Khasiat Pasak Bumi Sebagai Afrodisiak
Tanggal Posting : Jumat, 22 Oktober 2021 | 09:35
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 194 Kali
Khasiat Pasak Bumi Sebagai Afrodisiak
Pasak Bumi (Eurycomae Longifoliae Radix) merupakan habitus pohon kecil atau semak yang memiliki khasiat sebagai afrodisiak.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Pasak Bumi memiliki khasiat sebagai afrodisiak, yaitu meningkatkan libido atau gairah seksual. Tanaman ini juga diketahui mampu merangsang produksi dan kinerja hormon testosteron yang merupakan hormon seks pada pria.

Pasak Bumi (Eurycomae Longifoliae Radix) dibeberapa daerah dikenal dengan babi kurus (Batak), pasak bumi, bidara laut, bidara pahit, kebel, mempoleh (Bangka), tongke ali (Minangkabau), pasak bumi (Jawa), pasak bumi (Kalimantan).

Pasak Bumi merupakan habitus berupa pohon kecil atau semak, tinggi hingga 10 m, cabang tegak, dengan daun majemuk pada cabang-cabangnya, panjang cabang daun hingga 100 cm, terdiri atas 30-40 helai daun.

Letak daun berhadapan, bentuk helai daun lanset sampai bulat telur, ukuran panjang 5-20 cm, lebar 1,5-6 cm, pangkal runcing, tepi rata, ujung runcing, helaian daun jika disobek masih menunjukkan serat-serat halus.

Bunga majemuk, ukuran kecil, kemerahan, berkelamin ganda dan tersusun rapat. Kelopak bunga bentuk lanset sampai bulat telur atau bulat telur memanjang, panjang 4,5-5,5 mm, lebar 2-3 mm. Buah panjang 10-17 mm, lebar 5-12 mm. Biji bentuk bulat telur, berkerut, panjang 1-2 mm, lebar 0,5-1,2 mm, berwarna cokelat kemerahan saat masak.

Akar utuh atau berupa potongan tidak beraturan, berbentuk silinder, bagian kulit tipis, permukaan luar berwarna kelabu kekuningan sampai agak kehitaman, bagian kayu umumnya berwarna kuning pucat, kadang-kadang berwarna kelabu sampai cokelat muda, keras dan sukar dipatahkan.

Simplisia tidak berbau, mula-mula tidak berasa, lama kelamaan agak pahit. Pasak Bumi berasal dari Burma, Thailand, Indocina, Indonesia. Tumbuh secara liar di hutan Malaysia, Cina dan Indonesia pada suhu 18°-23°C.

Dapat tumbuh pada ketinggian 0-2000 mdpl tetapi yang terbaik adalah pada ketinggian 500-1500 m dpi. Pasak Bumi tumbuh dengan baik pada tanah pasir, tanah dengan drainase baik dan sedikit ternaung dari cahaya matahari dengan jumlah air yang cukup.

Kandungan kimia akar Pasak Bumi telah diisolasi mengandung berbagai kuasinoid: alkaloid xantin-6-one; alkaloid karbolin; kuasinoid; kuasinoid diterpenoid; laurikolakton A; eurikomalakton; eurikomalida A; eurikomalida B.

Secara efek farmakologi, suspensi serbuk akar pasak bumi dosis akut (250, 500 dan 1000 mg/kg BB, selama sehari), subakut (500 mg, selama 6 hari) dan subkronik (500 mg, selama 12 hari) diberikan secara per oral pada tikus jantan galur SD yang kurang gairah dan impoten.

Pemberian baik pada dosis akut (500 dan 1000 mg/kg BB) serta subakut (500 mg/kg BB) suspensi akar pasak bumi menunjukkan terjadinya peningkatan aktivitas seksual frekuensi mounting (jumlah tunggangan sebelum ejakulasi) sebesar 75% dan ejakulasi sebesar 62,5% secara signifikan.

Penyiapan dan Dosis: Dosis harian: 300 mg/hari, diminum dua kali sehari. Dosis maksimum: 1 g /hari. (Sumber: Buku “Acuan Sediaan Herbal Volume Ketujuh Edisi Pertama”, Badan Pengawas Obat dan Makanan RI., Tahun 2012, Halaman: 11-13). Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2021. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: