Eksistensi Desa Wisata Jamu Kiringan
Tanggal Posting : Selasa, 22 Juni 2021 | 10:07
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 368 Kali
Eksistensi Desa Wisata Jamu Kiringan
Desa Kiringan merupakan sentra jamu gendong yang memiliki 130 orang produsen jamu yang didominasi kaum perempuan.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Berbagai upaya dilakukan oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul untuk memastikan eksistensi Desa Wisata Jamu Gendong Kiringan, Kelurahan Canden, Kapanewon Jetis, Bantul. Salah satunya adalah dengan mengenalkan sentra jamu Kiringan melalui kegiatan pemotretan, Sabtu, 19 Juni 2021.

Kasi Promosi Dispar Bantul, Markus Purnomo Adi mengatakan, kegiatan pemotretan yang melibatkan belasan fotografer ini adalah salah satu upaya promosi terhadap keberadaan Desa Wisata Jamu Gendong Kiringan. Diharapkan melalui pemotretan ini, masyarakat akan mengetahui mengenai aktivitas dan keunikan dari Desa Wisata Kiringan.

“Apalagi saat ini situasi pandemi. Kami ingin agar masyarakat yang belum bisa berkunjung tetap bisa menikmati dengan media foto," katanya, Sabtu, 19 Juni 2021.

Pengelola Sentra Desa Wisata Jamu Kiringan, M. Sutrisno mengatakan, di Desa Wisata Kiringan, ada 130 orang produsen jamu yang didominasi kaum perempuan. Setiap hari, mereka memproduksi jamu berbahan empon-empon dan rempah-rempah, menjadi jamu beras kencur, kunir asem, temulawak, uyup-uyup, jamu pegel linu dan aneka jenis jamu lainnya.

Namun, kegiatan ini sempat nyaris terhenti menyusul adanya pandemi Covid-19, karena tidak ada tamu lokal maupun mancanegara berkunjung ke Desa Wisata Kiringan. Namun, perlahan, lanjut Sutrisno, warga mulai bangkit dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat menyusul telah adanya satu dua tamu ke lokasi desa wisata tersebut.

“Mereka ingin belajar membuat jamu di sini. Kami terapkan protokol kesehatan yang ketat terhadap tamu yang berkunjung,” terangnya.

Kepala Dispar Bantul, Kwintarto Heru Prabowo mengatakan, Desa Wisata Kiringan merupakan destinasi tersembunyi dan akan terus digencarkan promosinya. “Nantinya, paket wisata yang akan diperkenalkan adalah edukasi jamu, mulai dari bahan baku, sampai produksi," jelas Kwintarto.  (Sumber Berita: https://jogjapolitan.harianjogja.com/read/2021/06/21/511/1075032/desa-wisata-jamu-gendong-kiringan-mulai-bangkit). Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2021. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: