Direktur Yankestrad Kemenkes RI. Hadir di HUT PPUIN
Tanggal Posting : Rabu, 18 Desember 2019 | 08:07
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 223 Kali
Direktur Yankestrad Kemenkes RI. Hadir di HUT PPUIN
Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisional Kementerian Kesehatan RI., Dr. dr. Ina Rosalina. Sp.A (K), M. Kes., MH.Kes. foto bersama para panitia HUT PPUIN di Bekasi, 17 Desember 2019.

JamuDigital.Com-PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Perkumpulan Paricara Usada Indonesia (PPUIN) dalam rangka memperingati ulang tahun yang pertama dengan mengadakan seminar "Ketahanan Kesehatan Masyarakat" di Hotel Amaroossa Bekasi, Selasa, 17 Desember 2019.

Ketua Panitia, Muhammad Bayu Jagatnata dalam sambutannya menyampaikan telah banyak yang dilakukan oleh PPUIN selama satu tahun ini, tentunya atas kerjasama dan kerja keras seluruh Tim.

"PPUIN berdiri pada 17 Desember 2018, bertujuan menghidupkan kembali Budaya Bangsa Indonesia melalui program pengobatan tradisional, yang mana akan terus kita gali budaya-budaya pengobatan yang ada di Indonesia untuk dikembangkan", ungkap Bayu.

Danrem Bekasi, Kolonel Inf Susilo mengatakan, "Saya Ucapkan Selamat Milad yang pertama kepada PPUIN, semoga kedepan lebih baik dan lebih sukses. Selama ini PPUIN sudah banyak memberikan Bakti Sosial layanan pengobatan tradisional kepada masyarakat bahkan banyak membantu kegiatan-kegiatan TNI".

"Semoga kehadiran PPUIN bisa lebih menumbuhkan kepercayaan masyarakat tentang solusi kesehatan pengobatan tradisional yang bebas dari kimia", kata Danrem Bekasi.

Ketua Umum PPUIN, Mochamad Subechan mengatakan bahwa sesuai misi PPUIN ingin mensejajarkan pengobatan asli Indonesia dengan luar negeri. Karena itu, mari kita samakan persepsi dan pandangan untuk bagaimana kita meningkatkan pengobatan tradisional dalam membantu masyarakat dan pemerintah kedepan.

"Bulan Januari nanti, kita akan lakukan audiensi ke Kraton Jogja untuk masuk ke perpustakaan khusus dalam rangka menggali pengetahuan tentang pengobatan tradisional, Insya Alloh akan memberikan kontribusi yang positif bagi pengembangan pengobatan tradisional sesuai dengan peraturan pemerintah Undang-Undang No. 36 Tahun 2009 dan PP No. 103 Tahun 2014", ujar Ketua Umum PPUIN.

"Meskipun PPUIN baru satu tahun, tapi kita sudah melangkah jauh dengan bekerjasama dengan banyak pihak, kita tidak meninggalkan kaidah-kaidah yang sudah ditentukan, sehingga pengobatan tradisional ini aman dan bermanfaat serta dapat di bertanggung jawabkan, tambahnya.

Dr. dr. Ina Rosalina Dadan, Sp. A(K)., M.Kes., MH.Kes., dalam sambutannya menyampaikan bahwa atas nama pribadi dan pemerintah saya ucapkan selamat milad PPUIN yang  pertama, semoga PPUIN dapat terus berkontribusi dan berkarya dalam meningkatkan program pengobatan tradisional, ucapnya.

"Kita ketahui, kesehatan itu bagian dari pembangunan nasional, untuk meningkatkan kesadaran, kemampuan, keinginan hidup sehat masyarakat tentu harus diselenggarakan berbagai upaya terpadu dan menyeluruh, salah satunya layanan kesehatan tradisional yang dilakukan oleh PPUIN", ungkap Ina.

"Perlu dipahami, PPUIN yang mengacu pada sistem Kesehatan Nasional Indonesia, melalui UU No. 36 tentang kesehatan dan PP No. 103 yang mana menyangkut cara pengobatan tradisional Indonesia secara turun temurun (Empiris) tiga dekade kebelakang, jadi pengobatan tradisional ini bukan ilmu baru yang tiba-tiba muncul", terangnya.

"Dengan maraknya pola pengobatan tradisional ini, kita punya data kesehatan pada tahun 2018 lalu yang mana mencapai 44,9% masyarakat memakai cara pengobatan tradisional untuk kesehatannya. Dalam hal ini Kemenkes sudah membuat sebuah keputusan tentang persyaratan kriteria perkumpulan atau asosiasi pengobatan tradisional yang mana bisa memberikan rekomendasi untuk mendapatkan surat terdaftar penyehat tradisional (STPT)", katanya.

Acara tersebut juga dihadiri anak-anak yatim dari Yayasan Yatim Mandiri, para penggiat Seni. Redaksi JamuDigital.Com.


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2020. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: