Potensi Ekstrak Daun Paliasa Sebagai Anti Plasmodium falciparum
Tanggal Posting : Sabtu, 8 Januari 2022 | 05:02
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 3280 Kali
Potensi Ekstrak Daun Paliasa Sebagai Anti Plasmodium falciparum
Lima jenis Plasmodium yang menginfeksi manusia yaitu Plasmodium falciparum, Plasmodium malariae, Plasmodium vivax, Plasmodium ovale dan Plasmodium knowlesis.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Paliasa (Kleinhovia hospita) dikenal sebagai salah satu jenis tumbuhan yang telah digunakan secara empiris sebagai obat malaria terutama di bagian timur Indonesia.

Namun, publikasi ilmiah terkait aktivitas antiplasmodium bahan alam tersebut masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji potensi antiplasmodium dari daun paliasa terhadap parasit Plasmodium falciparum.

Demikian riset yang dilakukan oleh Mery Budiarti dan Wahyu Jokopriyambodo- Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT).

Tahapan penelitian meliputi persiapan sampel dan ekstrak, pengujian aktivitas antiplasmodium secara in vitro pada P. falciparum strain 3D7, dan penapisan fitokimia menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT).

Sampel penelitian berupa ekstrak dan fraksi diperoleh melalui proses maserasi selama 3 x 24 jam dalam pelarut etanol pro analysis, kemudian dilanjutkan dengan partisi cair-cair bertingkat menggunakan pelarut heksana, etil asetat dan metanol pro analysis.

Pengujian antiplasmodium in vitro menunjukkan fraksi etil asetat (IC50 1,08 µg.ml-1 ) dan heksana (IC50 3,69 µg.ml-1 ) memiliki aktivitas dengan kategori sangat aktif. Penapisan fitokimia daun paliasa menunjukkan adanya kandungan senyawa alkaloid, triterpenoid dan steroid. Senyawa alkaloid terpenoid berupa sikloartane triterpenoid alkaloid.

Daun paliasa diduga berperan aktif sebagai senyawa antiplasmodium. Namun, perlu dilakukan pengkajian lebih lanjut untuk memastikan jenis senyawa aktif tersebut serta mekanismenya sebagai antiplasmodium.

Plasmodium merupakan salah satu jenis parasit yang dapat menginfeksi manusia terutama yang hidup di daerah tropis maupun sub tropis. Plasmodium yang terinfeksi tubuh manusia dapat menyebabkan penyakit malaria yang berbahaya bahkan dapat menyebabkan kematian.

Lima jenis Plasmodium yang menginfeksi manusia yaitu Plasmodium falciparum, Plasmodium malariae, Plasmodium vivax, Plasmodium ovale dan Plasmodium knowlesis.

KESIMPULAN. Daun paliasa memiliki aktivitas anti P. falciparum terutama pada fraksi etil asetat dan heksana dengan kategori aktivitas antiplasmodium bersifat sangat aktif (highly active). Kandungan senyawa alkaloid, triterpenoid dan steroid diduga memegang peranan aktif sebagai antiplasmodium.

Perbedaan nilai IC50 yang antara sampel dan kontrol positif menunjukkan adanya perbedaan tingkat kemurnian senyawa pada bahan uji tersebut. Ekstrak dan fraksi tersusun atas gabungan senyawa metabolit sekunder kompleks yang dapat bersifat antagonistik. (Sumber Artikel:

Oleh karena itu, diperlukan permurnian lebih lanjut untuk memperoleh senyawa murni spesifik sehingga dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai alternatif bahan baku obat malaria baru. (Sumber Artikel: Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, Vol. 31 No. 2, 2020: 85-96). Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU, NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2024. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: