Tanda Seseorang Menderita Anoreksia Nervosa
Tanggal Posting : Minggu, 24 Januari 2021 | 10:01
Liputan : Galuh Tsabita Pertiwi - Dibaca : 351 Kali
Tanda Seseorang Menderita Anoreksia Nervosa
Siapa yang berisiko terkena anoreksia nervosa. Artikel ini mengupas inidividu yang beresiko terkena anoreksia nervosa.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Anoreksia nervosa umumnya dikenal sebagai anoreksia merupakan gangguan psikologis- di mana seseorang menganggap dirinya kelebihan berat badan, atau mengontrol bentuk dan ukuran bagian tubuh tertentu, bahkan ketika mereka sangat kurus.

Dalam bentuk yang lebih parah dari penyakit ini, seseorang mungkin ketakutan karena bertambahnya berat badan atau mungkin memiliki obsesi yang luar biasa terhadap bentuk tubuh sampai-sampai orang tersebut muak makan, dan mungkin mengambil tindakan ekstrim untuk menurunkan berat badan.

Ciri-ciri khas seseorang dengan anoreksia nervosa meliputi: Indeks massa tubuh rendah (<17,5 kg/m2), Berat badan kurang dari 85 persen dari berat badan ideal, Suhu tubuh kurang dari 35 derajat Celcius, Bradikardia (detak jantung kurang dari 60 detak per menit), Hipotensi (TD kurang dari 90/50 mm Hg), Kulit kering dan bersisik, Rambut rapuh dan rontok, Rambut halus dan lembut pada tubuh, Perut kembung dan bengkak, Kuku rapuh, Luka tekanan, Semburat kuning di kulit, Kaki dan tangan dingin dan pucat, Busung, Sistem kekebalan tubuh terganggu, Penyimpangan menstruasi, Kesulitan berkonsentrasi, Pusing, Pingsan, Kelemahan otot.

Mereka mungkin juga menunjukkan gejala emosional dan perilaku yang meliputi:

  • Penurunan berat badan yang dramatis
  • Menolak makan makanan tertentu
  • Disibukkan dengan berat badan, makanan, kalori, lemak gram, dan diet
  • Mengekspresikan kebutuhan untuk "membakar" kalori
  • Ketakutan yang intens untuk menambah berat badan
  • Mempertahankan regimen yang berlebihan dan kaku
  • Mengembangkan ritual makanan
  • Menjadi terisolasi dan menarik diri secara sosial
  • Merasa tidak efektif

Berita Terkait: 20 Khasiat Minum Cuka Sari Apel 
Berita Terkait: JamuDigital: Media Jamu, Nomor Satu

Siapa yang berisiko terkena anoreksia nervosa?  Berikut ini inidividu yang beresiko terkena anoreksia nervosa dengan faktor terkait:

  • Jenis kelamin wanita, Remaja
  • Kelompok etnis seperti Kaukasia, Kelompok sosial ekonomi menengah dan atas
  • Profesional seperti atlet, model, penari, dan aktor, Riwayat keluarga anoreksia
  • Stres emosional yang tinggi, Kelaparan, Sejarah umum dari kekurangan makan
  • Ibu dengan depresi pascapersalinan
  • Korban pelecehan masa kecil, Tekanan orang tua yang ekstrim
  • Depresi, stres, atau kecemasan, Kurangnya dukungan sosial atau keluarga
  • Tingkat percaya diri yang rendah

Apa komplikasi dari anoreksia nervosa? Komplikasi medis dari anoreksia nervosa terutama terjadi  karena kelaparan. Berikut ini adalah komplikasi dari anoreksia nervosa:

  • Bradikardia (detak jantung darah rendah), Tekanan darah rendah
  • Aritmia (detak jantung tidak teratur), Sembelit
  • Sakit perut, Amenore (tidak adanya periode menstruasi)
  • Perubahan hormonal, Kekurangan kalium
  • Berkurangnya buang air kecil, Diabetes insipidus
  • Osteopenia (penipisan tulang), Meningkatnya risiko patah tulang
  • Pikiran untuk bunuh diri, Penyalahgunaan zat dan alkohol
  • Gangguan kepribadian, Gangguan mood
  • Anemia, Kekebalan yang tertekan
  • Resiko tinggi terhadap infeksi, Kadar kolesterol tinggi
  • Ketidakseimbangan elektrolit, Kulit bersisik dan kering
  • Kulit semburat kuning, Kuku rapuh
  • Rambut bagus, Sering muntah
  • Kehilangan gigi, Rambut rontok
  • Suhu tubuh tidak konsisten, Kematian

Bagaimana Anda mencegah anoreksia nervosa? Mendeteksi tanda-tanda awal anoreksia dapat membantu mencegah anoreksia nervosa. Anda dapat mencegah orang yang Anda cintai mengembangkan anoreksia pada tahap awal dengan cara berikut:

  • Waspadai tanda-tanda seperti gangguan makan, penurunan berat badan yang drastis, keluhan terus-menerus tentang menjadi gemuk, menghindari waktu makan, dan olahraga berlebihan.
  • Mendidik diri Anda sendiri tentang anoreksia, terutama mitos dan fakta.
  • Bicaralah dengan orang yang Anda cintai tentang pentingnya kesehatan, bahaya diet, dan juga tentang pentingnya kepribadian di atas citra.
  • Minta bantuan psikiater jika perlu.
  • Ajari orang yang Anda cintai tentang kecantikan batin daripada berfokus pada penampilan luar.
  • Puji orang yang Anda cintai sekarang dan nanti. Redaksi JamuDigital.Com

Sumber: https://www.medicinenet.com/characteristics_of_a_person_with_anorexia_nervosa/article.htm


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL, MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2021. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: