Keluhan Utama Pasien Ortopedi
Tanggal Posting : Rabu, 9 September 2020 | 10:41
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 264 Kali
Keluhan Utama Pasien Ortopedi
Dr. dr. Pamudji Utomo, Sp.OT(K), Direktur Utama RS. Ortopedi Soeharso Surakarta pada seminar online Peluang Herbal Asli Indonesia untuk Pengobatan Sendi Tulang dan Otot.

JamuDigital.Com-PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Keluhan utama pasien-pasien ortopedi adalah: nyeri, bengkak, kesemutan, panas, keterbatasan gerak karena nyeri. Bagaimana peluang herbal asli Indonesia untuk pengobatan dan perawatan sendi tulang dan otot (ortopedi)?

Dr. dr. Pamudji Utomo, Sp.OT(K), Direktur Utama RS. Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta memaparkannya pada seminar online "Peluang Herbal Asli Indonesia untuk Membantu Pengobatan Sendi Tulang dan Otot", yang diselenggarakan oleh RS. Ortopedi Soeharso, pada Selasa, 8 September 2020.

Narasumber lainnya yang tampil adalah: dr. Wiendra Waworuntu, M.Kes, Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisional Kemenkes RI., Akhmad Saikhu, SKM, MSc.PH, Kepala B2P2TOOT, Bambang Yunianto, SKM, M.Kes, Dosen Jurusan Jamu Poltekkes Kemenkes Surakarta. Sebagai moderator: dr. B. Dwi Yulianto, M.Pd.

Berita Terkait: Yankestrad Optimalkan Herbal Indonesia 

Mengawali presentasinya, Doktor Pamudji Utomo memaparkan latar belakang, yaitu Himbauan Kementerian Kesehatan untuk menggunakan herbal Asli Indonesia sebagai obat di Indonesia.

Himbauan Menteri Kesehatan waktu kunjungan ke Surakarta pada Juli 2020 untuk menggunakan Tradisional Indonesian Medicine.

"Tiongkok sudah menggunakan pengobatan Tradisional Chinese Medicine (TCM) sebagai pengobatan yang mempunyai nilai sama dengan obat dari barat (Western Medicine). Kasus-kasus di bidang Ortopedi, apakah ada herbal Asli Indonesia yang memungkinkan pendukung (adjuvant) terapi," jelasnya

Dia menambahkan bahwa secara tradisional sudah digunakan, namun belum ada kajian Ilmiah yang sesuai (sangkal putung, tukang pijat), hanya menggunakan testimoni saja. Diperlukan kajian Ilmiah untuk mendukung herbal Asli Indonesia sebagai pengobatan yang dapat dipercaya, tambahnya.

Knee Normal

Osteoarthritis Lutut

Menurut Doktor Pamudji Utomo, kasus-kasus di bidang ortopedi ini luas sekali. Jadi selain trauma, patah tulang, dislokasi, juga ada infeksi, juga ada tumor, gangguan metabolisme, gangguan saraf atau organ-organ ektremitas, organ-organ gerak tertentu, tulang belakang dan juga ektremitas atas.

Sebenarnya obat herbal asli ini sudah digunakan sejak lama, sejak nenek moyang kita, namun memang belum ada kajian ilmiahnya. Ini hanya digunakan oleh tukang pijat atau sangkal putung dan kajiannya itu hanya berupa testimoni saja. Tentu testimoni ini tidak memiliki kajian ilmiah.

Sehingga ini diperlukan riset, supaya ada kepercayaan pada masyarakat dan memang dapat dipertanggung-jawabkan. Maka diperlukan satu penelitian-penelitian yang lebih lanjut untuk mendukung herbal ini sebagai salah satu bahan pengobatan.

Keluhan-keluhan pasien di ortopedi itu sebenarnya tidak terlepas dari lima keluhan ini, yaitu: nyeri, bengkak, kesemutan, panas, keterbatasan gerak karena nyeri. "Nah keluhan-keluhan ini yang membuat pasien datang ke ortopedi. Baik ke dokter ortopedi, klinik ortopedi dan klinik tradisional," tegasnya.

