Dexa Medica dan Martina Berto Menerima IIRDI Award 2019
Tanggal Posting : Kamis, 5 Desember 2019 | 05:37
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 639 Kali
Dexa Medica dan Martina Berto Menerima IIRDI Award 2019
Raymond R. Tjandrawinata- DLBS Dexa Medica (Kedua dari Kiri) dan Kilala Tilaar (Martha Tilaar Group) saat menerima IIRDI Award 2019. Foto: Dok. Kemenristek.

JamuDigital.Com- PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. PT Dexa Medica dan PT Martina Berto, Tbk. bersama lima industri nasional lainnya menerima Apresiasi Lembaga Litbang Industri Inovatif (IIRDI Award) 2019 dari Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional atas inovasi-inovasi yang dilakukan di berbagai bidang industri dari perusahaan/lembaga.

Penerima Apresiasi Lembaga Litbang Industri Inovatif (IIRDI Award) Tahun 2019, adalah: PT. Dexa Medica, PT. Martina Berto, Tbk., PT. Bio Farma (Persero), PT. Soho Global Health, PT. Pupuk Kalimantan Timur, Pusat Penelitian Kelapa Sawit, PT. INKA (Persero).

Penghargaan IIRDI Award 2019 untuk Dexa Medica diterima oleh Executive Director DLBS Dexa Medica, Raymond R. Tjandrawinata, sedangkan untuk PT Martina Berto diterima oleh Kilala Tilaar, Corporate Creative and Innovation Director Martha Tilaar Group.

Dr. Raymond R. Tjandrawinata, PhD., MS., MBA., Executive Director DLBS (Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences) Dexa Medica menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah Indonesia yang telah memberikan apresiasi kepada inovasi-inovasi di bidang pengembangan obat bahan alam, seperti yang dilakukan oleh DLBS Dexa Medica.

"Idustrial scientist sangat diperlukan untuk ketahanan bangsa. Penghargaan IIRDI Award ini, untuk kedua kalinya kami terima. Terima kasih atas penghargaan ini," ujar Raymond Tjandrawinata kepada Redaksi JamuDigital.Com, Rabu malam, 4 Desember 2019.

Raymond berharap dukungan dari berbagai pihak untuk memajukan riset bahan baku obat dari alam Indonesia, seperti yang dilakukan DLBS Dexa Medica, sebagai upaya strategis untuk mencari alternatif kemandirian obat nasional.

Berbagai produk Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) yang diriset, ditemukan, dan diproduksi DLBS Dexa Medica- sudah lulus uji klinis, sehingga berkategori Fitofarmaka, sudah dipasarkan di pasar nasional dan di ekspor ke berbagai negara.

"Ke depan OMAI dapat menjadi alternatif untuk substitusi importasi bahan baku obat di Indonesia," ungkap Raymond Tjandrawinata optimis.

Upaya Meningkatkan Daya Saing Indonesia
Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang P. S. Brodjonegoro mengatakan daya saing Indonesia masih harus perlu ditingkatkan, karena menurut ‘The Global Competitiveness Report’ Tahun 2019, Daya Saing Indonesia masih berada pada peringkat 50 dari 141 negara. Salah satu komponen dari pilar kapabilitas inovasi untuk mendukung daya saing adalah kualitas/keunggulan lembaga litbang (research institution prominence).

"Hal ini menunjukan pentingnya peningkatan kualitas lembaga litbang, sehingga dapat menghasilkan produk hasil litbang yang dapat dikomersialisasikan dan meningkatkan daya saing Indonesia," ungkap Menristek, Bambang P.S. Brodjonegoro saat memberikan arahan pada Apresiasi Lembaga Litbang 2019, di Auditorium BJ. Habibie, Gedung BPPT Jakarta, Senin 2 Desember 2019.

Dan ini merupakan, lanjut Menristek Bambang, salah satu tugas Kemenristek/BRIN dalam melakukan sinergitas riset dan inovasi seluruh lembaga litbangjirap (penelitian pengembangan pengkajian penerapan) yang dimulai dari perencanaan sampai hilirisasi, sehingga meminimalisir adanya tumpang tindih riset, mengoptimalkan sumberdaya yang digunakan, terjadinya fokus unggulan penelitian serta efisiensi penggunaan anggaran.

Menristek Bambang memberikan apresiasi kepada 18 Lembaga Litbang Penerima Penetapan Pusat Unggulan Iptek (PUI) 2019 dan mendorong Lembaga Litbang tidak hanya dalam Pusat Unggulan Iptek (PUI) saja, tetapi PUI naik kelas menjadi Sains Techno Park (STP) agar mampu bersaing di level internasional.

"Untuk Pusat Unggulan Ilmiah tidak boleh cukup sampai menjadi PUI saja, tetapi harus naik kelas menjadi STP, harus semakin giat melakukan inovasi dan melahirkan produk inovasi yang bisa meningkatkan daya saing," ungkapnya.

Sementara itu, Plt. Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti, Patdono Soewignyo menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan apresiasi kepada seluruh pelaku litbang, baik Lembaga Litbang Pemerintah, Lembaga Litbang Daerah dan Lembaga Litbang Industri.

Hingga akhir tahun Kabinet Indonesia Kerja Oktober 2019, output yang telah dihasilkan yaitu: 137 Pusat Unggulan Iptek; 15 BPPD Berkinerja Utama; 69 Pranata Litbang Terakreditasi, dan peningkatan jumlah kepesertaan Badan Usaha/Industri untuk mendapatkan IIRDI Award sebanyak 22 lembaga.

Menristek Bambang menambahkan pada tahun 2019, melalui kegiatan Apresiasi Lembaga Litbang ini akan diberikan; Penetapan 18 Pusat Unggulan Iptek; Apresiasi kepada 3 (tiga) BPPD Berkinerja Utama; Penyerahan 24 Sertifikat Akreditasi Pranata Litbang; Apresiasi kepada 7 Lembaga Litbang Industri Inovatif/IIRDI Award.

Selain itu, sampai dengan tahun 2019, adapun beberapa pencapaian kinerja outcome kelembagaan yang telah dihasilkan antara lain 833 paten; 2442 publikasi internasional; 2969 publikasi nasional; 3544 kerjasama riset nasional; 1094 kerjasama riset internasional; 20302 kerjasama non riset; 6686 kontrak bisnis dalam rangka hilirisasi produk unggulan lembaga litbang, tuturnya sebagaimana siaran pers Kemenristek/BRIN, Nomor : 273/SP/HM/BKKP/XI/2019.

Berikut Daftar Para Penerima Apresiasi Lembaga Litbang Tahun 2019 :
A. Penerima Penetapan Pusat Unggulan Iptek:

  1. Balai Penelitian Teknologi Mineral - LIPI
  2. Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika - Kementerian Pertanian
  3. Pusat Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi - LIPI
  4. Balai Riset dan Observasi Laut - Kementerian Kelautan Perikanan
  5. Pusat Penelitian Bioteknologi - LIPI
  6. Balai Riset Perikanan Perairan Umum dan Penyuluhan Perikanan - Kementerian Kelautan Perikanan
  7. Balai Besar Litbang Vektor dan Reservoir Penyakit - Kementerian Kesehatan
  8. Balai Litbang Teknologi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai - Kementerian LHK
  9. Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi - BPPT
  10. Balai Riset Budidaya Ikan Hias - Kementerian Kelautan Perikanan
  11. Pusat Sains Antariksa - LAPAN
  12. Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar - Kementerian Pertanian
  13. Balai Penelitian Tanah - Kementerian Pertanian
  14. Balai Litbang Teknologi Perbenihan Tanaman Hutan Bogor - Kementerian LHK
  15. Pusat Teknologi Roket - LAPAN
  16. Pusat Penelitian Limnologi - LIPI
  17. Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronik - LIPI
  18. Loka Penelitian Teknologi Bersih - LIPI

B. Penerima Perpanjangan Penetapan Pusat Unggulan Iptek:

  1. Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka - BATAN
  2. Pusat Penelitian Biomaterial - LIPI
  3. Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan Perikanan - Kementerian Kelautan Perikanan
  4. Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya - LIPI
  5. Pusat Penelitian Bioteknologi - LIPI
  6. Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan - Kementerian LHK
  7. Balai Penelitian Tanaman Palma - Kementerian Pertanian
  8. Balai Besar Industri Agro - Kementerian Perindustrian

C. Penerima Apresiasi BPPD Berkinerja Utama:

  1. BPPD Kabupaten Lampung Barat;
  2. BPPD Kabupaten Pelalawan; dan
  3. BPPD Kabupaten Pangkep.

D. Penerima Sertifikat Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan:

  1. Balai Riset dan Standardisasi Industri Ambon - Kementerian Perindustrian
  2. Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) - PT. RPN
  3. Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP Kominfo) Surabaya
  4. Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya - LIPI
  5. Balai Riset Pemuliaan Ikan - Kementerian Kelautan Perikanan
  6. Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam - LIPI
  7. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi - Kementerian Pertanian;
  8. Pusat Penelitian Teknologi Satelit - LAPAN
  9. Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP Kominfo) Jakarta
  10. Balai Besar Riset Budidaya Laut dan Penyuluhan Perikanan Gondol - Kementerian Kelautan Perikanan
  11. Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh - LAPAN
  12. Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP Kominfo) Bandung
  13. Balai Besar Keramik - Kementerian Perindustrian
  14. Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai - Kementerian LHK
  15. Pusat Penelitian dan Pengembangan Aplikasi Informatika dan Informasi dan Komunikasi Publik
  16. Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika Manado (BPSDMP Kominfo) Manado
  17. Pusat Penelitian Fisika - LIPI
  18. Pusat Penelitian dan Pengembangan - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  19. Pusat Penelitian Kimia - LIPI
  20. Balai Besar Industri Hasil Perkebunan Makassar - Kementerian Perindustrian
  21. Balai Besar Penelitian Dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan - Kementerian LHK
  22. Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Perbenihan Tanaman Hutan - Kementerian LHK
  23. Balai Riset dan Standardisasi Industri Manado - Kementerian Perindustrian
  24. Balai Riset Perikanan Perairan Umum dan Penyuluhan Perikanan Palembang - Kementerian Kelautan Perikanan

E. Penerima Apresiasi Lembaga Litbang Industri Inovatif - IIRDI Award:

  1. PT. Dexa Medica
  2. PT. Martina Berto, Tbk.
  3. PT. Bio Farma (Persero)
  4. PT. Soho Global Health
  5. PT. Pupuk Kalimantan Timur
  6. Pusat Penelitian Kelapa Sawit
  7. PT. INKA (Persero)

Turut hadir pada acara tersebut Sekretaris Menristek Ainun Na’im, Deputi Penguatan Riset dan Pengembangan Muhammad Dimyati, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ismunandar, Direktur Lembaga Penelitian dan Pengembangan Kemal Prihatman, serta tamu undangan lainnya. Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2020. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: