![]() |
| Mari kita meramu ramuan tradisional dari bahan alam tanaman Beluntas. |
JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Khasiat Tanaman Beluntas untuk kesehatan sudah dikenal sejak ratusan tahun silam. Berkat kandungan berbagai bahan aktif di dalamnya, tanaman Beluntas telah banyak digunakan sebagai obat tradisional salah satunya sebagai antiinflamasi.
Beluntas (Plucheae Indicae Radix) dibeberapa tempat dikenal dengan beluntas (Sumatera), baluntas, luntas (Jawa), baruntas (Sunda), Lenaboui (Nusatenggara), lamutasa (Makasar), lenabou (Timor). Beluntas tumbuh di Indonesia, India sampai Cina Selatan, Thailand, Malaysia, Filipina, Australia dan Kepulauan Pasifik (termasuk Hawai).
Tumbuh liar di sepanjang pantai dan sungai atau rawa-rawa, tanah liat atau keras berbatu, cukup cahaya matahari atau sedikit ternaungi. Tumbuh hingga ketinggian 1000 mdpl. Beluntas merupakan tanaman berhabitus perdu, langsing, tegak, dengan banyak cabang, tinggi 1-3 m. Ranting berbentuk tabung, bertulang/ berusuk halus, berbulu lembut dan rimbun, berwarna coklat tua.
- Berita Terkait: Beluntas Daun Peghilang Bau Badan
- Berita Terkait: OMAI HerbaPAIN Pilihan Tepat Meredakan Nyeri Otot Usai Olahraga
- Berita Terkait: Bisnis Jamu Tingkatkan Kesejahteraan
Daun tunggal berwarna hijau muda sampai hijau, tangkai pendek sampai hampir menempel pada cabang, letak berseling, bentuk bulat telur sungsang sampai jorong dengan ukuran 2,5-8 cm x 1-5 cm, pangkal tumpul, ujung meruncing, tepi bergerigi, dengan kelenjar yang kurang jelas di kedua permukaan, berbau harum ketika dihancurkan; tidak ada daun penumpu.
Bunga majemuk warna putih kekuningan, bentuk malai rata; mahkota lepas; putik bentuk jarum dengan panjang + 6 mm, warna hitam kecoklatan, kepala sari ungu, kepala putik dua berwarna putih. Buah kecil, keras, berwarna coklat; biji kecil, berwarna coklat keputih-putihan.
Batang berambut halus, berkayu, bulat, tegak, bercabang, masih muda ungu setelah tua putih kotor. Kandungan kimia akar Beluntas mengandung isolat 4M: araxasterol asetat, alkaloid, flavonoid, tanin, minyak atsiri, asam klorogenat, natrium, kalium, aluminium, kalsium, magnesium, danfosfor>5.
Penyiapan dan Dosis: Daun atau akar Beluntas segar 10-15 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Saring, lalu minum 2 kali sehari masing-masing Vi gelas.Untuk pemakaian luar, dilumatkan lalu dibalurkan pada bagian yang sakit (pegal limu, skabies, kudis dan borok). (Sumber: Buku “Acuan Sediaan Herbal Volume Keenam Edisi Pertama”, Badan Pengawas Obat dan Makanan RI., Tahun 2011, Halaman: 87-88). Redaksi JamuDigital.Com









