Asam Jawa Secara Empiris Digunakan untuk Diet
Tanggal Posting : Rabu, 28 Juli 2021 | 09:45
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 205 Kali
Asam Jawa Secara Empiris Digunakan untuk Diet
Simak yuks manfaat Asam Jawa yang secara empiris telah digunakan antara lain untuk diet .

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Di Indonesia, Asam Jawa sudah tidak asing lagi dalam menu olahan sayur asem yang melegenda. Rasa asamnya menjadikan buah berwarna coklat tersebut sebagai bahan pelengkap masakan tradisional, olahan saus, camilan, dan bahkan minuman penyegar dahaga. 

Tapi, tahukah Anda bahwa buah yang juga disebut Tamarindi Indicae ini dapat membantu diet dan menurunkan berat badan karena kandungan asamnya? Di beberapa daerah Asam Jawa dikenal dengan cumalagi, tangkal asem, wit asem, acem, celagi, cilagi, mage, naange, tobi, kenefo, kiu, sukaer, au moli.

Asam Jawa merupakan habitus berupa pohon dengan tinggi ±25 m. Batang tegak bulat, berkayu, warnanya cokelat muda, percabangan simpodial, permukaan batang banyak lentisel. Daun majemuk tunggal berhadapan, bentuknya lonjong dengan panjang 1-2,5 cm, lebarnya 0,5-1 cm. 

Tepi daun rata, ujungnya tumpul dan pangkal membulat, pertulangan menyirip, halus, berwarna hijau, panjang tangkai daun ±0,2 cm, warnanya hijau. Bunga majemuk berbentuk tandan, terdapat di ketiak daun, panjang tangkai ±0,6 cm, warnanya kuning, kelopak bunga berbentuk tabung, warnanya hijau kecoklatan. 

Benang sari berjumlah banyak, berwarna putih, putik berwarna putih, mahkota bunga kecil, berwarna kuning. Buah berbentuk polong dengan panjang ±10 cm dan lebar ±2 cm, warnanya hijau kecokelatan. Bentuk biji kotak pipih, berwarna cokelat. Akar tunggang, berwarna cokelat kotor.

Daging buah Asam Jawa mengandung gula sederhana, asam pipekolat, asam sitrat, asam nikotinat, asam malat-1, asam malat, asam laktat, asam tartrat, viteksin, isoviteksin, orientin, isoorientin, vitamin B3, minyak atsiri (geranial, geraniol, limonen), sinamat, serin, |3-alanin, pektin, pralin, fenilalanin, leusin, kalium dan lipid, senyawa aromatik: pirazin dan thiazol.

Secara efek farmakologi, ekstrak air daging buah asam jawa diuji aktivitas hipolipemik dan penurunan berat badan pada tikus galur Sprague-Dawley yang diberi diet tinggi lemak. Tikus diberi baik makanan normal atau tinggi lemak selama 10 minggu untuk induksi obesitas. 

Kemudian diberi perlakuan dengan plasebo atau ekstrak daging buah asam jawa dosis 5, 25, 50 atau chitosan 300 mg/kg BB secara peroral selama 10 minggu. Perlakuan dengan ekstrakdaging buah asam jawa menurunkan level total kolesterol plasma, low-density lipoprotein (LDL), trigliserida, serta meningkatkan high density lipoprotein (HDL) seiring dengan penurunan berat badan tikus.

Penyiapan dan Dosis: 4-8 g daging buah Asam Jawa per hari. Direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit, didinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum 2 kali sehari pagi dan sore. (Sumber: Buku “Acuan Sediaan Herbal Volume Ketujuh Edisi Pertama”, Badan Pengawas Obat dan Makanan RI., Tahun 2012, Halaman: 56-58). Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2021. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: