Daun Cakar Ayam Atasi Radang Paru
Tanggal Posting : Jumat, 11 Desember 2020 | 09:44
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 13763 Kali
Daun Cakar Ayam Atasi Radang Paru
Daun cakar ayam tumbuhan liar yang memiliki manfaat mengobati radang paru.

JamuDigital.Com- PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Daun cakar ayam dapat mengatasi radang paru. Tanaman cakar ayam (Selaginella doederleinii hieron) merupakan tumbuhan liar yang tumbuh pada tempat-tempat yang teduh dan berhawa sejuk.

Banyak terdapat ditepi-tepi jurang yang berlumut dan lembab, daunnya menyerupai cakar ayam sehingga dinamai tumbuhan cakar ayam. Nama daerah untuk tanaman ini antara lain: rumput solo, cemara kipas gunung, cakar ayam (Jawa), paku rane (Sunda), menter (Betawi), tai lantuan (Madura), usia (Ambon), sikili batu, lingonai (Minangkabau).

Sifat dan Khasiat
Cakar ayam rasanya manis dan hangat. Cakar ayam berkhasiat untuk mengatasi batuk, sakit tenggorok, infeksi saluran napas (bronkitis), radang paru (pneumonia), radang akut amandel (tonsilitis akut), hepatitis akut dan kronis, radang kandung empedu (kolesistitis).

Berita Terkait: Buah Jamblang Redakan Diare dan Diabetes
Berita Terkait: OMAI Redacid: Obat Herbal Gangguan Lambung


Tanaman cakar ayam juga mengobati: pengerasan hati (sirosis), perut busung (asites), radang konjungtiva mata (konjungtivitis), infeksi akut saluran kencing, diare, disentri, keputihan (leukorea), tulang patah (fraktur), perdarahan seperti mimisan, batuk darah, muntah darah, berak darah, serta kanker.

Cara Pemakaian
Seluruh tanaman (herba) yang telah dikeringkan dapat digunakan. Sediakan herba kering 15-30 gram (1 genggam), untuk kanker 50-100 gram (1 1/2 genggam). Rebus bahan tersebut dalam 5 gelas air dengan api kecil selama 3-4 jam. Setelah dingin, minum air rebusannya beberapa kali hingga habis dalam sehari.

Untuk pemakaian luar, giling herba segar, lalu tempelkan ke tempat yang sakit. Gunakan untuk pengobatan rematik, koreng, tulang patah, dan luka berdarah.  (Sumber: Dikutip dari Buku Ayo Mengenal Tanaman Obat, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian - Jakarta: IAARD Press, 2012, Halaman 7-8). Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU, NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2024. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: