![]() |
| Fermented garlic ini punya karakteristik khas berbeda dengan fermented garlic di pasaran. |
JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Pandemi Covid-19 yang memasuki tahun ketiga membuat mayoritas orang lebih sadar menjaga dan melindungi diri.
Salah satu upayanya adalah melakukan vaksinasi booster. Namun perlu diketahui, ada kelompok rentan meski telah dilakukan vaksinasi yaitu lansia.
Untuk menjaga imunitas tubuh, lansia minum suplemen herbal (jamu tradisional). Berangkat dari realita itu, peneliti FKM Unair bekerja sama dengan dengan Rumah Inovasi Natura berhasil mengembangkan formula fermented garlic.
Fermented garlic ini punya karakteristik khas berbeda dengan fermented garlic di pasaran. Bawang putih (Allium sativum L.) telah digunakan di seluruh dunia sebagai obat tradisional selama lebih dari 4000 tahun untuk mengobati berbagai penyakit.
Dua jenis bawang putih yaitu bawang putih tunggal dan bawang putih ganda. Aktivitas antioksidan bawang putih tunggal lebih tinggi dibanding bawang putih biasa.
- Berita Terkait: Dahsyatnya Rebusan Jahe dan Bawang Putih untuk Susutkan Lemak
- Berita Terkait: Inovasi NOSTEO dan NOKILIR Dikupas di Webinar Nasional ISMAFARSI
- Berita Terkait: 15 Khasiat Buah Naga Bagi Kesehatan Tubuh
Bawang putih tunggal dikenal masyarakat sebagai ’jamu’. Untuk mendapatkan kualitas lebih baik, bawang putih tunggal diolah menjadi fermented garlic.
"Fermented garlic telah dibuktikan memiliki potensi aktivitas biologis empat hingga delapan kali lipat dibanding bawang putih tunggal.
Fermented garlic dilaporkan lebih kaya akan antioksidan," jelas Wizara Salisa, seorang peneliti FKM dikutip laman unair. Kandungan antioksidan dalam fermented garlic lebih stabil dibandingkan bawang putih S-allyl Cysteine (SAC).
Fermented garlic memiliki manfaat bagi kesehatan adalah mengurangi gula darah, menurunkan kolesterol, menstabilkan tekanan darah, dan mencegah kanker
Teksturnya kenyal dengan campuran rasa manis, asam, sedikit pahit, fermented garlic cocok dikonsumsi lansia yang penelanannya berkurang sehingga memberikan jaminan keamanan saat mengonsumsinya. (Sumber Berita: https://www.obatnews.com/herb/pr-4464174387/fermentasi-bawang-putih-untuk-lansia-pasca-vaksinasi-saat-pandemi-covid-19-belum-usai?page=3 ). Redaksi JamuDigital.Com








