Khasiat Daun Teh yang Belum Banyak Diketahui
Tanggal Posting : Minggu, 31 Oktober 2021 | 06:17
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 2463 Kali
Khasiat Daun Teh yang Belum Banyak Diketahui
Berikut ini khasiat Daun Teh yang dapat Anda ketahui.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Pernahkan Anda meminum Teh? Tentunya pernah ya. Penanaman tanaman teh biasanya dilakukan dalam operasi komersial besar dalam berbagai jenis perkembunan. Alasannya karena tanaman Teh yang dalam Bahasa Latin bernama camellia sinensis ini dipetik daun muda dan kuncup daunnya yang digunakan untuk memproduksi minuman dalam industri besar.

Disisi lainnya arti tumbuhan ini asli dari Asia Timur, khususnya anak benua India dan Asia Tenggara, akan tetapi saat ini dibudidayakan di seluruh dunia di daerah tropis dan subtropis dengan curah hujan setidaknya 127 cm (50 inci) setahun dengan lokasi yang kaya dan lembab di bawah sinar matahari penuh.

Tanaman Teh kerapkali dipergunakan untuk membuat minuman tradisional berkafein yang kemudian dikenal dengan minuman Teh, termasuk Teh hitam atau Teh merah, Teh putih, Teh oolong, dan Teh hijau. Sehingga daunnya berwarna hijau mengkilap dengan tepi bergerigi dan memiliki bentuk dan ukuran yang sama dengan daun salam.

Pengertian Tanaman Teh. Tanaman Teh adalah salah satu tanaman perdu berdaun hijau (evergreen shrub) yang bisa tumbuh dengan tinggi 6 sampai dengan 9 m. Di wilayah perkebunan, perkebunan Teh dipertahankan dengan ketinggian hingga 1 m dengan pemangkasan secara berkala.

Hal tersebut dilakukan untuk mempermudah pemetikan daun agar didapatkan tunas-tunas daun Teh yang cukup banyak. Pada umumnya tanaman Teh tumbuh di daerah yang memiliki iklim tropis dengan ketinggian antara 200 s/d 2000 mdpl dengan suhu cuaca antara 14°C sampai dengan 25°C .

Adapun definisi tumbuhan Teh menurut para ahli, antara lain;

Syakir (2010), Tanaman Teh adalah tanaman tahunan yang diberi nama seperti cammelia teha dan   cammelia sinensis. Sehingga tanaman teh terdiri atas banyak spesies yang tersebar di Asia tenggara, India, Cina Selatan, Laos, Muanghai Utara, dan Burma.

Siswoputranto (2008), Teh adalah tumbuhan yang dimanfaatkan pucuk-pucuknya dengan proses pemetikan yang siklusnya sekitar 7 sampai dengan 14 hari sekali. Akan tetapi semua ini tergantung dari keadaan tanaman masing-masing daerah, karena dapat mempengaruhi jumlah hasil yang didapatkan. Cara pemetikan daun Teh, bukan hanya mempengaruhi jumlah hasil Teh, tapi juga sangat mempengaruhi mutu teh yang dihasilkan.

Ciri Morfologi Teh. Berikut ini ciri-ciri morfologi tanaman teh, antara lain;

Daun. Tanaman Teh berdaun tunggal yang tumbuh berselang-seling pada cabang yang tumbuh dari ketiak daun dibagian bawah tajuk. Bentuk helaian daun teh yaitu berbentuk langset dengan tulang daun yang menyirip dan runcing pada bagian ujungnya.

Tepi daun Teh lancip bergerigi. Daun yang muda warnanya lebih terang dan ukurannya lebih lebar daripada daun tua, yaitu sekitar 2,5 sampai dengan 25 cm dan pucuk serta ruas lebih banyak rambutnya. Sedangkan daun tua mempunyai warna hijau kelam dengan permukaan yang lebih licin dibanding daun muda.

Daun Teh mengalai dua fase pertumbuhan, yaitu fase aktif dan fase inaktif. Fase aktif ialah fase pertumbuhan normal atau disebut juga dengan fase peko, sedangkan fase inaktif ialah fase istirahat pertumbuhan tuna.

