Kabar dari Korea Selatan: Berburu Ginseng di Museum Ginseng Terbesar GinWorld di Kota Seoul
Tanggal Posting : Sabtu, 20 Mei 2023 | 11:56
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 2825 Kali
Kabar dari Korea Selatan: Berburu Ginseng di Museum Ginseng Terbesar GinWorld di Kota Seoul
Founder JamuDigital, Karyanto sedang berada di lobby GinWorld- Museum Ginseng Terbesar di Kota Seoul, Korea Selatan, pada Minggu,14 Mei 2023.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Ginseng juseyo....(berikan saya Ginseng)? Tapi harga Ginseng Bissan (mahal). Kamsahamnida Imo, Kamsahamnida Samchon...(Terima kasih)! Ya, harga Ginseng relatif mahal untuk ukuran kantong orang Indonesia.

Minggu pagi (14 Mei 2023), pukul 06.47 waktu Seoul, Korea Selatan, saya berjalan kaki disekitar Golden City Hotel Dongdaemun untuk menikmati sejuknya musim semi di Kota Seoul.

Geriap kehidupan warga Seoul pagi itu mulai nampak- kendati jalan Cheonho-daero masih sepi dari lalu lalang mobil-mobil mewah- yang sebagian besar adalah produk dalam negeri Korea Selatan, yaitu: Hyundai, KIA, Genesis, SsangYong, Daewoo, Renault Samsung!

Sedikit sekali mobil Eropa yang menyusuri jalan-jalan di Seoul, dan bahkan tidak ada mobil buatan Jepang yang beredar di Seoul!

Di Indonesia yang sering kita lihat adalah mobil Hyundai dan KIA! Model mobil-mobil produk Seoul tidak kalah mewah dengan mobil Eropa loh..!

Berikut ini, reportase Founder JamuDigital, Karyanto saat berada di Seoul, Korea Selatan pada 11- 17 Mei 2023!

Selama di Seoul, saya bermalam di Golden City Hotel Dongdaemun- Hotel Bintang 3 yang berada di: 377 Cheonho-daero, Jangan-dong, Dongdaemun-gu, Seoul, Korea Selatan. Salah satu program yang menarik bagi saya adalah saat berburu ginseng di Museum Ginseng Tersbesar di Seoul yang berada di GinWorld- ditempuh kurang dari satu jam dengan bus dari Golden City Hotel.

Bulan Mei adalah musim semi di Korea, udara di Seoul sangat nyaman untuk ukuran orang Indonesia. Kendati di siang hari matahari panas ’menyala’- angin yang menerpa sejuk seperti berada di ruangan ber-AC!

Hari itu, Minggu, 14 Mei 2023 salah satu tujuan destinasi yang akan dikunjungi adalah Museum Ginseng Terbesar di Seoul yang berada di GinWorld.

Museum Ginseng Korea ini, memamerkan asal-usul, sejarah, budidaya, dan lain-lain ginseng Korea yang terletak di Gedung Cheongha, Jongno-gu.

Pengunjung diberikan pemahaman yang lumayan mendalam tentang kebanggaan orang Korea terhadap produk Ginseng untuk menjaga kesehatan warga Korea.  

Dipamerankan pula infografis sejarah, tradisi, budidaya, dan fungsi Ginseng Korea dan produk Ginseng Korea terbaik.

Dipandu oleh Staf GinWorld yang warga negara Indonesia- yang fasih berbahasa Indonesia, maka penjelasan sejarah Ginseng, manfaat dan informasi produk Ginseng dipaparkan dengan jelas.

Selama di Seoul saya berburu aneka sediaan Ginseng (dalam bentuk serbuk, jely, permen, teh, aneka produk kosmetika)- diberbagai outlet.

Lobby GinWorld SeoulKeterangan Foto: Founder JamuDigital, Karyanto foto di lobby Gedung GinWorld- Museum Ginseng Terbesar di Seoul yang megah menyajikan aneka infogarfis tentang Ginseng dan keunggulannya! 

  • Berita Terkait, Reportase Founder JamuDigital, Karyanto dari manca negara: Klik Disini

Tentang GinWorld, Simbol Kualitas Ginseng Terbaik

GinWorld- Dunia Gin dimaksukan produksi ginseng terpilih, simbol produk Ginseng Korea berkualitas terbaik. Dipilih dari tanaman Ginseng yang berusia 6 tahun, diproses dengan teknologi canggih. Ginseng Korea (Panax ginseng) memiliki senyawa aktif yang dinamakan ginsenosides.

Manfaat Ginseng untuk kesehatan:

  • Meningkatkan energi dan stamina
  • Mengatur dan meningkatkan sirkulasi darah
  • Menenangkan saraf dan pikiran
  • Meningkatkan kesehatan paru-paru dan sistem pernapasan
  • Memperkuat sistem pencernaan
  • Detoksifikasi

Seakilas Tentang Ginseng Korea

Dikategorikan sesuai dengan lingkungan budi-daya. Ginseng yang dibudidayakan sebagian besar berbentuk seperti sosok manusia.

Ginseng liar yang dibudidayakan. Biji ginseng liar tersebar di gunung. Tumbuh secara alami di alam bebas tanpa pengaruh manusia.

Metode pemrosesan:

  • Ginseng segar: Ginseng mentah berumur 4-6 tahun dengan kandungan air yang tinggi.
  • Ginseng putih
  • Kulit ginseng segar berumur 4~6 tahun dikupas dan dikeringkan di bawah sinar matahari alami.
  • Ginseng merah: Diproduksi dengan mengukus berulang-ulang dan mengeringkan ginseng segar.
  • Taeguk ginseng: Ginseng segar direndam dalam air bersuhu tinggi sebelum dikeringkan.
  • Ginseng hitam: Diproduksi dengan mengukus dan mengeringkan ginseng segar sebanyak 9 kali.
  • Ginseng melengkung: Akar ginseng segar melengkung dan dikeringkan.

Dikategorikan sesuai dengan lokasi geografis:

  • Ginseng Korea: Ginseng dibudidayakan di semenanjung Korea.
  • Ginseng Amerika: Ginseng dibudidayakan di Amerika dan Kanada.
  • Notoginseng: Ginseng dibudidayakan di Yunnan dan Guangxi, China.
  • Ginseng Jepang: Ginseng dibudidayakan di Jepang.

Produk Ginseng di Outlet Seoul

Keterangan Foto: Founder JamuDigital, Karyanto berfoto didepan outlet produk Ginseng di Toko Aneka Souvenir di Seoul, Korea Selatan.

Sejarah Ginseng dan Penyebaran ke Pasar Dunia

Lao Zi menyebarkan nilai pengobatan dari Ginseng Korea. Khasiat ginseng Korea pertama kali tercatat di buku pegangan "Ji Jiu Zhang". Kata "Sam" pertama kali dicatat di buku pegangan "Ji Jiu Zhang". Ginseng Korea pertama kali dicatat di bawah artikel pengobatan di buku pegangan Zhang Zhong Jing "Shang Han Lun".

Ginseng Korea diklasifikasikan sebagai ramuan premium dalam kategori kelas atas dalam buku pegangan Tao Hongjing (Shennong Ben Cao Jing - Ming Yi Bie Lu). "Jie Yao Ben Cao" mencatat bahwa ginseng Korea berbentuk seperti sosok manusia.

Nama "Goryeo ginseng" berasal dari masa budidaya ginseng gunung dan Jangnoesam. Penampilan paling awal dari ginseng Korea dalam aksara barat adalah "The Travels of Marco Polo" oleh Marco Polo.

Ginseng Korea tercatat dalam buku pegangan Li Shi Zhen "Compendium of Materia Medica" pada tahun 1567. Ginseng Korea termasuk dalam lebih dari sepertiga resep yang tercatat dalam "Dong Yi Bao Jian". Ginseng Korea diperkenalkan ke negara-negara barat oleh utusan Belanda, seperti yang tercatat di "The Journal of Joseon".

Jepang mencoba membudidayakan ginseng namun gagal karena kondisi tanah yang tidak cocok. Pada dinasti Qing, meskipun para pedagang Beijing memboikot pembelian ginseng Korea karena harganya yang mahal, para pedagang Korea, masih bisa menjual ginseng Korea dengan harga yang meroket kepada mereka dengan taktik bisnis. C. A. Meyer (Rusia) menerbitkan "Panax Ginseng". Ginseng Korea awalnya dikenal sebagai Panax ginseng var. ginseng, dan kemudian diubah menjadi "Panax ginseng C. A. Meyer".

Pada tahun 1901, Amerika juga mulai membudidayakan ginseng Amerika. Pembentukan "kebijakan transaksi ginseng merah" baru dan penghapusan undang-undang lama. Untuk melarang pembuatan dan penjualan publik ginseng merah, pemerintah mengambil alih pabrik dan memberi label semua produk sebagai Jeonggwanjang. (Sumber:  http://www.ginworld.co.kr).

Aneka Sediaan Ginseng di Seoul

Keterangan Foto: Produk aneka sediaan Ginseng yang dibeli oleh Founder JamuDigital, Karyanto selama berada di Seoul, Korea Selatan.

Ginseng juseyo....(berikan saya Ginseng)? Tapi harga Ginseng Bissan (mahal). Kamsahamnida (Terima kasih)!

Liputan Karyanto, Founder JamuDigital dari Seoul, Korea Selatan (11-17 Mei 2023)


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU, NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2024. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: