Kemkes dan BPJS Kesehatan Harus Dukung OMAI
Tanggal Posting : Selasa, 23 Maret 2021 | 19:07
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 178 Kali
Kemkes dan BPJS Kesehatan Harus Dukung OMAI
DPR berharap, agar OMAI- produk Indonesia yang prosesnya sudah diuji efektivitasnya dapat digunakan dalam JKN- Jaminan Kesehatan Nasional.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Penggunaan produk dalam negeri dengan TKDN 100%, apalagi memiliki nilai inovasi harus diberikan ’karpet merah’ untuk penggunaannya di dalam negeri dan potensinya untuk di ekspor. Semua pihak harus mendukung hal ini, apalagi Presiden RI., Joko Widodo sudah seringkali menegaskan hal ini.

Pemberian ’karpet merah’- dalam bentuk kemudahan dan percepatan perijinan, kemudian dimasukkan dalam e-Katalog LKPP harus dijadikan semangat bersama dari para pihak yang terkait. Demikian suara-suara dari para wakil rakyat yang berada di Komis IX DPR RI. saat rapat dengar pendapat dengan pihak-pihak terkait.  

Komisi IX DPR RI. mendesak Kementerian Kesehatan, agar melakukan percepatan proses review Formularium Nasional (Fornas) termasuk Fornas OMAI-Obat Modern Asli Indonesia untuk digunakan pada program JKN.

Demikian antara lain, Kesimpulan Rapat Dengar Pendapat Komisi IX DPR RI. dengan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan, Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kementerian Kesehatan dan Rapar Dengar Pendapat Umum dengan Pengurus Komite Formularium Nasional (Fornas), Pengurus GP. Farmasi Indonesia, Pengurus IPMG, Pengurus Gakeslab, pada Senin, 22 Maret 2021.

Untuk menggali lebih dalam tentang OMAI yang harus dapat segera masuk Fornas Herbal, berikut ini wawancara khusus Redaksi JamuDigital.Com dengan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI., Emanuel Melkiades Laka Lena, pada Selasa, 23 Maret 2021:

"Kami meminta kepada Kementerian Kesehatan dan juga BPJS Kesehatan untuk mendukung apa yang sudah menjadi hasil kolaborasi dari para peneliti,  petani dan juga para pihak yang selama ini sudah membuat OMAI.

Dan betul-betul sudah dimasukan kedalam pelayanan di JKN. Melalui proses semacam tentunya, kami berharap agar seluruh Obat Modern Asli Indonesia  hasil dari produk Indonesia benar-benar sesuai proses yang berlaku sudah diuji efektivitasnya dapat dipakai dan digunakan dalam JKN.

Dan betul-betul didorong, agar dokter dan tenaga kesehatan yang lain juga ikut serta. Dan untuk para masyarakat yang menggunakan BPJS Kesehatan, agar betul-betul dapat didorong untuk menggunakan OMAI ini dalam berbagai jenis pelayanan kesehatan dan berbagai jenis penyakit yang sudah ada obatnya.

Fornas Herbal kemarin juga kami berdiskusi baik di dalam rapat dan di luar rapat ya..., memang juga Prof. Riyanto dan teman-teman di Fornas obat selalu bersungguh-sungguh menilai dan mengecek  berbagai macam jenis obat modern Indonesia yang sudah memenuhi kriteria yang dapat masuk JKN.

Dan memang menurut Prof. Riyanto bahwa mereka dari Fornas Obat dan yang akan merekomendasikan obat itu benar-benar sudah teruji dan aman berkhasiat.

Jika digunakan secara optimal bagi kita semua. Dan kami turut mendorong agar, pengerjaan ini dibuat secara periode dari waktu ke waktu, agar apabila sudah ada obat yang cocok itu dapat segera dipakai oleh masyarakat dalam pelayanan kesehatan. Dan Fornas ini, dapat memberikan persetujuan dalam pengunaan obat ini.

Kami juga mendorong agar OMAI selain menjadi tuan rumah dinegeri sendiri, OMAI juga sebagai produk kita ya... Dan juga ini juga masuk dalam pasaran obat nasional dan global.

Kami juga mendorong, agar OMAI juga dapat dipakai diberbagai macam pelayanan kesehatan yang ada di beberapa, khususnya negara-negara dekat kita seperti ASEAN dan Asia Pasifik ataupun Asia dan juga benua lain.

Yang memiliki hubungan perdagangan dengan kita dan juga kita dapat melihat proses kerjasama internasional dalam skema yang baik. Di mana kita dapat menerima produknya seperti apa dan produk-produk farmasi Indonesia yang seperti OMAI ini yang dipakai oleh sahabat-sahabat kita diluar negeri." Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL, MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2021. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: