Panas Dalam Hilang dengan Alang-Alang
Tanggal Posting : Jumat, 16 April 2021 | 07:52
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 240 Kali
Panas Dalam Hilang dengan Alang-Alang
Mau tahu cara menghilangkan panas dalam? Simak artikel dibawah ini.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Khasiat Alang-Alang yang paling populer mungkin adalah sebagai obat untuk meredakan panas dalam. Alang-Alang memiliki kandungan yang bersifat antipiretik, sehingga berkhasiat untuk menurunkan panas dalam.

Alang-Alang (Imperata cylindrica L) dibeberapa daerah dikenal dengan rih (Batak), alalang (Minangkabau), neleleng laku (Aceh), ki eurih (Sunda), lalang (Madura), ambengan (Bali), re (Sasak), atindalo (Bima), witu (Sumba), kalepip (Papua).

Alang-Alang dikenal sebagai gulma pada alahan pertanian. Tanaman ini termasuk keluarga rumput-rumputan (Poaceae), berupa terna berhabitus rumput, merayap, tinggi mencapai 150 cm.

Batang sejati berupa rimpang merayap di bawah tanah, beruas-ruas, batang semu sebagian besar berwarna ungu, batang tegak merupakan pembentuk bunga di ujung, beberapa ruas buluh yang panjang, pangkal batang tegak dengan ruas-ruas yang rapat.

Daun tunggal, lengkap, letak tersebar. Pelepah daun membentuk batang semu, pelepah bagian pangkal seperti kulit, berambut halus. Bunga majemuk tersusun dalam bulir, bulir-bulir terkumpul dalam susunan malai, putih kekuningan atau ungu. Buah padi, biji bentuk elips memanjang, rata-rata 1 mm.

Untuk budidaya dapat dilakukan dengan mudah dan cepat berkembang biak dengan biji yang diterbangkan angin atau dapat juga dengan sisa potongan rimpang yang masih tertinggal dalam tanah. Tumbuhan ini tidak memerlukan persyaratan dan cara pemeliharaan khusus.

Pada tanah dan iklim yang kurang baik, tumbuhan dapat berkembang biak sendiri. Tumbuhan ini sangat menyukai tempat yang terbuka sampai tempat yang agak kenaungan, di tempat yang sangat teduh tidak tumbuh dengan baik dan akhirnya mati.

Rimpang Alang-Alang mengandung senyawa golongan triterpenoid, saponin, tanin, sitosterol, stigmasterol, sakarosa, asam kafeat, vanilat, p kumarat, droksibenzoat dan ferulat. Sedangkan daunnya mengandung polifenol. Akar Alang-Alang mengandung asam vanilat, asam fenolat, asam p-kumarat ferulat dan asam-asam p-hidroksi benzoate dalam bentuk bebas dan asamkafeat dalam bentuk ester.

Cara pembuatan/penggunaan: 3 x 10 g herba/hari. Bahan direbus dengan 2 gelas air sampai menjadi 1 gelas, dinginkan, saring, dan diminum sekaligus.  (Sumber: Formularium Ramuan Obat Tradisional Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Halaman 29-30). Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL, MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2021. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: