Klinik Saintifikasi Jamu Pemkot Pekalongan
Tanggal Posting : Minggu, 19 Januari 2020 | 06:01
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 1258 Kali
Klinik Saintifikasi Jamu Pemkot Pekalongan
Pusat Saintifikasi dan Pelayanan Jamu (PSPJ) yang terletak di Jl. Letnan Suprapto No.5, Kertoharjo, Kec. Pekalongan Sel., Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Foto: www.pspj.pekalongankota.go.id.

JamuDigital.Com- PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Jamu telah menjadi alternatif pencegahan penyakit dan memiliki segudang manfaat bagi tubuh. Bahan yang digunakan alami sehingga ramah bagi tubuh, bahkan dapat meningkatkan kebugaran fisik/tubuh.

Pusat Saintifikasi dan Pelayanan Jamu (PSPJ) Dinas Kesehatan Kota Pekalongan selalu mengembangkan produk jamu bahkan telah memiliki Klinik Saintifikasi Jamu sebagai inovasi pelayanan kesehatan masyarakat Kota Pekalongan.

Dokter Klinik Saintifikasi Jamu, dr. Akhmad Ismail mengungkapkan bahwa PSPJ telah ada sejak 2015, klinik saintifikasi jamu ini terobosan dari Kementerian Kesehatan dalam upaya melegalkan jamu.

"Jamu manfaatnya sudah lama dirasakan masyarakat untuk kesehatan. "Namun di dunia medis dan kesehatan belum diakui, mereka masih menggunakan obat kimia. Ada obat yang tidak baik dikonsumsi secara rutin namun itu bisa diperbaiki dengan konsumsi jamu," terang dr. Ismail.

Klinik Saintifikasi Jamu PSPJ memiliki produk jamu rebusan untuk berbagai penyakit seperti sambiloto dan brotowali sebagai obat diabetes. Jamu sudah banyak tersaintifikasi, penelitian terhadap jamu juga banyak dilakukan.

"Di sini ada jamu diabetes, asam urat, hipertensi, kolestrol, liver, maag, saluran kencing, obesitas, jamu alergi, dan sebagainya," ujar dr. Ismail.

Dituturkan dr. Ismail, masyarakat dapat memelihara kesehatannya dengan konsumsi jamu. Melihat banyaknya khasiat jamu, masyarakat Kota Pekalongan sudah bisa melirik pengobatan dengan jamu, operasional Klinik Saintifikasi Jamu PSPJ Kota Pekalongan setiap Senin-Jumat buka pukul 08.00-12.00.

Sementara itu salah seorang pasien, Nur Yatin asal Kelurahan Bendan mengaku sudah tiga kali dating ke Klinik Saintifikasi Jamu. "Tiga kali saya ke sini. Saya memilih jamu karena dari dulu lebih suka ke herbal. Saya berusaha untuk menghindari obat kimia karena lebih aman," ungkap Nur.

Menurut Nur obat herbal memang tidak dapat langsung dirasakan khasiatnya dalam jangka pendek, namun ia berpikir jangka panjangnya. Keluhan yang Nur rasakan Nur yakni asam lambung, selain aman bahan herbal harganya sangat terjangkau," tukas Nur. (Sumber berita: http://infopublik.id/kategori/nusantara/397744/jaga-kesehatan-masyarakat-pemkot-pekalongan-buka-klinik-saintifikasi-jamu). Redaksi JamuDigital.Com.


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2021. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: