![]() |
| Sambiloto memiliki kandungan antiinflamasi, antibakteri, antipiretik, serta analgesik. |
JamuDigital.Com- PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Pernah dengar tanaman sambiloto? Tanaman yang satu ini sering sekali dijadikan sebagai jamu atau obat herbal. Namun, sambiloto lebih terkenal karena rasanya yang sangat pahit.
Meskipun pahit, siapa sangka kalau sambiloto punya segudang manfaat bagi kesehatan karena kandungannya yang berfungsi sebagai antiinflamasi, antibakteri, antipiretik, serta analgesik.
Sambiloto mudah menjadi banyak, tumbuh liar di tempat terbuka seperti di kebun, tepi sungai, tanah kosong yang tanahnya agak lembab, atau ditanam di pekarangan sebagai tumbuhan obat.
Sifat dan Khasiat
Herba sambiloto berkhasiat untuk mengatasi hepatitis, infeksi saluran empedu, disentri basiler, tifoid, diare, influenza, radang amandel (tonsilitis), abses paru, radang paru (pneumonia), radang saluran napas (bronkitis), radang ginjal akut (pielonefritis akut), radang telinga tengah, radang usus buntu, sakit gigi.
Sambiloto juga dapat mengobati demam, malaria, kencing nanah (gonore), kencing manis, TB paru, skrofuloderma, batuk rejan (pertusis), sesak napas (asma), darah tinggi (hipertensi), kusta (morbus hansen atau lepra), leptospirosis, keracunan jamur, singkong, tempe bongkrek, dan makanan laut serta kanker.
Berita Terkait: Mengobati Influenza dengan Daun Sembung
Berita Terkait: Daftar Obat Modern Asli Indonesia
Cara Pemakaian
Herba dipanen sewaktu tumbuhan ini mulai berbunga. Cuci, potong-potong seperlunya, lalu keringkan. Untuk obat yang diminum, rebus herba kering 10-20 gram (1-2 genggam), atau giling halus menjadi bubuk, lalu seduh. Untuk pengobatan kanker, digunakan cairan infus, injeksi atau tablet.
Untuk pemakaian luar, rebus herba segar, lalu gunakan airnya untuk mencuci atau giling halus dan bubuhi ke tempat yang sakit, seperti digigit ular berbisa, gatal-gatal, bisul, radang kulit bernanah, abses, kudis, jamur kulit, dan luka bakar.
Efek Samping
Minum rebusan obat ini dalam dosis besar dapat menimbulkan rasa tidak enak di lambung dan hilangnya nafsu makan. Rasa pahit dapat menimbulkan rasa mual.
(Sumber: Dikutip dari Buku Ayo Mengenal Tanaman Obat, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian - Jakarta: IAARD Press, 2012, Halaman 41-42). Redaksi JamuDigital.Com








