8 Manfaat Buah Delima untuk Kesehatan
Tanggal Posting : Minggu, 5 Desember 2021 | 07:39
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 230 Kali
8 Manfaat Buah Delima untuk Kesehatan
Buah Delima memiliki kandungan antioksidan, polifenol, dan antosianin.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Delima, atau dikenal juga dengan nama pomegranate, sudah digunakan selama ribuan tahun lamanya berkat manfaatnya bagi kesehatan. Manfaat buah Delima ini, tidak lain dan tidak bukan, berasal dari senyawa antioksidannya.

Selain tinggi antioksidan, polifenol, dan antosianin, Delima pun mengandung dua senyawa unik yang bertanggung jawab terhadap, hampir semua, manfaatnya bagi kesehatan, yakni: Punicalagin, yang merupakan antioksidan sangat kuat pada air buah delima dan kulitnya. Karenanya, ekstrak Delima di pasaran biasanya berasal dari kulitnya.

Punicic acid, yang banyak ditemukan pada minyak biji delima merupakan kandungan asam lemak utama dalam aril-nya. Berikut ini 8 manfaat Buah Delima untuk kesehatan yang dikutip dari Infografis Instagram @kementerianpertanian:

1. Meredakan nyeri persendian

Antioksidan flavonoid yang terkandung pada Buah Delima dapat membantu menghambat peradangan penyebab osteoarthritis dan kerusakan tulang rawan. Meski begitu, dugaan tersebut masih sebatas penelitian terhadap hewan dan memerlukan studi lebih lanjut.

2. Melawan infeksi virus dan bakteri dalam tubuh

Buah Delima dapat mencegah penyakit dan melawan infeksi. Delima telah terbukti memiliki sifat antibakteri dan antivirus dalam tes laboratorium.

Efek antibakteri dan antijamur dari Delima disebut-sebut dapat membantu melindungi tubuh Anda terhadap infeksi dan peradangan di mulut. Manfaat Buah Delima juga telah ditunjukkan nyata terhadap beberapa jenis bakteri, termasuk pula Candida albicans penyebab infeksi vagina.

3. Mencegah kanker

Jurnal Molecules memaparkan berbagai kandungan Buah Delima yang memiliki manfaat untuk mencegah kanker. Komponen tertentu dalam buah delima dapat memperlambat perkembangan reproduksi sel kanker prostat, dan bahkan memicu kematian sel kanker (apoptosis). Tak sampai di situ, peneliti juga menemukan bahwa jus Delima dapat mencegah dan menghancurkan sel kanker payudara.

4. Menurunkan risiko penyakit Alzheimer

Menariknya lagi, Buah Delima berperan penting dalam membantu penajaman memori verbal dan visual pada lansia yang rutin minum 250 mililiter (ml) jus Delima setiap hari dalam jangka waktu panjang.

Sebuah studi pada hewan percobaan menunjukkan bahwa tikus yang diberi minum jus Delima mengalami penumpukan plak amiloid yang lebih lambat daripada tikus yang tidak minum jus Delima.

Plak amiloid adalah plak yang menumpuk di antara sel saraf otak yang dicurigai menjadi penyebab utama penyakit Alzheimer.

5. Meningkatkan daya ingat

Ada beberapa bukti bahwa manfaat Buah Delima dapat meningkatkan daya ingat. Satu studi dari Hindawi pada pasien bedah menemukan bahwa 2 g ekstrak buah delima mencegah defisit dalam memori setelah operasi.

Studi NIH pada 28 orang dewasa yang lebih tua dengan keluhan memori, menemukan 8 ons (237 ml) jus Delima per hari secara signifikan dapat meningkatkan memori verbal dan visual.

6. Menurunkan stress

Selain mengurangi stres oksidatif internal tubuh, Buah Delima juga membantu menurunkan stres psikologis yang Anda alami dalam kehidupan pribadi dan profesional Anda. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Queen Margaret University, orang yang minum jus Delima memiliki kadar kortisol yang lebih rendah, hormon stres yang meningkat dalam situasi stres.

7. Meningkatkan kekebalan tubuh

Satu Buah Delima menyediakan sekitar 40% kebutuhan vitamin C harian Anda. Selain itu, antioksidan yang terkandung dalam Buah Delima dapat melindungi tubuh dari infeksi yang berkaitan dengan dialisis atau penyakit ginjal serta komplikasi penyakit kardiovaskular.

Buah Delima mengandung antioksidan kuat yang bekerja melawan peradangan di seluruh tubuh, mencegah stres oksidatif, serta kerusakan akibat radikal bebas.

8. Melancarkan pencernaan

Manfaat Buah Delima selanjutnya dapat mengurangi peradangan di usus dan meningkatkan pencernaan. Ini bermanfaat bagi penderita penyakit: Crohn, Kolitis ulserativa, dan Penyakit radang usus.

Namun harus hati-hati, sebab kebanyakan dokter menyarankan untuk menghindari jus buah ini sampai benar-benar merasa lebih baik dan gejala mereda. (Sumber: Infografis Instagram @kementerianpertanian). Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2022. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: