![]() |
| Akar kuning menyerupai kayu bajakah tapi dengan warna kuning pada batang dan akarnya |
JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Manfaat akar kuning berasal dari kandungan alkaloid dan flavonoid yang bersifat antioksidan, serta sifat antibakteri, antimalaria, antidiabetes, hingga antikanker di dalamnya.
Kandungan fitokimia dalam tanaman herbal sudah terbukti khasiatnya. Salah satu tanaman herbal yang cukup populer di Indonesia adalah akar kuning.
Tanaman ini diklaim berpotensi dijadikan obat alami berbagai penyakit seperti diabetes dan nyeri sendi. Lantas, apa saja manfaat akar kuning untuk kesehatan? Adakah efek samping penggunaan akar kuning? Untuk mengetahui jawabannya, simak ulasan berikut ini.
Manfaat akar kuning
Akar kuning atau yellow root adalah tanaman herbal dengan nama Latin Arcangelisia flava Merr. Tanaman ini dikenal sejak lama mampu mengatasi berbagai penyakit.
Akar kuning memiliki kandungan alkaloid dan flavonoid yang bersifat antioksidan. Selain itu, sifat antibakteri, antimalaria, antidiabetes, hingga antikanker juga terkandung dalam tanaman herbal yang satu ini.
Beberapa potensi manfaat akar kuning untuk kesehatan antara lain:
1. Mengontrol diabetes
Salah satu manfaat akar kuning yang dikenal luas adalah mampu mengontrol diabetes.
Anda bisa mendapatkan manfaat ini dari ekstrak daun akar kuning. Daun akar kuning diketahui memiliki aktivitas antidiabetes dengan cara menghambat alfa-amilase dan alfa-glukosidase.
Keduanya berperan dalam memecah karbohidrat menjadi glukosa. Apabila aktivitasnya dihambat, pemecahan karbohidrat jadi gula dalam darah pun bisa ditunda sehingga kadar gula darah tidak melonjak.
2. Mengatasi malaria
Akar kuning sejak lama dikenal sebagai obat malaria. Bukan tanpa alasan, beberapa penelitian menyatakan bahwa ekstrak air akar kuning memiliki aktivitas antimalaria yang mampu melawan Plasmodium sp. penyebab malaria.
3. Mencegah penyakit jantung
Satu lagi manfaat akar kuning untuk kesehatan adalah menjaga kesehatan jantung.
Manfaat ini berasal dari kandungan flavonoid dan berberine dalam daun akar kuning yang diketahui memiliki sifat antihiperlipidemia. Artinya, kandungan ini bisa mencegah kadar kolesterol tinggi yang memicu penyakit jantung dan stroke.
Selain itu, daun akar kuning juga mengandung ekstrak metanol yang mampu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).
4. Mencegah infeksi bakteri
Ekstrak akar kuning diketahui memiliki sifat antibakteri yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab infeksi seperti Staphylococcus aureus dan Escherichia coli.
- Berita Terkait: Kabar dari Jepang: Kandidat Doktor Riset Potensi Jamu
- Berita Terkait: Nyeri DOMS Setelah Olaharaga, Tidak Perlu Khawatir. OMAI HerbaPAIN, Solusi Tepat Atasi Nyeri
- Berita Terkait: Kisah NOSTEO dan NOKILIR Diperkenalkan Kepada Pendekar SH Terate Jawa Tengah
Sifat antibakteri ini berasal dari senyawa alkaloid protoberberin yang mampu melawan bakteri gram positif dan negatif.
5. Mengatasi demam tifoid
Tipes atau demam tifoid adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Dalam jurnal Procedia Environmental Science dikatakan bahwa ekstrak akar kuning mampu melawan bakteri Salmonella typhi penyebab tipes.
6. Menghambat pertumbuhan kanker
Sifat antikanker juga diklaim ada dalam kayu kuning sehingga dipercaya dapat menjadi obat terapi kanker.
Sebuah penelitian yang dilakukan Universitas Sebelas Maret menyatakan bahwa sifat antikanker ini berasal dari efek sitotoksik yang ditunjukkan ekstrak kayu kuning yang mampu menghambat proliferasi sel kanker serviks.
Dengan begitu, ekstrak kayu kuning memiliki potensi sebagai obat kemoterapi terhadap kanker serviks.
Efek samping akar kuning
Selain karena penelitian yang masih terbatas, penggunaan akar kuning untuk mengobati penyakit tak luput dari risiko efek samping.
Penelitian dalam jurnal Global Medical and Health Communication menyatakan bahwa akar kuning memiliki sifat beracun terhadap hati dan ginjal, terutama jika dikonsumsi dalam dosis tinggi secara berlebihan dan dalam waktu lama. Hal ini bisa memicu kerusakan ginjal dan hati.
Hati dan ginjal merupakan organ yang sering terkena pengaruh zat-zat yang masuk ke dalam tubuh.
Meski manfaat akar kuning cukup menjanjikan, sebagian besar penelitian dilakukan pada hewan. Perlu ada penelitian yang lebih luas untuk membuktikan keampuhan dan keamanan dosis akar kuning pada manusia.
Sebelum mengonsumsi obat herbal, ada baiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Terlebih jika Anda sedang menjalani pengobatan atau memiliki penyakit tertentu.
Beberapa senyawa fitokimia dalam tanaman herbal bisa berinteraksi negatif dengan obat yang Anda minum dan meningkatkan risiko efek samping. Oleh karena itu, bijaksanalah dalam memilih asupan apa pun untuk tubuh Anda. (Sumber Berita: https://www.sehatq.com/artikel/manfaat-akar-kuning ).








