![]() |
| Di balik rasa yang pahit dari Sambiloto ternyata memiliki khasiat untuk meredakan pegal linu. |
JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Pernah dengar tanaman Sambiloto? Tanaman yang satu ini sering sekali dijadikan sebagai jamu atau obat herbal. Namun, Sambiloto lebih terkenal karena rasanya yang sangat pahit. Di balik rasanya yang pahit itu ternyata Sambiloto memiliki khasiat untuk meredakan pegal linu.
Sambiloto (Andrographis paniculata) mengandung zat aktif yang disebut andrografolida. Zat yang terdapat pada bagian batang dan daun tanaman Sambiloto ini memiliki sifat antiradang, antibakteri, dan antivirus.
Sambiloto dibeberapa daerah dikenal dengan ampadu, pepaitan (Melayu), ki oray, ki peurat, takilo (Sunda) bidara, sadilata, sambilata, sambiloto (Jawa). Sambiloto merupakan tumbuhan berkhasiat obat berupa terna tegak yang tingginya bisa mencapai 90 cm.
- Berita Terkait: Rahasia Sains Islam Tumbuhan Obat
- Berita Terkait: Nyeri Setelah Vaksinasi. OMAI HerbaPAIN, Redakan Nyeri dari Bahan Alami
- Berita Terkait: Pelatihan Jamu Gendong
Asalnya diduga dari Asia. Penyebarannya dari India meluas ke selatan sampai di Siam, ke timur sampai semenanjung Malaya, kemudian ditemukan Jawa. Tumbuh baik di dataran rendah sampai ketinggian 700 meter dari permukaan laut. Sambiloto dapat tumbuh baik pada curah hujan 2000-3000 mm/tahun dan suhu udara 25-32 derajat celcius.
Dalam pengobatan tradisional bagian yang digunakan dari Sambiloto adalah daunnya. Sambiloto mengandung banyak senyawa kimia yakni flavonoid, alkane, aldehid, keton, kalium, kalsium, dan natrium.
Cara pembuatan/penggunaan: 15 lembar daun/hari. Bahan diseduh dengan 1 cangkir air mendidih, diamkan, saring dan diminum sekaligus. (Sumber: Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Tahun 2017, Halaman 48). Redaksi JamuDigital.Com