Pada kesempatan ini saya akan memberikan dua gambaran kasus ortopedi yang sering sekali bapak-ibu keluhkan, yaitu: Osteoarthritis Lutut dan Low Back Pain (Nyeri Punggung Bawah). Ini yang banyak sekali dikeluhkan oleh para pasien.

Jadi kalau kita lihat ada Normal knee dan Osteoarthritis (lihat gambar di bawah).  Disebelah kiri itu adalah yang normal. Kemudian kalau terjadi pembengkakan itu- yang disebelah kanan itu- sudah mulai bengkak. Kemudian ada ligamen, nah ini sudah terjadi pembengkakan. Ini yang sering kali terjadi pada Osteoarthritis lutut atau yang sekarang ini sering disebut pengapuran.

Ini adalah gradasi pada pengapuran atau Osteoarthritis pada sendi lutut. Pada kodisi G1, ini kira-kira Cartilage, permukaan sendi yang berwarna putih mengkilat itu kira-kira sudah mulai ada disruption atau kerusakan. Warnanya mungkin berubah sekitar kurang lebih 10%. Kalau di G2, ini banyak lagi kerusakan, mungkin sudah sebagian lebih dari 40%. Kemudian mulai ada penyempitan di antara tulang paha dan tulang kering.

Kemudian Meniscus (tulang rawan pada lutut) ini menipis. Kalau G3 kerusakan dari Cartilage lebih banyak lagi. Mungkin sudah meliputi dibagian luar dan bagian dalam. Kalau kerusakan disini biasanya perubahan bentuknya menjadi O, kalau kerusakannya di sebelah luar ini menjadi X.

Perubahan bentuk itu menunjukan adanya tingkatan dari gradasi Osteoarthritis. Kemudian juga penyempitan, lebih sempit lagi space antara persendian tersebut. Kemudian sudah mulai terjadinya pertumbuhan tulang yang tidak pada tempatnya.

Dan juga kalau sudah pada G4, ini sudah melekat antara jarak sendinya. Kemudian Cartilage- lapisan permukaan sendinya sudah rusak kedua-duanya atau salah satu rusak, tetapi ada erosi didalam. Kemudian ada pertumbuhan tulang diluar dari persendiaan tersebut.

Peran Herbal Indonesia

Bagaimana peranan obat herbal asli Indonesia ini? Ini sebenarnya masih dapat pada G1, G2, atau pada G normal untuk menjaga kesehatan. Yaitu dengan patofisiologi obat herbal itu biasanya adalah memperbaiki peredaran darah, kemudian mengurangi peradangan disitu.

Tetapi ketika sudah G3, G4- ini harus sudah tindakan operasi. Herbal masih boleh atau masih memungkinkan, apabila orang itu menolak dilakukan Ttndakan kedokteran. Namun juga harus diingat, apakah efek samping yang terjadi. Sementara ini, memang kita belum mengarah kearah kesana, efek samping apa yang ada.

Osteoarthritis atau pengapuran menimbulkan rasa nyeri. Biasanya faktor-faktor yang mempengaruhi tentu umurnya lebih dari 40 tahun. Kemungkinan tulangnya sudah mulai degenerasi.

Kemudian juga genetik, ini juga mempengaruhi pada ras kulit putih- memang lebih sering terjadi Osteoarthritis. Kemudian keturunan, misalnya orang tuanya punya sakit pengapuran itu bisa saja anaknya memiliki predisposition yang sama.

Kemudian karena faktor sistemik. Seperti karena kegemukan. Kemudian jadi biomekanisme persendian tersebut dapat karena trauma atau jatuh. Kemudian overload adalah obesitas- hampir mirip termasuk, misalnya mengangkat barang berat.

dr. Wiendra Waworuntu menyebutkan pemanfaatan ramuan untuk tulang dan sendi. Untuk sediaan segar. Ramuan untuk mengatasi terkilir: Rimpang Kencur, Lengkuas. Ramuan untuk mengatasi Encok/Pegal Linu: Kunyit, Lengkuas, Kencur, Jahe, Sambiloto. Sediaan jadi: OHT dan FF untuk mengurangi nyeri sendi. Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2020. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: