Beraneka Ragam Manfaat Manggis
Tanggal Posting : Selasa, 6 Oktober 2020 | 10:06
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 1030 Kali
Beraneka Ragam Manfaat Manggis
Manggis (Garcinia mangostana) memiliki manfaat sebagai antioksidan, antidiabetes, antikanker, antiinflamasi, immunemodulation dan antibakteri.

JamuDigital.Com- PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Manggis (Garcinia mangostana) sangat baik dikonsumsi karena mengandung vitamin, mineral serta antioksidan sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia. Khusus pada buah manggis, kandungan senyawa-senyawa tersebut tidak hanya terdapat pada daging buah tetapi juga pada kulit buah manggis.

Kulit buah manggis yang selama ini masih dianggap sebagai limbah ternyata memiliki manfaat bagi kesehatan. Kulit buah manggis mengandung antioksidan berupa senyawa xanthone (alpha dan betha mangostin) sebagai salah satu antioksidan yang dapat berperan sebagai antiperadangan, antikanker dan antiaging.

Komponen Aktif dan Manfaat
Buah manggis memiliki kandungan antioksidan yang kompleks dengan kadar yang sangat tinggi, disamping juga mengandung mikronutrien seperti vitamin C dan mineral. Daging buah manggis kaya akan kandungan vitamin C dan serat selain karbohidrat, lemak dan protein.

Sedangkan senyawa fenolik atau polifenol termasuk di dalamnya senyawa xanthone (α dan β mangostin) dan epikatekin banyak terkandung pada kulit buah manggis. Senyawa-senyawa xanthone dan antosianin memiliki sifat sebagai antioksidan, antidiabetes, antikanker, antiinflamasi, immunemodulation dan antibakteri.

Sebagai antioksidan, xanthone dan antosianin bekerja sebagai penyumbang atau akseptor radikal bebas sehingga dapat menunda tahap inisiasi pembentukan radikal bebas serta mengikat logam berat yang tidak diperlukan oleh tubuh. Radikal-radikal bebas inilah yang dianggap sebagai salah satu pencetus terjadinya penyakit kanker.

Berita Terkait: Jahe Bermanfaat Antiinflamasi, Antimikroba, Antivirus

Berita Terkait: Pentingnya Asupan Vitamin D Saat COVID-19


Penelitian lain mengungkapkan, alpha-mangostin yang diisolasi dari kulit manggis mampu menghambat sel leukemia HL-60. Vitamin C merupakan faktor penting dalam membangun system imunitas tubuh. Masuknya benda asing (bibit penyakit) ke dalam tubuh akan menyebabkan sel tubuh mengalami stres oksidatif sehingga tubuh menjadi sakit.

Vitamin C dapat mencegah terjadinya peristiwa tersebut dengan melindungi sel serta membentuk sel-sel imun (neutrofil, limfosit, dan fagosit) sehingga tubuh tidak menjadi sakit. Serat pangan sangat bermanfaat dalam kelangsungan hidup bakteri baik dalam system pencernaan yang juga merupakan bagian dari sistem imunitas tubuh. Keberadaannya dalam tubuh akan membantu sel-sel imun untuk bekerja optimal dalam melawan penyakit.

Pembuatan Produk
Banyaknya manfaat buah manggis bagi kesehatan telah mendorong berkembangnya aneka produk olahan yang berbahan dasar kulit buah manggis seperti minuman fungsional berupa jus atau konsentrat, suplemen makanan, maupun dalam bentuk obat herbal.

Balai Besar Pascapanen telah menghasilkan teknologi pembuatan minuman bubuk manggis instan dan effervescent berbahan baku kulit buah manggis. Pembuatan bubuk dan ekstrak kulit manggis diawali dengan mengukus (blanching) kulit manggis segar selama sekitar 10 menit untuk inaktivasi enzim-enzim yang ada serta mempertahankan warna kulit buah manggis agar tetap berwarna ungu.

Selanjutnya kulit manggis dikeringkan dan ditepungkan. Sedangkan serbuk manggis instan dibuat dengan memaserasi serbuk kulit buah manggis dalam aquadest atau etanol kemudian diuapkan dengan vacuum evaporator sehingga diperoleh filtrat ekstrak kulit buah manggis.

Ekstrak selanjutnya dikapsulasi dan dikeringkan menggunakan spray dryer hingga dihasilkan bubuk kering kulit manggis instan yang lembut berwarna merah muda. Produk ini mengandung xanthone (alpha mangostin) sekitar 0,59 mg/g, antosianin sebesar 1,13 mg/g, kadar fenolik 8,49 g/g per satuan berat kering dan kapasitas antioksidan sebesar 19.72 mg/g AEAC.

Tablet effervescent, yaitu minuman instan berkarbonasi. Serbuk instan kulit buah manggis, pemanis buatan, natrium bikarbonat, asam sitrat, asam malat, dan PEG (polyetilen glikol) dicampur dan dicetak menjadi tablet dengan berat setiap tablet 5 g. Produk ini mengandung alfa mangostin, atosianin serta total fenol masing-masing0,295 mg, 0,565 mg dan 4,245 mg (bk).

Dosis dan Efek Samping
Serbuk kulit buah manggis sangat aman untuk dikonsumsi dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi kesehatan. Peneliti di Medical Plant Research Thailand menyatakan bahwa hasil pemeriksaan darah menunjukkan konsumsi ekstrak kulit buah manggis sebanyak 500 mg/hari/kg berat tubuh tidak menimbulkan keracunan.

Hal serupa juga disampaikan oleh para peneliti farmasi di Universitas Padjajaran Bandung, Universitas Airlangga Surabaya dan Universitas Indonesia. Hasil penelitian mereka menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak kulit buah manggis 500 mg/hari/kg berat badan yang setara dengan 5 g kulit manggis kering atau 25 g kulit manggis segar adalah aman bagi kesehatan.

Namun bagi para penderita gangguan hati dan ginjal tidak disarankan untuk mengkonsumsi ekstrak kulit buah manggis hingga 500 mg per hari tetapi tetap boleh dengan dosis lebih rendah.

(Sumber: Dikutip dari BUKU SAKU Bahan Pangan Potensial untuk Anti Virus dan Imun Booster, Balai Besar Penelitian Dan Pengembangan Pascapanen Pertanian, Cetakan Pertama Juni 2020, Halaman 55-57). Redaksi JamuDigital.Com.


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2021. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: