Khasiat Tanaman Salam untuk Kesehatan
Tanggal Posting : Jumat, 6 November 2020 | 08:21
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 2077 Kali
Khasiat Tanaman Salam untuk Kesehatan
Daun Salam digunakan untuk pengobatan diare, menurunkan kadar kolesterol, dan sakit maag.

JamuDigital.Com- PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Salam adalah nama pohon penghasil daun rempah yang digunakan dalam masakan Nusantara. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Indonesian bay-leaf atau Indonesian laurel, sedangkan nama ilmiahnya adalah Syzygium polyanthum.

Salam ditanam untuk diambil daunnya dan digunakan sebagai bahan pelengkap bumbu dapur, sedangkan kulit pohonnya digunakan sebagai bahan pewarna jala atau anyaman bambu. Buahnya dapat dimakan. Salam dapat diperbanyak dengan biji, cangkok, atau setek.

Sifat dan Khasiat
Daun digunakan untuk pengobatan kolesterol tinggi, kencing manis (diabetes mellitus), tekanan darah tinggi (hipertensi), sakit maag (gastritis), diare, dan menurunkan berat badan. Buah digunakan untuk mengatasi mabuk alkohol.

Cara Pemakaian
Untuk obat yang diminum, rebus daun segar atau daun yang telah dikeringkan (7-20 lembar) dengan api kecil selama 1 jam. Untuk pemakaian luar, giling daun, kulit batang, atau akar sampai halus, lalu bubuhkan ke tempat yang sakit, seperti kudis dan gatal-gatal.

Berita Terkait: Manfaat Temu Putih untuk Kesehatan

Berita Terkait: Kabar dari Kamboja: Bersinambung Memasarkan OMAI


Contoh Pemakaian
- Diare: Cuci daun salam segar (15 lembar) sampai bersih. Tambahkan 2 gelas air, lalu rebus sampai mendidih selama 15 menit. Selanjutnya, masukkan sedikit garam. Setelah dingin, saring dan minum airnya sekaligus.

- Menurunkan kadar kolesterol yang tinggi: Cuci daun salam segar (10-15 g) sampai bersih, lalu rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan minum airnya sekaligus di malam hari. Lakukan pengobatan ini setiap hari.

- Sakit maag: Cuci daun salam segar (15-20 lembar) sampai bersih. Rebus dengan ½ liter air sampai mendidih selama 15 menit. Tambahkan gula enau secukupnya. Setelah dingin, minum airnya sebagai teh. Lakukan setiap hari sampai rasa perih dan penuh di lambung hilang.

(Sumber: Dikutip dari Buku Ayo Mengenal Tanaman Obat, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian - Jakarta: IAARD Press, 2012, Halaman 40-41). Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2022. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: