Khasiat Temu Kunci Obati Kanker
Tanggal Posting : Selasa, 23 Februari 2021 | 10:04
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 211 Kali
Khasiat Temu Kunci Obati Kanker
Temu Kunci memiliki efek farmakologi Panduratin A berpotensi sebagai antikanker.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Manfaat Temu Kunci yang selama ini diketahui hanyalah sebagai bumbu penyedap makanan. Padahal tanaman ini juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Bahkan, sebuah penelitian menyatakan bahwa Temu Kunci diduga dapat bermanfaat untuk mengobati kanker.

Temu Kunci atau Boesenbergiae Panduratae merupakan tanaman rempah yang banyak ditemukan di negara beriklim tropis, seperti Indonesia. Dibeberapa daerah Temu Kunci memiliki sebutan Sumatera: Temu kunci (Melayu), tamu kunci (Minangkabau); Jawa: Temu kunci (Sunda), kunci (Jawa), temmo konce, konce (Madura), tamputi (Ternate); Sulawesi: Tamukonci (Makasar), temu konci (Bugis).

Temu Kunci merupakan terna dengan tinggi antara 30-82 cm, umumnya tidak berbatang tetapi dengan rimpang dalam tanah. Rimpang memiliki panjang antara 5-30 cm dan garis tengah antara 0,5-2 cm, berwarna coklat kekuningan, agak berpenebalan.

Setiap individu umumnya memiliki daun sebanyak 2-7 helai, di bagian bawah sering terdapat pelepah daun berwarna merah tanpa helai daun; tangkai daun beralur, tidak berambut, memiliki panjang antara 7-16 cm.

Helai daun tegak, berbentuk lanset lebar atau agak jorong, ujung daun lancip, permukaan halus tetapi bagian bawah agak berambut terutama sepanjang penulangan, helai daun berwarna hijau muda, lebar antara 5-11 cm, kadang-kadang sampai 17 cm, panjang helai daun antara 12-50 cm.

Perbungaan pada pucuk berdaun, panjang tangkai bunga 4-11 cm, umumnya tangkai bunga tersembunyi dalam 2 helai daun terujung, umumnya berkelompok dalam 2 deretan, berbentuk perahu dengan ujung rata; bunga melekat pada bagian tandan yang pipih sempit.

Kelopak bunga berbentuk tabung, bergerigi 1-3 buah, panjang kelopak antara 3-18 mm; tajuk berbentuk tabung dengan panjang antara 50-52 mm, warna merah atau putih kekuningan, berbentuk lanset dengan lebar 4 mm dan panjang 18 mm.

Rimpang Temu Kunci memiliki kandungan kimia minyak atsiri, eukaliptol, kamfor, d-borneol, sinamil aldehida, etil sinamat, etil p-metoksi sinamat, kaempferol, kaempferid, kalkon, zingiberen, asam kavisinat, kurkumin, amilum, d-pinen seskuiterpen, zedoarin.

Temu Kunci memiliki efek farmakologi Panduratin A berpotensi sebagai antikanker dengan mekanisme aksi menginduksi apoptosis pada sel kanker kolon HT29. Pada kanker kolon, panduratin A lebih poten daripada inhibitor selektif COX-2, misalnya selekoksib; dan obat-obat antitumor (5-flurourasil dan sisplatin). Panduratin A juga dapat memacu apoptosis sel melalui aktivasi kaspase.

Penyiapan dan dosis: Infusa rimpang temu kunci sebanyak 3 buah rimpang dalam 100 mL air. (Sumber: Buku “Acuan Sediaan Herbal Volume Keenam Edisi Pertama”, Badan Pengawas Obat dan Makanan RI., Tahun 2006, Halaman: 84-86). Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL, MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2021. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: