Khasiat Daun Sendok Sebagai Hepatoprotektor
Tanggal Posting : Sabtu, 22 Mei 2021 | 07:01
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 325 Kali
Khasiat Daun Sendok Sebagai Hepatoprotektor
Daun Sendok merupakan tumbuhan gulma yang memiliki khasiat sebagai hepatoprotektor.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Daun Sendok memiliki nama latin (Plantago major L.). Khasiat Daun Sendok untuk kesehatan tubuh ternyata sangat banyak, salah satunya adalah sebagai hepatoprotektor.

Daun Sendok merupakan tanaman yang tumbuh tegak 15-20 cm. Daun tunggal warna hijau, duduknya tersusun dalam roset akar. Bentuk daun bulat telur sampai lencet melebar dengan ukuran panjang 5-10 cm, lebar 4-9 cm, tepi daun rata atau bergerigi kasar tidak teratur.

Permukaan daun licin atau agak berambut, bertulang sejajar dan mempunyai tangkai daun yang panjang. Bunga tersusun dalam bulir yang panjangnya sekitar 30 cm. Bunganya kecil-kecil berwarna putih. Buah berbentuk lonjong, bulat telur warnanya hitam. Perbanyakan dengan biji.

Daun Sendok merupakan gulma di perkebunan karet atau teh. atau tumbuh liar di hutan, ladang, tanaman berumput yang agak lembab sampai ketinggian 3300 m diatas permukan laut. Tersebar di Asia dan Eropa.

Daun Sendok memiliki kandungan kimia plantaginin, homoplantiginin, manit, sorbit, heksitol, galaktan, ramnosa, arabinosa, poligalakturonat, glikosida aukubin, katalpol, invertin, emulsin, vitamin C, asam sitrat, tanin.

Menurut uji klinis pada 218 kasus hepatitis dan ikterik akut yang dirawat dengan tumbuhan Plantago segar atau sediaan infusa, angka sembuh mencapai 95,4%. Penelitian yang lain melaporkan pemberian dekokta 60 gram/ hari pada 85 kasus efektivitasnya 98,8%, nafsu makan diperbaiki selama 5-7 hari, penyakit kuning menurun setelah 14 hari, fungsi hepar dapat pulih (96% dari kasus).

Penyiapan dan dosis: Dosis lazim yang direkomendasikan adalah 7,5 gram dilarutkan dalam 240 ml air atau jus yang diberikan secara oral 1 -3 kali sehari tergantung pada respon individual. Dosis yang direkomendasikan untuk anak berumur 6-12 tahun adalah 1/4 dari dosis orang dewasa. (Sumber: Buku “Acuan Sediaan Herbal Volume Ketiga Edisi Pertama”, Badan Pengawas Obat dan Makanan RI., Tahun 2007, Halaman: 59-61). Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2021. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: