Eksistensi Jamu Borobudur di Pasar Rusia Semakin Kokoh
Tanggal Posting : Minggu, 25 Agustus 2019 | 08:52
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 390 Kali
Eksistensi Jamu Borobudur di Pasar Rusia Semakin Kokoh
Direktur PT Industri Jamu Borobudur, Rachmat Sarwono saat MOU dengan Agent Rusia, di Moskow pada 1 Agustus 2019.

JamuDigital.Com- PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Sejatinya produk Jamu Indonesia telah lama melenggang ke pasar global, dan trend permintaan pasar ekspor meningkat dari tahun ke tahun. Demikian penggalan kisah Direktur PT Industri Jamu Borobudur, Rachmat Sarwono menceritakan liku-liku memasarkan produk Jamunya ke berbagai negara.

Dalam perbincangan dengan Redaksi JamuDigital.Com, pada Minggu pagi, 25 Agustus 2019, Rachmat Sarwono menjelaskan bahwa pada 1 Agustus 2019 lalu dalam ajang Festival Indonesia Moscow 2019 di Rusia, pihak Jamu Borobudur melakukan MoU dengan Agent Importir di Rusia untuk meningkatkan penjualan Jamunya di Rusia.

"Produk Borobudur sudah hadir di Rusia sejak 15 tahun lalu. Trend permintaannya dari tahun ke tahun meningkat. Selain ke Rusia, produk Jamu Borobudur juga sudah diekspor ke 12 negara," ujarnya menambahkan.

Kegiatan Pameran Dagang Pemerintah Indonesia di Moskow ini diikuti pengusaha dari berbagai Provinsi di Indonesia, dan Jamu Borobudur mewakili Provinsi Jawa Tengah. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo juga ikut pada pameran dagang tersebut.

Menjawab apa kiatnya, sehingga produk Jamu Borobudur dapat menembus pasar global, Rachmat Sarwono menegaskan: "Pertama kali, produk kita itu harus bagus. Bagus kualitasnya, kemudian lakukan promosi, seperti mengikuti pameran-pameran dagang di berbagai negara, dan strategi marketing yang tepat," paparnya mengungkapkan strategi Jamu Borobudur.

Saat ketemu Pak Gubernur Jateng, lanjut Rachmat Sarwono, saya katakan: "Produk kita harus SaeRah. Sae dan Murah....Bagus tetapi tidak mahal. Produk Indonesia itu harus jempol dua. Harus bagus kualitasnya dulu. Setelah itu, peran tim marketing juga harus kuat. Marketing management untuk memasarkan produk berkualitas dan yang unggul," tandasnya.

Rachmat Sarwono

Keterangan Foto: Stand Jamu Borobudur pada Promosi Produk Indonesia di Moskow, Rusia, 1 Agustus 2019.

Rachmat Sarwono menceritakan, bahwa sebenarnya negara Amerika, Eropa dan Jepang yang paling banyak mengkonsumsi produk herbal, atau mereka menyebutnya natural product. Trend back to nature, benar-benar menjadikan pola hidup sehat warga negara tersebut.

Tentang kualitas produk, buyer dari luar negeri sangat teliti dan detil. Pada Desember 2018 lalu, sebuah tim dari Departemen Kesehatan Rusia melakukan audit ke pabrik Jamu Borobudur di Semarang Jawa Tengah. "Mereka itu njlimet sekali meriksanya....," ungkap Rachmat Sarwono.

Produk Jamu Borobudur, seperti Mastin, Keling, Tongli, Bioskin, Darsi, Sendi, dan lain-lainnya terus dikembangkan tidak saja untuk memenuhi pasar dalam negeri tetapi juga pasar ekspor. "Uang dari ekspor itu lebih gurih....ha..ha...ha," ujar Rachmat Sarwono sambil tertawa.

Jamu go Global....Bisa! JamuDigital ikut mendukung menduniakan Jamu! Redaksi JamuDigital.Com.


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2019. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: