Mahasiswa KSM Unisma Malang Dorong Daya Saing Jamu Tradisional
Tanggal Posting : Sabtu, 4 September 2021 | 07:36
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 467 Kali
Mahasiswa KSM Unisma Malang Dorong Daya Saing Jamu Tradisional
Mahasiswa KSM Tematik Unisma melakukan pendampingan pemasaran online pada pelaku UMKM jamu tradisional di Desa Sumurgeneng Kabupaten Tuban.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Mahasiswa KSM Tematik Unisma Malang melaksanakan program kerja di Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Kelompok 72 dan 80 KSM Tematik fokus pada pengusaha UMKM yang terdampak pandemi. Di Desa Sumurgeneng, banyak warga yang memiliki usaha jamu tradisional.  

Pendapatan UMKM jamu tradisional di desa ini merosot tajam dalam 5 bulan terakhir, meski jamu herbal saat ini sangat digandrungi oleh masyarakat karena berpotensi meningkatkan sistem imun selama masa pandemi COVID-19. Salah satu faktor penyebab kemerosotan ini adalah tidak adanya inovasi maupun keahlian yang mumpuni dalam pemasaran produk jamu tradisional.

Mahasiswa Unisma membantu UMKM untuk membangkitkan kembali pendapatan melalui pendampingan pemasaran secara daring (online). Salah satu usaha jamu tradisional yang menarik perhatian mahasiswa adalah produksi jamu kunyit asam milik Rodliyah.

Ia mengaku omset yang didapatkan Rodliyah dari pemasaran secara konvensional tidak bisa mencapai target yang membuat perputaran modal terhambat. Mahasiswa mengakarjan pada pelaku usaha untuk memasarkan secara online melalui media sosial, seperti Facebook dan Instagram.

Pemasaran melalui media sosial ini dianggap lebih sesuai dengan gaya hidup masyarakat saat ini yang tidak dapat lepas dari gawai dan lebih memiliki peluang menjangkau target pasar yang lebih luas. Dengan adanya pemasaran secara daring ini, mahasiswa memiliki ekspektasi agar produk jamu kunyit asam milik Rodliyah bisa lebih dikenal masyarakat.

Selain pendampingan pemasaran secara daring, mahasiswa juga membantu dalam pemasaran secara konvensional dengan menawarkan produk jamu kunyit asam untuk dititipkan di beberapa warung kecil yang ada di sekitar Pasar Jenu. Penyebaran pamflet promosi juga dilakukan dengan desain pamflet karya mahasiswa untuk menggenjot pemasaran produk jamu.

Mahasiswa Unisma Malang berharap dengan bantuan pendampingan langkah-langkah pemasaran ini dapat membantu produk jamu kunyit asam Rodliyah untuk lebih berdaya saing, sehingga omset yang didapat dapat mencapai bahkan melebihi target. (Sumber Berita: https://www.timesindonesia.co.id/read/news/367573/mahasiswa-ksm-unisma-malang-dorong-daya-saing-jamu-tradisional). Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2022. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: