![]() |
| Kandungan bioflavonoid pada Kulit Jeruk Bali dapat menurunkan permeabilitas pembuluh darah terutama pembuluh darah kapiler, sehingga digunakan sebagai antihipertensi. |
JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Jeruk Bali merupakan jeruk dengan ukuran terbesar dari berbagai jenis jeruk yang ada. Di balik penampilannya yang cukup besar, khasiat Jeruk Bali untuk kesehatan ternyata juga penting. Tak hanya buahnya yang enak, ternyata kulitnya dapat mengobati hipertensi.
Jeruk Bali (Citri Maximae Pericarpium) dibeberapa daerah dikenal dengan munter, nagiri (Aceh); limau kesumbeu (Batak Toba); dima kasumba (Nias); limau gadang (Minangkabau); limau balak (Lampung), Jawa: Jeruk dalima (Sunda); jeruk adas, jeruk bali, jeruk dalima, jeruk karag, jeruk macan (Jawa); jeruk macan (Madura).
Jeruk Bali merupakan tanaman pohon dengan tinggi sekitar 10 meter, terdapat duri pada cabang yang muda. Daun berwarna hijau gelap, bagian atasnya mengkilap. Daging buah berwarna kuning muda pucat sampai merah muda, rasanya manis. Termasuk jenis citrus paling besar dengan diameter 30 cm dan berat ± 10 kg, kulit tebal.
- Berita Terkait: Khasiat Kelembak Turunkan Kolesterol
- Berita Terkait: Format Era Jamu 4.0
- Berita Terkait: Potensi Jamu Indonesia
Jeruk Bali memiliki kandungan kimia naringenin, diterpen, linalol, sitral, limonen, flavonoid, vitamin A, B, C, rhamnosa, asam sitrat, pektin dan minyak lemak, alfa-terpinen, alfa-pinen, seskuiterpen hidrokarbon. Kandungan bioflavonoid pada Kulit Jeruk Bali dapat menurunkan permeabilitas pembuluh darah terutama pembuluh darah kapiler, sehingga digunakan sebagai antihipertensi.
Naringenin (flavonoid yang berasal dari albedo Kulit Buah Jeruk Bali) memiliki efek hipotensif (menurunkan tekanan darah). Uji pada kucing menunjukkan naringenin dosis 2 mg; 1 mg; 0,5 mg/ kg BB dapat menurunkan tekanan darah secara bermakna.
Penyiapan dan Dosis: 3-10 gram kulit buah dibuat (direbus) saring, diminum malam hari sebelum tidur. (Sumber: Buku “Acuan Sediaan Herbal Volume Empat Edisi Pertama”, Badan Pengawas Obat dan Makanan RI., Tahun 2008, Halaman: 39-40). Redaksi JamuDigital.Com








