Ternyata Daun Kopi Berkhasiat sebagai Antiinflamasi
Tanggal Posting : Senin, 3 Januari 2022 | 07:56
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 565 Kali
Ternyata Daun Kopi Berkhasiat sebagai Antiinflamasi
Penelitian ekstrak daun kopi arabika memiliki aktivitas antiinflamasi. Penelitian lanjutan dilakukan untuk mengetahui toksisitas akut, kronis, dan memformulasikannya sebagai sediaan farmasi.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Daun Kopi ternyata berkhasiat untuk antiinflamasi. Inflamasi merupakan bentuk respons tubuh secara alamiah terhadap luka jaringan yang disebabkan oleh trauma fisik atau zat kimia. Saat terjadi luka, tubuh akan berusaha mengeliminasi zat berbahaya dan bersiap untuk memperbaiki jaringan tubuh.

Riset tentang "Aktivitas Antiinflamasi Ekstrak Etanol Daun Kopi Arabika (Coffea Arabica L.) pada Edema Tikus", dilakukan oleh Desy Muliana Wenas, Lisana Sidqi Aliya, dan Nita Usikatul Janah, Institut Sains dan Teknologi Nasional, Jakarta.

Daun kopi dilaporkan mengandung senyawa flavonoid yang diketahui berperan sebagai antiinflamasi. Tujuan penelitian ini untuk menentukan aktivitas antiinflamasi ekstrak daun kopi arabika (Coffea arabica L.) terhadap edema di telapak kaki tikus putih jantan yang diinduksi karagenan.

Tahapan penelitian diawali dengan ekstraksi daun kopi arabika dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%.

Pengujian antiinflamasi dilakukan dengan metode pembentukan edema yang diukur dengan alat pletismometer. Dosis ekstrak daun kopi arabika yang diuji adalah 60 mg.kg-1 , 120 mg.kg-1 , dan 180 mg.kg-1 berat badan (BB) tikus putih jantan (Rattus norvegicus) galur Sprague Dawley. Data dianalisis dengan uji non-parametrik Kruskal Wallis dan Mann Whitney.

Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak daun kopi arabika mengandung senyawa flavonoid, saponin, alkaloid, tanin, dan triterpenoid. Pengujian antiinflamasi dengan metode induksi edema dari tiga dosis ekstrak daun kopi memperlihatkan aktivitas antiiflamasi terbaik pada dosis 180 mg.kg-1 BB dengan persentase penghambatan sebesar 71,66% pada jam kelima.

Hasil tersebut lebih baik dibandingkan dengan penghambatan edema pada kontrol positif (natrium diklofenak 0,9 mg.g-1 BB) sebesar 66,91% pada jam yang sama.

Penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak daun kopi arabika memiliki aktivitas antiinflamasi. Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengetahui toksisitas akut dan kronis, serta memformulasikan ekstrak daun kopi arabika sebagai sediaan farmasi.

(Saputri dan Zahara 2016). Inflamasi biasanya diobati dengan obat antiinflamasi steroid (AIS) maupun nonsteroid (AINS).

Obat golongan steroid, seperti hidrokortison, deksametason, dan betametason bekerja dengan menghambat enzim fosfolipase yang bertanggung jawab terhadap pelepasan asam arakidonat dari membran lipid. Obat antiinflamasi golongan nonsteroid, seperti aspirin, natrium salisilat, ibuprofen, natrium diklofenak, menghambat enzim siklooksigenase yang akan mengganggu konversi asam arakidonat menjadi prostaglandin G (Goodman dan Gilman 2003; Wilmana dan Sulistia 2016).

Penggunaan obat-obat sintetis antiinflamasi tersebut memiliki efek samping, antara lain tukak lambung dan gangguan ginjal (Dugowson dan Gnanashanmugam 2006), sehingga perlu dicari alternatif lain untuk terapi inflamasi. Salah satu alternatif obat antiinflamasi adalah tanaman kopi. (Sumber Artikel : Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, Vol. 31 No. 2, 2020 : 75 - 84). Redaksi Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2022. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: