![]() |
| Buah dengan nama lain buah atau calabash ini terbukti mengandung berbagai vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya yang baik untuk kesehatan tubuh. |
JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Manfaat buah berenuk memang masih asing bagi beberapa orang, padahal khasiatnya cukup melimpah.
Buah dengan nama lain buah atau calabash ini terbukti mengandung berbagai vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya yang baik untuk kesehatan tubuh.
Anda pun bisa mendapatkan berbagai khasiat dari bagian tanaman berenuk lainnya, seperti kulit kayu dan daunnya.
Manfaat buah berenuk untuk kesehatan
Dari kandungan gizinya, buah berenuk memiliki berbagai potensi manfaat untuk kesehatan. Buah yang satu ini diketahui dapat menekan risiko kanker hingga mengatasi bisa ular.
1. Meningkatkan kualitas kesehatan jantung
Buah berenuk kaya akan mineral kalium yang berguna untuk mengelola tekanan darah. Kalium membantu mengeluarkan natrium berlebih yang diketahui memicu peningkatan tekanan darah.
Tidak hanya itu, kalium juga berpotensi menghambat penyumbatan pembuluh darah akibat penumpukan kalsium. Oleh karena itu, risiko penyakit jantung hingga stroke berkurang.
2. Mengurangi risiko kanker
Riset menemukan bahwa khasiat buah berenuk berpotensi mengurangi risiko kanker dan tumor. Manfaat ini tentu tak lepas dari berbagai jenis kandungan flavonoidnya, yakni quercetin dan anthraquinone.
Berkat kandungan tersebut, buah berenuk memiliki sifat angiogenik, yakni mampu menghambat kemunculan dan pertumbuhan pembuluh darah baru pada sel tumor.
Sel tumor akan terus berkembang saat mendapatkan nutrisi dari pembuluh darah di sekitarnya. Terhambatnya pembentukan pembuluh darah tentunya akan mengganggu kelangsungan hidup sel ganas.
Namun, perlu Anda ingat bahwa manfaat ini baru diteliti pada sel di dalam telur bebek. Jadi, efektivitas khasiat ini memerlukan penelitian skala besar yang diujicobakan pada manusia.
3. Mencegah infeksi cacing
Buah yang satu ini ternyata bersifat anthelmintic. Hal ini berarti buah berenuk berpotensi bisa membunuh cacing yang ada di dalam tubuh.
Ternyata, khasiat buah ini didapat dari kandungan tanin. Senyawa ini terbukti melemahkan kemampuan cacing untuk bertahan hidup di dalam tubuh.
Sifat anthelmintic ini bergantung dengan konsentrasi tanin di dalam tubuh. Artinya, semakin banyak kandungan tanin, waktu yang diperlukan untuk melumpuhkan dan membunuh cacing semakin singkat.
Namun, riset baru pada tahap uji laboratorium. Jadi, perlu penelitian lebih lanjut untuk membuktikan efektivitasnya pada manusia.
- Berita Terkait: Inilah Ragam Manfaat Jamu Temulawak
- Berita Terkait: Inovasi NOSTEO dan NOKILIR Dikupas di Webinar Nasional ISMAFARSI
- Berita Terkait: 10 Manfaat Buah Duku Bagi Kesehatan Tubuh
4. Mengendalikan kadar gula darah
Temuan yang terbit pada jurnal Davao Medical School Foundation (2018) membuktikan bahwa manfaat buah berenuk berpotensi mengendalikan kadar gula darah puasa pada pasien prediabetes.
Lagi-lagi, manfaat buah berenuk ini didapat dari berbagai jenis senyawa tanaman dan zat gizi lainnya yang terkandung, yakni:
- alkaloid,
- iridoid,
- pektin,
- asam sitrat, dan
- dancyanhyndric acid.
Studi ini menemukan bahwa efek ini terlihat signifikan saat mendapatkan ekstrak rebusan buah berenuk selama 7-14 hari berturut-turut.
Tidak ada efek samping yang muncul pada riset ini. Hanya saja, temuan ini masih diuji pada orang dengan skala kecil sehingga masih butuh riset lebih lanjut.
5. Menurunkan efek bisa ular
Manfaat buah berenuk rupanya mampu mengurangi risiko kematian akibat bisa ular Vipera russelli atau bisa ular viper Rusia.
Riset terbitan International Journal of Phytomedicine (2012) menemukan bahwa buah ini mampu meningkatkan kemungkinan hidup hingga seratus persen.
Studi ini menyatakan buah berenuk diberikan sebanyak 200-400 mg/kg berat badan. Peneliti juga memperkirakan khasiat buah berenuk ini berasal dari senyawa flavonoid, tanin, dan alkaloid yang terkandung.
Meski demikian, studi ini masih dilakukan pada hewan dan cara kerjanya masih belum dipahami. Oleh karena itu, masih diperlukan studi lebih lanjut untuk mengetahui efektivitasnya.
Manfaat kulit kayu dan daun berenuk
Tidak hanya buahnya, ada pula potensi manfaat kesehatan yang bisa didapat dari bagian tanaman berenuk.
Sejak dulu, orang-orang telah memanfaatkan kulit kayu dan daun berenuk. Berikut ini potensi khasiat kulit kayu dan daun berenuk.
1. Bersifat anti-inflamasi
Berdasarkan studi di laboratorium, ekstrak daun dan kulit kayu tanaman berenuk berpotensi mengurangi peradangan atau bersifat anti-inflamasi.
Dalam hal ini, kedua ekstrak daun dan kulit kayu bisa membantu mencegah munculnya reaksi peradangan di dalam tubuh.
Efek anti-inflamasi ini didapat dari kandungan quercetin dan tanin. Kedua ini telah dikenal sebagai senyawa yang mampu mengurangi peradangan akut.
Namun, riset ini baru sekadar mengecek potensinya, bukan efektivitasnya pada manusia langsung. Oleh karena itu, butuh penelitian lebih lanjut untuk membuktikan khasiatnya pada manusia.
2. Menghambat bakteri
Rupanya, daun dan kulit batang berenuk juga mampu mencegah pertumbuhan bakteri.
Riset menemukan bahwa kandungan fenolik dan polifenol yang terkandung mampu membunuh berbagai jenis bakteri, seperti:
- Staphylococcus aureus,
- Salmonella typhi,
- Shigella dysenteriae,
- Salmonella paratyphi,
- Escherichia coli,
- Bacillus subtilis, dan
- Bacillus cereus.
Akan tetapi, khasiat ini masih diuji di dalam laboratorium dalam skala kecil.
Meskipun mengandung senyawa yang baik untuk menghambat pertumbuhan bakteri, hasil penelitian masih belum menunjukkan pola yang stabil.
Terlebih, keamanan ekstrak daun dan kulit batang berenuk pada riset ini belum dites pada manusia, baik jika ditelan, dioles, maupun dengan cara lainnya.
3. Mempercepat penyembuhan luka
Rupanya, efek antibakteri dan antioksidan pada daun berenuk mampu mempercepat penyembuhan luka. Ekstrak daunnya mampu mempercepat perdarahan pada bagian luar tubuh.
Dalam hal ini, sifat antibakterinya melindungi kulit dari infeksi yang mampu memperparah kondisi luka.
Sementara itu, kandungan quercetin-nya bekerja melindungi sel-sel tubuh yang rusak akibat radikal bebas yang turut memperlambat proses penyembuhan luka.
Meski tampak menjanjikan, potensi ini baru diteliti pada tikus. Lagi-lagi, tetap membutuhkan riset lebih lanjut untuk membuktikan efektivitasnya pada manusia. (Sumber Berita: https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/manfaat-buah-berenuk/ ). Redaksi JamuDigital.Com








