Mahasiswa Universitas Jember Latih Warga Manfaatkan Toga
Tanggal Posting : Senin, 10 Februari 2020 | 10:30
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 191 Kali
Mahasiswa Universitas Jember Latih Warga Manfaatkan Toga
Kelompok mahasiswa KKN 04 Universitas Jember, Minngu, 9 Februari 2020. Foto: www.timesindonesia.co.id.

JamuDigital.Com. PIONER MEDIA ONLINE & MARKET PLACE JAMU INDONESIA. Potensi Tanaman Obat Keluarga (Toga) di Desa Pucanganom Kecamatan Jambesari DS, Kabupaten Bondowoso, cukup melimpah. Namun hal itu kurang dimanfaatkan dengan maksimal oleh warga setempat.

Tanaman tersebut terdiri dari kunyit, laos, jahe, sereh, ginseng, katuk, kencur, kunci, bangle, lidah buaya, talas dan temulawak. Bahkan beberapa jenis toga tersebut bisa dengan mudah ditemukan dan ditanam di lingkungan rumah warga.

Oleh karena itu, kelompok mahasiswa KKN 04 Universitas Jember di Desa tersebut, memberikan pelatihan kepada warga setempat untuk membuat produk dengan khasiat tinggi dari Toga, Minggu, 9 Februari 2020.

Apalagi, Toga ternyata bisa diolah menjadi minuman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan serta bernilai ekonomi tinggi.

Muhammad Rofik, Koordinator Kelompok KKN 04 mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengangkat potensi alam di desa Pucanganom yang bisa dimanfaatkan sebagai usaha sampingan.

"Karena selama ini tanaman-tanaman itu hanya dibuat sebagai bumbu dapur. Padahal tanaman tersebut diketahui berguna untuk mengatasi berbagai penyakit," paparnya.

Adapun tanaman itu kata dia, bisa menyembuhkan diabetes, sakit kepala, menurunkan kolesterol, serta menurunkan gula darah.

"Selain itu juga meredakan diare, mencegah penuaan dini, menurunkan berat badan, antioksidan tinggi dan menambah daya tahan tubuh," sambungnya.

Sementara itu, Ketua PKK desa Pucanganom Wahyu Nur Hidayati mengatakan, kegiatan KKN Mahasiswa Unej tersebut akan diteruskan kepada Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga (Asman Toga) untuk disosialisasikan kepada masyarakat Pucanganom.

"Karena, pemanfaatan tanaman herbal ini sangat bermanfaat bagi kesehatan dan mudah dijangkau," paparnya, Minggu, 9 Februari 2020.

Menurutnya, tak diperlukan lahan yang luas untuk menanam karena bisa memakai polybag. Bahkan itu sudah diterapkan di desa tersebut. Misalnya jahe, sereh dan kunyit.

"Kami mendukung dan mengapresiasi program studi KKN yang diikuti oleh sembilan mahasiswa tersebut karena secara geografis, penerapan Toga di desa Pucanganom sangat mendukung," ucapnya.

Penting diketahui Toga tersebut nanti akan dijadikan minuman herbal Herbyku dengan komposisi kunyit, serai, dan jahe dengan tambahan daun kelor. Herbyku dikemas dan disajikan menggunakan kantong celup seperti teh, untuk memudahkan dalam penyajian. (Sumber berita: https://timesindonesia.co.id/read/news/250280/mahasiswa-latih-warga-manfaatkan-toga-jadi-produk-herbal-berkhasiat). Redaksi JamuDigital.Com.


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2020. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: