![]() |
| Daun Sembung merupakan tanaman perdu yang memiliki manfaat sebagai antioksidan. |
JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Siapa sangka jika Daun Sembung (Blumea balsamifera) memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah sebagai antioksidan.
Daun Sembung (Blumea balsamifera) dibeberapa tempat dikenal dengan sembung, capa, capo, (Jawa), sembung, sembung utan (Sunda), sembung, sembung legi, sembung gantung, sembung gula, sembung kuwak, sembung iningsa, sembung langu, sembung lelet (Jawa), kamandhin (Madura), sembung (Bali).
Daun Sembung merupakan perdu tumbuh tegak, tingginya sampai 4 m. Tiap bagian dari tanaman ini bila diremas berbau kamfer. Daun yang letaknya di bawah bertangkai, sedangkan daun yang letaknya paling atas berupa daun duduk.
Bentuk daun bundar telur sampai lonjong, pada bagian pangkal daun ujungnya lancip. Tepinya bergerigi, panjang 8-40 cm, lebar 2-20 cm. Terdapat 2 -3 daun tambahan pada pangkal daunnya. Permukaan bagian bawahnya berbulu rapat dan halus seperti beludru dan bagian atasnya agak kasar.
Perbungaan berupa malai, keluar di ujung cabang. Bentuknya lancip menyerupai susut, berbulu halus seperti beludru, lebarnya sampai 50 cm. Bonggolnya banyak, panjang tiap bonggol 7-8 mm, bunga cawan terdapat 8-25 bunga. Panjang tabung bunga 5-7 mm, tak berbulu.
- Berita Terkait: Daun Sembung Turunkan Berat Badan
- Berita Terkait: Diabetadex Obat Herbal Teruji Klinis Sebagai Insulin Sensitizer
- Berita Terkait: Format Era Jamu 4.0
Buah longkah, sedikit melengkung, bersudut, berusuk 5-10 yang tak jelas, panjangnya 1 mm. Terdapat bulu-bulu pendek, tipis, warnanya putih. Simplisia Daun Sembung memiliki kadar minyak atsiri tidak kurang dari 0,19% b/v. Bau dan rasa mirip kamfer, agak pahit. Daun tunggal, bertangkai, pada tangkai daun terdapat beberapa pasang daun kecil berbentuk lidah tombak.
Daun Sembung memiliki kandungan kimia diantaranya: Minyak atsiri (sineol, bomeol, limonen), asam miristat, asam palmitat, tanin, flavonoid (dihidrokuersetin-4’-metil eter dan dihidrokuersetin-7,4’-dimetil eter).
Secara efek farmakologi, ekstrak metanol, fraksi etil asetat, dan butanol Daun Sembung mempunyai kemampuan meredam radikal bebas 1,1 -difenil-2-pikrilhidrazil (DPPH) pada konsentrasi 1; 0,5 dan 0,1 mg/mL. Pada konsentrasi lmg/mL, fraksi butanol dapat meredam 95,77% radikal DPPH, sedangkan vitamin C pada konsentrasi yang sama memberikan hambatan sebesar 96,64%.
Penyiapan dan Dosis: Sebanyak 10 g daun segar direbus dengan satu gelas air kemudian disaring (untuk satu kali penyajian). Diminum sehari dua kali sama banyak. (Sumber: Buku “Acuan Sediaan Herbal Volume Empat Edisi Pertama”, Badan Pengawas Obat dan Makanan RI., Tahun 2008, Halaman: 64-65). Redaksi JamuDigital.Com