Akar. Tanaman Teh memiliki perakaran tunggang dengan cabang yang berjumlah hanya sedikit. Tanaman Teh memiliki perakaran yang dangkal dan cukup peka terhadap keadaan fisik tanah. Kemampuan akar untuk menembus tanah yang keras sangat terbatas, sehingga akar akan mengalami perkembangan pada solume tanah hingga kedalaman 23 cm saja.

Pada akar tanaman Teh terdapat lapisan yang menyerupai gabus yang memiliki fungsi untuk mencegah keluar masuknya air dan sebagai tempat menyimpan makanan yang sebagian besar adalah karbohidrat. Karbohidrat yang disimpan dalam akar tersebut memiliki peran penting untuk pertumbuhan pucuk baru setelah dilakukan pemangkasan.

Batang. Tanaman Teh sejatinya memiliki makna batang yang tumbuh lurus dan berjumlah banyak. Akan tetapi, jenis batang tanaman teh berukuran kecil. Jika batang ini tidak dipangkas, maka akan tumbuh membentuk tajuk seperti halnya dengan tanaman cemara.

Bunga. Tanaman Teh memiliki bunga yang termasuk dalam pengertian bunga tunggal yang keluar dari ketiak daun pada cabang-cabang dan ujung batang. Bunga ini memiliki kelopak yang berjumlah sekitar 5-6 helai dengan warna putih dan berbau harum.

Dalam perkembanganya, bunga teh mengikuti tahap pertumbuhan daun dan sebagian besar self steril. Biji yang dihasilkan dari bunga yang mengalami penyerbukan sendiri biasanya tumbuh merana.

Sedangkan, bunga yang sempurna mempunyai putik dengan mahkota 5 sampai dengan 7 buah dan tangkai sari yang panjang. Pada bagian dalam terdapat benang sari kuning yang bersel kembar dan menonjol 2 hingga mencapai 3 mm ke atas.

Buah dan Biji. Definisi buah tanaman Teh masih berwarna hijau bersel tiga dengan dinding yang cukup tebal. Pada awalnya, buah akan tampak mengkilap, tapi semakin tua akan berubah warna menjadi lebih suram dan bertekstur kasar.

Biji teh termasuk pada arti biji yang berkeping dua dengan kotiledon yang ukuranya besar, dan apabila dibelah akan tampak embrio akar dan tunas. Biji tersebut berwarna coklat dan mempunyai tiga ruang, dengan kulit tipis, bentuknya bundar pada satu sisi, dan datar pada sisi yang lain. Jenis Tanaman Teh. Secara garis besarnya tanaman Teh terbagi menjadi dua macam. Yaitu;

Teh China

Teh cina atau yang dikenal dengan Bahasa Latin dengan camellia sinensis adalah tanaman asli Tiongkok dan tumbuh subur dalam suhu dingin dan elevasi tinggi. Biasanya ditanam di lereng gunung dengan menghasilkan rasa yang lebih manis, lebih lembut untuk teh hijau dan teh putih.

Teh Assam

Teh assam atau teh india yang dikenal dengan Bahasa Latin camellia sinensis assamica akan tumbuh subur di wilayah Assam di India Utara. Tanaman ini dianggap lebih tropis daripada varietas Cina-nya, tumbuh lebih besar dan menghasilkan daun lebih besar (karena iklim dengan hujan yang banyak dan suhu hangat). Varietas ini digunakan untuk teh seperti teh hitam, oolong, dan pu-erh.

Manfaat Teh. Adapun untuk manfaat tanaman Teh antara lain:

  • Mengurangi risiko kanker (kanker perut, kanker payudara, kanker kandungan, kanker prostat, kanker rongga mulut)
  • Menurunkan kadar kolesterol darah
  • Mencegah tekanan darah tinggi
  • Membunuh bergama jenis bakteri
  • Menurunkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskuler
  • Mencegah nafas tidak sedap. Selain itu teh juga digunakan untuk berbagai produk kecantikan. (Sumber: https://dosenpertanian.com/tanaman-teh/). Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU, NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2024. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: