melalui kondisi genetik Anda.
Gangguan dalam populasi bakteri usus ataupun jalur komunikasi bakteri dengan sel tubuh bisa mengacaukan kerja kekebalan tubuh Anda. Dampaknya, Anda lebih rentan terhadap infeksi dan berbagai masalah kesehatan lainnya. (Sumber Berita: https://hellosehat.com/pencernaan/pencernaan-lainnya/pengaruh-bakteri-usus-pada-kekebalan-tubuh/ ) Redaksi JamuDigital.Com








